19 Aug 2014

Mencoba CloudyG3

Jan Peter

PERHATIAN: BUKAN UNTUK PEMULA! SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS KERUSAKAN LG G2 ANDA. RISIKO TANGGUNG SENDIRI!

Diasumsikan LG G2 sudah dibebaskan dan sudah dipasangi Recovery (TWRP atau Philz).

Pasang Cloudy ROM

Sebelum mulai, unduh dan taruh ke perangkat LG G2 berkas-berkas berikut:

  1. KK_Baseband_D802.zip

  2. CloudyG3 1.3

Berkas pertama itu untuk penyesuaian baku (factory settings) D802 (LG G2 edisi Internasional) untuk Kit Kat. Berkas kedua adalah ROM Cloudy G3 itu sendiri.

Sekarang tinggal menyalakan ulang telepon untuk masuk ke Recovery. Berhubung tidak ada tombolnya, gunakan ADB dari komputer:

$ adb reboot recovery

Dari Recovery, hapus semua kecuali Internal Storage:

Wipe ⇒ Advanced Wipe ⇒ Pilih partisi yang mau dihapus:

  • Dalvik Cache
  • System
  • Data
  • Cache

Lalu geser tombol Swipe to Wipe untuk melakukan tindakan. Sekali lagi, jangan pilih Internal Storage supaya isi data kita tidak hilang.

Tekan tombol kembali beberapa kali untuk sampai ke halaman depan Recovery. Lalu, pilih Install dan pasang:

KK_Baseband_D802.zip

lalu setelah selesai, pasang

CloudyG3_1.3.zip

Setelah itu, silakan nyalakan ulang telepon dengan Reboot System atau cara yang sejenis.

Pindah dari Dalvik ke ART

ART adalah mesin baru Android pengganti Dalvik. Bila Dalvik menggunakan bytecode yang sudah dikompilasi, maka ART mengompilasi aplikasi pada saat hendak dijalankan pertama kali. Itu sebabnya, aplikasi dengan ART lebih irit tapi membutuhkan ruang lebih banyak dari Dalvik.

Opsi pengembang di LG G2

Opsi Umum pada laman Pengaturan di LG G2

Cara mengaktifkan ART adalah dengan masuk ke Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Opsi pengembang.

Opsi pengembang

Opsi pengembang

Pada menu Opsi pengembang, pilihlah Pilih waktu operasi

Pilih Pakai ART untuk menggunakan ART.

Pilih Pakai ART untuk menggunakan ART.

Pilih Pakai ART untuk menggunakan ART. Nanti akan ditanyakan peringatan, jawab untuk melanjutkan dan nyalakan ulang telepon LG G2. Karena ART mengompilasi aplikasi saat memulai, dibutuhkan waktu agak lama untuk memperbaharui aplikasi di Android. Saya sendiri membutuhkan waktu puluhan menit untuk memperbaharui 242 aplikasi di LG G2 saya.

Kalau misalnya Anda terjebak pada layar animasi mulai LG, silakan tekan tombol Daya lama. Seperti tombol ACPI lainnya, LG G2 akan mati secara paksa. Setelah itu, nyalakan kembali perangkat itu. Saya pribadi hanya mengalami ini di awal-awal saja. Beberapa menit setelah pemakaian, telepon saya juga sempat mengalami hang. Namun, setelah di-reset paksa seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, perangkat berjalan normal.

Pasang Bionic Teroptimasi

Unduh berkas LG_G3_BIONIC.zip dari forum dan taruh ke perangkat LG G2. Dalvik tidak perlu karena kita menggunakan ART.

Lalu, lakukan proses yang sama seperti memasang ROM dan Baseband; 1) masuk ke Recovery; 2) pasang LG_G3_BIONIC.zip; dan 3) nyalakan kembali perangkat. Pada proses ini tidak perlu menghapus data apa pun. Bionic adalah pustaka C yang digunakan Android seperti GNU Libc. Bionic digunakan karena masalah lisensi GPL pada GNU Libc.

Yak, selesai.

Fitur CloudyG3 dan Kesan

CloudyG3 sebenarnya adalah ROM LG G3 yang disesuaikan untuk LG G2. Beberapa aplikasi LG yang dirasa tak perlu dihapus mereka (debloated). Jadi, ya, menggunakan LG G2 mirip seperti LG G3 dengan tambahan modul eXposed dan ROOT.

CloudyG3 v. 1.3 based from KVT49L (LG G3) Lock screen with knock code. My Home screen with stock widgets and icons. Flat design rules! LG Health it actually remember my steps. Gosh, I'm moving too much this day. :) LG QRemote patched with additional brands. Retracted Notification Built-in FM Radio off Built-in FM Radio on Task Manager with new tiled look and feel and a button to split screens into two halves.
on 19 Aug 2014 03:52 AM

18 Aug 2014

SLiMS mailing settings

Arif Syamsudin

Sampai beberapa waktu lalu, saya pribadi, dan beberapa rekan masih belum tau, bagaimana memecahkan masalah setelan surel pada SLiMS, supaya SLiMS dapat berkirim notifikasi melalui surel menggunakan SMTP pribadi. Maksudnya SMTP pribadi, adalah SMTP yang didapat ketika berlangganan hosting.

Biasanya kami merekomendasikan untuk menggunakan SMTP yang bebas didapat menggunakan layanan SMTP bebas dari Google [0]. Untuk bisa mengakses SMTP dari Google, cukup dengan menggunakan akun Google (atau maksudnya Gmail) yang Anda miliki. Dengan memasukkan kredensial akun yang Anda miliki, maka Anda bisa segera menggunakan SMTP tersebut.

Namun, sayang khan, apabila Anda memiliki layanan SMTP berbayar namun tidak digunakan? Buat saya sich sayang :D. Nah, sebelumnya kami memiliki permasalahan, di mana, SLiMS tidak bisa mengirimkan notifikasi apabila menggunakan SMTP berbayar tersebut. Ternyata, solusinya cukup sederhana. Terima kasih kepada mbah Yono yang sudah mengingatkan :).

/** * Mailing Settings
 */
$sysconf['mail']['enable'] = true;
$sysconf['mail']['server'] = 'ssl://smtp.gmail.com:465'; // SMTP server
$sysconf['mail']['server_port'] = 465; // the SMTP port
$sysconf['mail']['auth_enable'] = true; // enable SMTP authentication
$sysconf['mail']['auth_username'] = 'admin'; // SMTP account username
$sysconf['mail']['auth_password'] = 'admin'; // SMTP account password
$sysconf['mail']['from'] = 'admin@localhost';
$sysconf['mail']['from_name'] = 'SLiMS Administrator';
$sysconf['mail']['reply_to'] = &$sysconf['mail']['from'];
$sysconf['mail']['reply_to_name'] = &$sysconf['mail']['from_name'];

 Perhatikan baris ini, $sysconf['mail']['server'] = 'ssl://smtp.gmail.com:465'; // SMTP server. Untuk bisa menggunakan SMTP berbayar, silahkan hilangkan bagian porta (yang ditunjukkan dengan ":465), sehingga penulisannya menjadi:
$sysconf['mail']['server'] = 'ssl://smtp.domain.com'; // SMTP server
Pada baris berikutnya, $sysconf['mail']['server_port'] = 465; // the SMTP port, pastikan porta yang Anda gunakan, merupakan porta SSL yang direkomendasikan oleh hosting yang Anda langgan. Selebihnya, silahkan sesuaikan dengan setelan penggunaan POP3/IMAP dan SMTP yang diberikan oleh hosting yang Anda langgan.

Nah, kalau sudah begitu, Anda bisa menggunakan SMTP yang Anda langgan melalui hosting untuk digunakan oleh SLiMS :). Selamat berkarya!


Bahan bacaan:
[0] https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-use-google-s-smtp-server
 
on 18 Aug 2014 01:27 PM

exclude folder

Arif Syamsudin

Ceritanya, mau mengkompres satu direktori aplikasi. Di dalam direktori aplikasi tersebut, ada satu direktori yang tugasnya menyimpan berkas-berkas dijital yang jumlahnya tidak sedikit. Pernah, satu waktu, mengkompres direktori dengan menyertakan direktori yang menyimpan berkas tersebut, hasilnya? Proses kompresi berjalan lama, dan hasilnya jadi sangat besar. Direktori penyimpan berkasnya sendiri tidak terlalu penting, apabila tidak disertakan.

Lantas, bagaimana caranya mengkompres direktori aplikasi tersebut, tanpa menyertakan direktori penyimpan berkas tersebut? Gunakan fungsi "exclude" pada perintah kompresi. Kebetulan, direktori aplikasi tersebut akan saya kompres menggunakan ekstensi .tar.gz. Jadi, perintah yang saya masukkan adalah:
$ sudo tar -cvzf [output] [nama direktori]  --exclude "/lokasi/direktori/yang/diexclude"

  • -cvzf merupakan opsi kompresi dengan keluaran .tar.gz (kskss);
  • [output] merupakan nama berkas hasil kompresi. Misal, jreng.tar.gz (bisa diisi dengan nama berkas yang lain, bebas, terserah Anda);
  • [nama direktori], diisi dengan nama direktori yang akan dikompres. Misal, jreng (karena nama contoh sebelumnya jreng.tar.gz. Silahkan isi dengan nama lain, bebas, terserah Anda); 
  • --exclude merupakan opsi untuk meniadakan direktori, yang diikuti dengan;
  • "/lokasi/direktori/yang/diexclude". Perhatikan pada bagian "/diexclude" tidak ada garis miring yang mengikuti. Memang harusnya seperti itu. Jadi, pada bagian tersebut, sekali lagi, tidak ada garis miring penutup.
Dan hasilnya? Memuaskan :). Proses kompresi bisa berjalan lebih cepat. Karena kebetulan, tanpa menyertakan direktori penyimpan berkas tersebut, keluarannya hampir 1/2gb :(.
on 18 Aug 2014 01:11 PM

16 Aug 2014



Ketika kita kecil dulu belum bisa naik sepeda, kemudian memutuskan belajar naik sepeda, apakah kemudian langsung sukses atau gagal, jatuh dulu dari sepeda?

Ketika kita kecil dulu belum bisa menulis, kemudian memutuskan belajar menulis, apakah kemudian langsung bisa sukses membuat tulisan yang bagus atau gagal, berakhir coret2an ceker ayam?

Ketika kita kecil dulu belum bisa baca quran, kemudian memutuskan belajar iqro, apakah kemudian langsung bisa sukses membaca quran dengan baik, atau gagal, bacanya salah2

Ketika seseorang memutuskan belajar pemrograman, apakah langsung sukses membuat program aplikasi atau gagal dengan, banyak error disana sini.

Ketika seseorang memutuskan belajar elektronika, apakah langsung sukses membuat rangkaian elektronik, membuat robot dll atau gagal, rangkaiannya kebakar, solderannya jelek dll

Ketika seseorang memutuskan belajar adzan, apakah langsung bagus atau gagal suaranya fals ataupun malah lupa lafadznya.



Maka bagaimana ketika seseorang memutuskan berbisnis? Langsung sukses besar ataukah kegagalan yang akan ditemui, maka jawabannya adalah JELAS…

Kerelaan berteman dengan kegagalan inilah yang tidak mudah, tidak semua orang menginginkannya, apalagi mereka2 yang saat kuliah/sekolah selalu dapet nilai bagus, mentalnya jelas tidak pernah terlatih untuk hal yang demikian, makanya wajar banyak ditemui yang ipk nya pas2an malah banyak yg berhasil membangun usaha, walaupun yg ipknya bagus juga banyak yg berhasil. Mereka yang pas2an sudah sering belajar menerima kegagalan, sudah terlatih dapet nilai jelek, sudah terlatih dianggap kurang berprestasi, malah ada juga yang dianggap sebagai anak yang bermasalah dsb nya.

Terlatih dengan kegagalan-kegagalan itulah yang kemudian membuat seseorang bisa berhasil dengan bisnisnya, sebagaimana halnya jatuh bangunnya belajar bersepeda, karena dia mau untuk jatuhlah yang kemudian menyebabkan dia bisa naik sepeda. Mau untuk menggambar yang jelek lah yang kemudian bisa membuat seseorang bisa menggambar yang bagus. Mau untuk salah2 dalam menulis lah yang kemudian membuat seseorang bisa memiliki tulisan yang bagus. Mau untuk masak yang gosong, keasinan yang rasanya gak enaklah yang kemudian membuat seseorang bisa memasak dengan sangat enak.



Semakin kita terlatih dengan kegagalan, membuat kita belajar dan akhirnya bisa berhasil..

Kembali untuk yang akan memulai usaha, mau untuk gagal? Hmmm ....
on 16 Aug 2014 03:04 AM

15 Aug 2014




Pada semester 2 ini ada 5 mata kuliah yang diambil. 4 mata kuliah di depok dan 1 mata kuliah di salemba. Dari hari awal kuliah hingga tengah semester cukup berat untuk dijalani. Mulai dari hari kamis siang ketemu mata kuliah hitung2 an matematika yang nilai UTS nya cuman dapet nilai 28 hehehe. Kuliahnya selesai jam 3 sore kemudian istirahat sebentar dikosan temen kemudian jam 5 sore naik kereta ke kampus salemba. Kuliah mulai jam 7 hingga 9 malem….kalau pas capek ya nginep dikosan temen kl gak ya pulang naik angkot dari salemba ke stasiun jatinegara, trus pindah angkot ke cawang uki trus naik elf ke cileungsi, nyampe rumah ya jam 11 –an malem lah. Dah gitu besok jumatnya kuliah lagi yang isinya pemrograman, fiuh…. Pulangnya malem2 mulu abis maghrib dan seringnya hujan sehingga kadang hujan2 an dari depok sampe ke cileungsi atau pake jas hujan ditengah2 petir yang menggelegar. 

Semangat menjalani kuliah juga sudah tidak lagi sesemangat semester 1, bisa karena factor usia ataupun sebenarnya karena tidak ada lagi motivasinya, dibilang perjuangan ya berjuang untuk apa sudah mulai pudar.. dah gitu yang utama tidak ada mata kuliah yang cocok lah, ibarat makan ya ditelan aja sudah gak ada rasanya.

Makanya kalau ada temen yang tanya2 kuliah, saya berikan penjelasan dulu bahwasanya kalau kuliah jangan berharap ilmu, kalau nyari ilmu/keahlian itu adanya di tempat kursus, kalau kuliah ya nyari temen, nyari ijasah dll. Sehingga ekspektasinya ttg kuliah agar bisa diturunkan biar tidak kecewa dikemudian hari.

Setelah UTS, berbagai macam keajaiban terjadi. sangat ringan sekali menjalaninya. Ada mata kuliah yang dari uts hingga uas cuman masuk 2x aja trus kuliah jg mulai nyante, uas jg gak ada lagi ngerjain soal, tapi lebih ke presentasi2 aja. Enak dah saya cuman numpang nama aja hehe, njelasin bagian yang gampang. Ada yang ngerjain soal tp cukup dikerjakan dirumah, bisa gugel2. Ajib dah baru kali ini enak banget uas nya…. Nyantai bingiit tanpa tekanan. Yang nilai uts nya cuman dapet 28, uas nya bisa dapet 86 hehe lumayan cuman numpang nama aja dan yg pnting selamet bisa lulus kuliah, ga perlu ngulang.
on 15 Aug 2014 03:54 PM

Sering kali perangkat Android gagal dikenali kendati sudah ditambahkan di UDEV. Ketika kita cari perangkat yang terhubung, ADB mengembalikan daftar kosong:

$ adb devices
List of devices attached

Android ternyata menyediakan cara manual untuk menambahkan perangkat secara manual. Cukup tambahkan satu baris Vendor ID pada berkas adb_usb.ini. Berikut caranya.

Cari tahu Vendor ID untuk perangkat kita. Contohnya LG G2 saya:

$ lsusb
Bus 010 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 008 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 006 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0003 Linux Foundation 3.0 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0003 Linux Foundation 3.0 root hub
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 011 Device 003: ID 04ca:0030 Lite-On Technology Corp. 
Bus 011 Device 002: ID 076b:5321 OmniKey AG 
Bus 011 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 009 Device 002: ID 04b3:3025 IBM Corp. NetVista Full Width Keyboard
Bus 009 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 007 Device 067: ID 1004:61f1 LG Electronics, Inc. Optimus Android Phone [LG Software mode]
Bus 007 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub

Perhatikan untuk LG G2, Vendor ID-nya adalah 0×1004. Untuk itu, silakan masukkan ke berkas adb_usb.ini

$ echo 0x1004 >> $HOME.android/adb_usb.ini

Jadinya berkas tersebut berisi:

# ANDROID 3RD PARTY USB VENDOR ID LIST -- DO NOT EDIT.
# USE 'android update adb' TO GENERATE.
# 1 USB VENDOR ID PER LINE.
0x1004

Perhatikan bahwa berkas tersebut sebenarnya hasil perintah pembaharuan. Tapi, selama tidak kita lakukan perintah tersebut, daftar takkan terotak-atik. Muat ulang kembali peladen ADB.

$ adb kill-server
$ adb start-server

Kalau benar, maka alatnya ada:

$ adb devices
List of devices attached 
03020af49f549229        device

Semoga membantu. Oh, iya, jangan lupa menyalakan Perunutan USB (USB Debugging) pada perangkat Android. Kalau tidak, sampai kiamat pun takkan pernah bisa terdeteksi.

on 15 Aug 2014 06:32 AM

14 Aug 2014

Tulisan ini dibuat dari

PERINGATAN:

SEMUA INI DAPAT MERUSAK TELEPON ANDA, LG G2. SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS RUSAKNYA TELEPON ANDA. RISIKO TANGGUNG SENDIRI!

Sebelumnya

Di komputer pasang dev-util/android-sdk-update-manager

sudo emerge dev-util/android-sdk-update-manager

Aktifkan Perunutan USB dari Opsi Pengembang.

Pergi ke Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Tentang ponsel ⇒ Informasi perangkat lunak

Tekan sekitar tujuh kali pada Versi perangkat lunak

Lalu, kembali dan masuk ke Opsi pengembang.

Aktifkan Perunutan USB dari Modus Pengembang

Aktifkan Perunutan USB (USB Debugging) dari Opsi Pengembang

Tekan Pilih untuk mengaktifkan konfirmasi.

Berikan otorisasi kepada komputer yang kita gunakan untuk melakukan pemasangan.

Berikan otorisasi kepada komputer yang kita gunakan untuk melakukan pemasangan.

Spesifikasi

Berikut dari telepon

 

Spesifikasi Telepon LG G2 saya

Spesifikasi Telepon LG G2 saya sebelum dibongkar

Pesan dari lsusb

Bus 007 Device 026: ID 1004:61f1 LG Electronics, Inc. Optimus Android Phone [LG Software mode]

Berikut pesan dari dmesg

[317809.731719] usb 7-4: new high-speed USB device number 25 using ehci-pci
[317809.882599] usb 7-4: New USB device found, idVendor=1004, idProduct=631f
[317809.882602] usb 7-4: New USB device strings: Mfr=2, Product=3, SerialNumber=4
[317809.882603] usb 7-4: Product: LGE Android Phone
[317809.882604] usb 7-4: Manufacturer: LG Electronics Inc.
[317809.882605] usb 7-4: SerialNumber: 03020af49f549229

Berikut pesan dari adb devices

List of devices attached 
03020af49f549229        device

Saatnya dibongkar

Unduh berkas dengan pergi ke laman unduhan.

Buka berkas Zip dan masuk ke dalam direktori.

unzip ioroot.zip && cd ioroot/bts

Sebenarnya ioroot sudah menyediakan adb versi GNU/Linux (adblinux). Tapi, saya lebih memilih menggunakan adb yang telah dipasang ke sistem (lewat paket dev-util/android-sdk-update-manager). Lebih barokah. :-)

Perintahkan telepon ke recovery

adb reboot recovery

Tunggu beberapa saat untuk telepon menyalakan kembali dirinya. Bila benar, akan muncul menu recovery. Gunakan tombol volume untuk naik dan turun.

Pilih menu apply update from adb

Lalu, dari komputer kirim perintah [PASTIKAN ANDA MASIH DI DIREKTORI bts]

adb sideload datroot.zip

Kalau sudah benar, akan ada gambar ASCII art “Dat Root” dan terakhir tulisan “Install from ADB Complete”.

Silakan pilih reboot system now untuk kembali masuk ke mode normal.

Terakhir

Pergi ke toko Google Play Store dan pasang aplikasi SuperSU.

Selesai.

on 14 Aug 2014 04:55 PM

13 Aug 2014

Dari beberapa informasi yang tersebar bahwa Kawal Pemilu "digawangi" oleh "Pandawa" yang tersebar di beberapa negara. "Pandawa" yang dimaksudkan adalah putra-putra bangsa yang saat ini bekerja atau menuntut ilmu di luar negeri. Dari ilustrasi Ruly Achdiat Santabrata "Pandawa" tersebut digambarkan: 
1. Yudistira: Ainun Najib di Singapura
2. Bima: Andrian Kurniady di Sydney, Australia
3. Arjuna: Felix Halim di Silicon Valley, California, US
4. Nakula: Ilham WK di Kaiserslautern, Jerman
5. Sadewa: Fajran Iman Rusadi di Amsterdam, Belanda

Ini saya rada memaksa tapi sepertinya pas :D. Komunitas Ubuntu Indonesia juga ternyata memiliki "Pandawa", yaitu penggiat Komunitas Ubuntu Indonesia yang (dulu, mungkin sekarang) masih memiliki akun surel @ubuntu.com. "Pandawa" Komunitas Ubuntu Indonesia diantaranya:
1. Andi Darmawan "belutz"
2. Andy Apdhani "imtheface"
3. Mahyuddin Susanto "udienz"
4. Fajran Iman Rusadi "iang"
5. Muhammad Takdir

Masing "Pandawa" Komunitas Ubuntu Indonesia ini memiliki peran dan kontribusi masing-masing terhadap perkembangan sistem operasi Ubuntu atau Free/Libre Open Source di Indonesia.
on 13 Aug 2014 06:10 AM

07 Aug 2014

OMG! YAY!

on 07 Aug 2014 11:46 PM

Saya tak bisa memulai aplikasi baru. Ketika saya ketik di konsol grafis seperti Yakuake, pesan kesalahan seperti ini:

$ xterm
No protocol specified
xterm: Xt error: Can't open display: :85

Saya kira ini karena saya sedang menjalankan KDE SF5 yang baru keluar. Saya sempat maklum karena SF5 baru saja keluar dan saya menggunakan EGL. Apalagi, saya cuma menemukan referensi kesalahan tersebut pada kasus koneksi penerusan X lewat SSH.

Tadi saya iseng dan menemukan hal ini:

$ mount
proc on /proc type proc (rw,nosuid,nodev,noexec,relatime)
none on /run type tmpfs (rw,nosuid,nodev,relatime,mode=755)
udev on /dev type devtmpfs (rw,nosuid,relatime,size=10240k,nr_inodes=2036236,mode=755)
devpts on /dev/pts type devpts (rw,relatime,gid=5,mode=620)
tmpfs on /dev/shm type tmpfs (rw,nosuid,nodev,noexec,relatime)
sysfs on /sys type sysfs (rw,nosuid,nodev,noexec,relatime)
tmpfs on /sys/fs/cgroup type tmpfs (ro,nosuid,nodev,noexec,mode=755)
cgroup on /sys/fs/cgroup/systemd type cgroup (rw,nosuid,nodev,noexec,relatime,xattr,release_agent=/usr/lib/systemd/systemd-cgroups-agent,name=systemd)
cgroup on /sys/fs/cgroup/cpuset type cgroup (rw,nosuid,nodev,noexec,relatime,cpuset)
systemd-1 on /proc/sys/fs/binfmt_misc type autofs (rw,relatime,fd=21,pgrp=1,timeout=300,minproto=5,maxproto=5,direct)
debugfs on /sys/kernel/debug type debugfs (rw,relatime)
mqueue on /dev/mqueue type mqueue (rw,relatime)
binfmt_misc on /proc/sys/fs/binfmt_misc type binfmt_misc (rw,relatime)
configfs on /sys/kernel/config type configfs (rw,relatime)
fusectl on /sys/fs/fuse/connections type fusectl (rw,relatime)
tmpfs on /run/user/1000 type tmpfs (rw,nosuid,nodev,relatime,size=1636176k,mode=700,uid=1000,gid=1000)
tmpfs on /tmp type tmpfs (rw)

Alas! Ternyata ada aplikasi yang memasang TMPFS ke /tmp. Hal ini mengakibatkan berkas-berkas yang sedang dipakai tertimpa/hilang. Ah, solusinya cukup sederhana: buang tautan TMPFS tersebut dan isi /tmp yang lama pun keluar. Beres, ‘dah!

on 07 Aug 2014 03:53 PM

06 Aug 2014

sportdio
Seorang teman bercerita, di samping kerjaannya sebagai analyst IT, dia bersama 3 orang temannya meluncurkan toko sepatu online, Sportdio.com namanya. Kata “sport” di Sportdio sendiri digunakan sejak awal karena memang rencananya jika sudah cukup besar, mereka bisa ekspansi tidak hanya menjual sepatu, namun tetap di sekitar produk olahraga.

E-commerce bukanlah suatu hal yang baru, termasuk di Indonesia. Banyak yang sudah meluncurkan toko online. Mulai dari skala perorangan, paruh waktu, sampai dengan yang didukung oleh grup bisnis besar yang “dananya tak terbatas”. Mulai dari skala iseng-iseng, penjual serius sampai dengan distributor besar atau importir mungkin. Sportdio.com sendiri masuk kategori penjual serius, tetapi untuk saat ini belum masuk ke grup bisnis besar.

Para pendiri Sportdio adalah 4 orang anak muda, teman lama sejak jaman SMA. 2 dari antara mereka saat ini masih bekerja fulltime di perusahaan. 2 lagi sudah fulltime mengurusi Sportdio. Kenapa 2 orang tadi tidak resign dan fulltime juga di Sportdio? Apa mereka nggak serius? Nah, justru karena serius maka 2 orang masih tetap kerja sebagai karyawan. Dari perhitungan mereka, sebagai pemain baru, akan banyak dana yang diperlukan untuk belanja modal, operasional dan marketing. Dengan tetap bekerjanya sebagian dari tim mereka, maka paling tidak dalam kondisi tanpa penjualan pun, mereka masih tetap bisa beroperasi normal.

Secara bisnis, Sportdio.com sudah mencatatkan sejumlah transaksi tiap bulannya. Saya tidak tahu angkanya, yang jelas belum sebesar Zalora, Blibli, dan e-commerce kaliber raksasa lainnya itu.

Dengan konsep mereka yang fokus ke sepatu, tentu mengingatkan kita pada Zappos.com yang awalnya juga adalah toko sepatu online. Dan memang salah satu dari tim Sportdio juga pernah membaca bukunya Tony Hsieh (CEO Zappos). Bisa jadi mungkin inspirasinya memang dari Zappos.

Namun, jika merujuk pada Zappos, dari berbagai wawancara dengan Tony Hsieh maupun Nick Swinmurn (founder Zappos), kita ketahui kalau mereka pun sempat mengalami masa-masa di mana mereka hampir bangkrut. Tidak sekali dua kali. Tony Hsieh harus menjual apartemen-apartemennya satu demi satu demi menutup aliran kas Zappos. Bahkan 6 tahun sejak didirikan, Zappos belum mencapai BEP (Break Even Point). Nah, bukan tidak mungkin, Sportdio.com pun harus mengalami masa-masa ini. Karena seperti bisnis retail lainnya, biasanya pekerjaan berat di awal itu adalah marketing, yang dalam bentuk apapun tetap tidak sedikit biayanya.

Melihat keseriusan teman saya ini, apalagi salah satu dari timnya sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan retail terbesar di Indonesia, saya rasa potensi mereka untuk bisa “mencuri” kue e-commerce di Indonesia cukup besar. Bukan tidak mungkin mereka akan jadi Zappos-nya Indonesia. Tinggal masalah berapa lama mereka kuat untuk “bakar duit” sebelum mencapai titik BEP, dan tentunya “duit siapa” yang mau dibakar? ;)

on 06 Aug 2014 04:35 AM

29 Jul 2014

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H

Taqabalallahu Minna Wa Minkum

Minal Aidin Wal Faidzin

Mohon Maaf Lahir dan Batin


Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin

on 29 Jul 2014 02:04 PM

28 Jul 2014

Pengguna Linux dari dulu telah dimanjakan dengan alat bantu yang memudahkan pekerjaan. Apalagi di jaman saya menggunakan Linux cukup klak-klik sudah bisa mengkompresi beberapa folder menjadi 1 berkas dengan tampilan grafis. Metode kompresi yang ditawarkan juga bermacam-macam sampai saya sendiri bingung.

Paling sering saya menggunakan 7z dan zip untuk pengguna MS Windows. Jika diperuntukan pengguna Linux biasanya tar.gz, tar.bz, 7z ataupun menyesuaikan kebutuhan. Gambar dibawah ini menunjukan metode kompresi yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

Melalui tulisan ini, saya berserta keluarga menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1435H Mohon Maaf Lahir Batin.
on 28 Jul 2014 01:00 AM

24 Jul 2014

Halo netizen, sudah lama saya tidak menulis artikel di blog ini, dengan alasan yang sama seperti setiap kali saya ungkapkan setelah lama absen menulis, yaitu kesibukan di kantor dan peranan saya sebagai kepala rumah tangga. :D

Dalam kesempatan kali ini saya baru mengenal istilah "Market(ing) Driven Product Development (MDPD)". Istilah ini pertama kali saya dengar dalam rapat internal kantor, dimana sebenarnya saya baru sadar kalau model business perusahaan tempat kerja saya sekarang ini adalah MDPD.

Padahal setelah memahami apa itu MDPD dan saya melihat kembali CV saya, ternyata saya sudah pernah bekerja di beberapa Perusahaan IT di Indonesia dengan model seperti ini. Tapi istilah resminya "baru tau". :p
Read More »
on 24 Jul 2014 01:06 AM

16 Jul 2014

Akhirnya, setelah sekian lama, kini komunitas Python Indonesia menerima donasi!

Ide ini sudah lama dilontarkan namun baru bisa dieksekusi baru-baru ini. Wow, ternyata jalan dari ide untuk dieksekusi begitu panjang.

Donasi ini pun masih menggunakan rekening a/n pribadi. Belum atas nama organisasi. Yang saya tahu, jika ingin membuka rekening atas nama organisasi maka organisasi harus berbadan hukum. Dan … jalan menuju organisasi berbadan hukum juga masih panjang.

Satu organisasi komunitas di Indonesia yang sudah berbadan hukum yang saya tahu adalah Wikimedia Indonesia. Saya sendiri menjadi menjadi anggota Wikimedia Indonesia. Tapi sayangnya energi saya sudah habis untuk bisa aktif dalam Wikimedia Indonesia. Ingin sekali datang, minimal datang ke RUA, tapi sudah tak ada waktu lagi :|

Sebenarnya, selama ini “donasi” sudah ada. Mulai dari perusahaan yang menyediakan tempat (dan makanan!) untuk kopdar. Lalu para pembicara-pembicara yang bersedia berbagi ilmu. Dan tentu termasuk mereka yang datang dan meluangkan waktu. Dalam kopdar Agustus 2014 nanti, teman-teman malah berencana mengadakan codesprint proyek members.

Semoga langkah donasi ini bisa menjadi satu dari seribu langkah untuk kontribusi komunitas F/OSS di Indonesia.

on 16 Jul 2014 07:49 AM

In POSIX OS (LINUX or MAC OSX), you have a terminal which is used to type some command to remote your server using ssh command.
You can create a local Socks Proxy forwarding traffic directly to your server, so you can bypass internet filtering by your country ISP.
in your POSIX box terminal just add comman -D port (ex. -D 1080), like this :

$ssh -D 1080 user@host.com

Alternatifely you can add port forwarder to your server proxy(you can setup a Tinyproxy) on the Internet using command

$ssh -L 8035:localhost:8035 user@host.com
so with this command, local computer on port 8035 will forward to proxy server port 8035


on 16 Jul 2014 04:16 AM

14 Jul 2014

Semarak pemilu dan pilpres 2014 kali ini menyisakan satu bagian yang sangat mengganggu saya: media online penyebar fitnah.

Media-media jenis ini, sering membuat cerita narasi yang kontroversial. Dengan menghubungkan beberapa kejadian nyata dan fakta, dibumbui beberapa imajinasi dan cerita fiktif, dibuatlah artikel yang seolah-olah benar. Tidak lupa media abal-abal ini mendiskreditkan media-media besar yang sudah belasan atau puluhan tahun dianggap kredibel.

Biasanya media-media ini isinya sangat kental dengan nuansa provokasi berbau SARA. Tokoh-tokoh dengan latar belakang SARA tertentu diangkat profilnya dan dihubung-hubungkan dengan cerita fiktif lainnya. Kadangkala mereka melakukan rekayasa pengubahan gambar (image editing) demi memuluskan fitnah dan provokasi ini. Sambil tak lupa menuduh pihak lain lah yang melakukan rekayasa gambar.

Mereka yang Terpelajar

Saya maklum kalau mereka yang “termakan” tulisan-tulisan seperti ini adalah mereka yang secara pendidikan kurang, atau akses mereka ke media informasi yang akurat kurang. Jadi kemampuan mereka menyerap, mencerna dan memverifikasi informasi terbatas.

Yang sangat menyedihkan, mereka-mereka yang berpendidikan tinggi, sarjana dari kampus ternama, bahkan pernah melanjutkan studi tingkat tinggi di negara maju, menempati posisi tinggi di institusi ternama.. –pun ikut “termakan” cerita dan tulisan-tulisan abal-abal ini. Sedih sekali saya.

Sebenarnya, seringkali hanya dengan sedikit googling pun kita sudah bisa mengetahui bahwa tulisan tersebut nyata-nyata bohong. Dan lebih parah lagi, media yang sudah beberapa kali terbukti nyata-nyata berbohong, tetap dijadikan referensi oleh mereka yang dikatakan “terpelajar”.

Ada juga yang lucu, ada saja orang yang aktif menyuarakan di social media agar jangan termakan cerita HOAX (berita / tulisan fiktif dan fitnah), padahal selama ini orang tersebut sering membagikan tulisan dari media-media HOAX di akun social medianya. Lucu.

Saya tidak menyangkal kalau ada media besar dan kredibel yang condong ke pihak-pihak tertentu. Tetapi setidaknya mereka tidak “ngarang-ngarang berita yang nyata-nyata bohong”. Dan ini bukanlah pembenaran untuk menebar fitnah membabi buta.

Yang saya khawatirkan, jika propaganda fitnah seperti ini terus berlangsung, bahkan skalanya semakin masif, tidak menutup kemungkinan sebagian warga negara kita yang mentalnya masih “labil” itu akan bergerak liar. Akan banyak penumpang gelap jika hal ini terjadi.

Batasi Kebebasan Pers?

Di sisi lain.., saya juga tidak setuju jika kebebasan pers kembali dikungkung seperti jaman Orde Baru. Mungkin memang ini harga yang harus dibayar untuk kebebasan pers, tetapi janganlah kita mundur.

Semoga masyarakat kita semakin dewasa. Punya kemampuan mencerna dan memverifikasi tulisan dengan lebih baik.

on 14 Jul 2014 07:18 AM

09 Jul 2014

Rapper yang terkenal membawakan lagu berjudul Online, Saykoji sepertinya mulai belajar menggunakan Blender untuk mengolah gambar 3D. Hal ini terlihat di pesan Facebook Saykoji.
Learning to create objects with Blender. I can't believe the software is free... Going to have a new hobby 😎
Blender bakal menjadi kegemaran baru Saykoji. Saya berharap beberapa seniman lainnya mulai melirik dan menggunakan piranti lunak yang berlisensi bebas untuk berkarya. Anda tertarik mulai menggunakan Blender untuk mengolah gambar 3D?
on 09 Jul 2014 02:00 AM

08 Jul 2014

Menulis tentang NetworkMiner serasa dejavu, seandainya repost menjadi tulisan pelengkap akhir pekan tentang resep rahasia. Selain menggunakan Wireshark saya juga menggunakan NetworkMiner. Walaupun hanya tersedia untuk sistem operasi MS Windows, NetworkMiner dapat berjalan di Linux.

Saya menginstall NetworkMiner di LinuxMint, berikut langkah installasinya:
1. Install Mono, sudo apt-get install libmono-winforms2.0-cil 
2. Unduh NetworkMiner terbaru di http://sourceforge.net/projects/networkminer/files/networkminer/
3. Ekstrak NetworkMiner ke direktori /opt, sudo unzip ~/Download/NetworkMiner_1-6-1.zip -d /opt/
4. Masuk ke direktori /opt/NetworkMiner
5. Ubah hak aksesnya, sudo chmod +x NetworkMiner.exe && sudo chmod -R go+w AssembledFiles/ && sudo chmod -R go+w Captures/ 

Menjalankan NetworkMiner melalui terminal, mono /opt/NetworkMiner_1-6-1/NetworkMiner.exe.
on 08 Jul 2014 08:25 AM

07 Jul 2014

Rutinitas awal minggu melakukan pemutakhiran paket bawaan distro. Seperti biasa ketik, sudo apt-get update setelah selesai proses justru muncul galat: Problem with MergeList. Tetap tenang walau kondisi politik memanas, halah... gak nyambung.

Mengatasi masalah tersebut cukup "datangi" Terminal, "teriaklah"
sudo rm /var/lib/apt/lists/* -vf 
sudo apt-get update
Dengan menjalankan perintah tersebut permasalahan dapat diselesaikan dan siap menjalankan rutinas lainnya, selamat berbuka puasa....


Referensi:
on 07 Jul 2014 10:35 AM

04 Jul 2014

Paket iSCSI Initiator di Solaris 11 adalah paket default, jadi secara default paket ini sudah terpasang di Solaris 11, dalam tulisan ini iSCSI target yang digunakan adalah Openfiler (10.10.10.10). Berikut…
on 04 Jul 2014 06:39 AM

01 Jul 2014

Ini adalah catatan singkat ketika mencoba zfs on linux menggunakan Debian Wheezy 64bit. Sebelum membuat zpool dan zfs filesystem, periksa terlebih dahulu ketersediaan disk yang akan digunakan. Referensi penggunakan dev…
on 01 Jul 2014 04:24 AM
Bahan Lokakarya “Oracle Solaris 11 System Administration” di Universitas Ibnu Chaldun Bogor, 22 Juni 2014.
on 01 Jul 2014 03:37 AM

28 Jun 2014

MacBook Pro dengan processor arsitektur 64bit kebanyakan sudah mendukung ram diatas 8GB, untuk itu saya memberanikan diri untuk upgrade ke 16GB, macbook pro dengan ram 16GB ternyata membuat tidak stabil, kadang Macbook mati sendiri bila menggunakan Battery, jika menggunakan Power Adaptor masalah ini tidak terjadi.
Saya sendiri menulis blog ini masih dalam proses testing. Beberapa cara sudah saya gunakan seperti memeriksa keadaan hardware dengan AHT untuk memeriksa semua kondisi hardware dan reset NVRAM/ PRAM sudah saya lakukan, tapi masalah mati mendadak masih terjadi, jika menggunakan Battery.
Reset NVRAM ini digunakan untuk mereset semua pengaturan yang tersimpan dalam modul memory pengaturan hardware, reset NVRAM hanya ada di semua perangkat Apple komputer keluarga MacBook, iMac, MacPro, MacMini. Untuk petunjuk reset NVRAM/ PRAM pada MacBook Pro sebagai berikut :

Reset NVRAM/ PRAM : 




1. Matikan Macbook kemudian tekan tombol berikut pada keyboard Macbook.
2. COMMAND + R
3. OPTION + P
4. Tekan tombol power secara bersamaan sebelum suara booting khas apple keluar, tunggu hingga 5 detik tetap tekan tombol yang sama sampai komputer hidup ulang untuk kedua kali, kemudian biarkan sampai masuk ke desktop.

Proses reset NVRAM sudah mencapai sekitaran 3 minggu setelah penggantian ram masih terjadi masalah yang sama, Padahal semua kondisi hardware dalam keadaan normal, sudah saya cek dengan menggunakan AHT. Langkah terakhir setelah saya cari cari di forum Apple, solusi dari masalah saya, untuk coba untuk reset SMC, reset SMC ini diperlukan jika hardware kita kacau seperti yang saya alami, masalah pada hardware memang bermacam-macam untuk reset SMC bisa memulihkan menjadi normal kembali.
Masalah yang terjadi biasanaya adalah, battery tidak terdeteksi, pengisian battery yang tidak normal, temperatur dan Fan tidak bekerja secara normal bisa menggunakan reset SMC.
Untuk reset SMC sebagai berikut :

Reset SMC Macbook Pro : 



1. Matikan MacBook, lepaskan magsafe kemudian pasang Magsafe kembali.
2. Tekan tombol pada keyboard OPTION + CONTROL + SHIFT (tombol bagian kiri). 
3. Secara bersamaan menekan tombol power, tunggu 3 detik kemudian lepaskan.
4. Hidupkan Ulang seperti biasa dengan menekan tombol power.

Kesimpulan hardware saya tidak terjadi kerusakan, dan hanya memory SMC yang kacau dengan penambahan hardware baru RAM 16GB, setelah selesai reset SMC masalah diatas tidak terjadi lagi dan Macbook sudah bisa di ajak kerja lagi dengan normal.
Untuk solusi bila terjadi masalah sepeti saya jangan panik keburu-buru membawa ke dokter komputer, periksa baik-baik komputer anda, lakukan langkah-langkah seperti reset hardware (reset SMC dan NVRAM/ PRAM). Sepengalaman saya menggunakan Apple jarang terjadi rewel seperti komputer lain, penangangan hardware apple juga cukup mudah :) 
on 28 Jun 2014 02:29 AM

27 Jun 2014

Blog Pemrograman

Zaki Akhmad

Pagi ini saya membaca tulisan yang menurut saya sangat bagus. Tulisan A. Jesse Jiryu Davis, Write an Excellent Programming Blog. Saya sempat bertemu dengan Jesse dalam PyCon APAC 2014, walau saya tak sempat bercakap-cakap langsung dengannya.

Saya kutip bebas bagian-bagian yang saya suka:

I want you to write. Not just code. Also words.

Thinking by writing.

Dari pengalaman saya menjadi maintainer planpin selama ini, sungguh sulit mendapatkan penulis yang bisa konsisten menulis. OK, tidak mulai dari kualitas, tapi kuantitas dulu saja. Kualitas bisa dibangun dengan kuantitas yang terus menerus ditingkatkan.

Memang, sifat tulisan ini bukanlah sesuatu yang dibayar. Bukan seperti menulis di kolom koran. Tapi bukankah menulis itu jadi satu bagian penting dalam komunitas open source? Bagaimana ide/gagasan disebarkan, bagaimana diskusi dilakukan, dan bagaimana koordinasi dilakukan.

Saya pun sadar, saya masih harus belajar menulis (dan juga membaca!) kode dengan lebih baik.

on 27 Jun 2014 04:35 AM
Jailbreak iOS 7.1.x Untethered dengan Pangu sudah tersedia sejak tanggal 23 Juni 2014, aplikasi jailbreak ini hampir semua iDevices yang mendukung iOS 7.1.x bisa di jailbreak Untethered. Saya sendiri sudah lama menikmati fasiltias jailbreak sejak bulan maret untuk menjailbreak iOS 7.1.x semi untethered dengan GeekSnow. Setelah mencoba menjailbreak iOS 7.1.x untethered dengan Pangu ada beberapa bug yang sedikit mengganggu, tapi tidak begitu mengganggu bila tidak merestart iDevices kita. Bug Pangu Jailbreak iOS 7.1.x terletak di sensor cahaya yang terletark di dekat kamera sekunder (kamera depan).
Bug Jailbreak iOS 7.1.x Pangu terjadi jika iDevices dalam ruangan kurang cahaya dalam keadaan restart, maka iDevices kita akan mengalami gagal booting atau bootloop secara berulang-ulang.


Solusinya cukup mudah cukup menaruh iDevices ke tempat yang lebih terang cahaya untuk booting normal... hmm memang cara seperti ini tidak perlu menggunakan teknologi tinggi atau mengoprek lagi, cukup cari cahaya yang cukup terang .. walla.. iDevices langsung bisa booting normal :P... .Tapi jangan kawatir bug ini pasti akan diperbaiki, tinggal tunggu saja perbaikan bug Pangu Jailbreak iOS 7.1.x untuk perangkat yang sudah didukung Pangu Untethered Jailbreak. Bila tertarik untuk menjailbreak perangkat anda silahkan coba cara ini lebih mudah dari pada kita menggunakan semi untethered, sambil menunggu perbaikan bug yang aneh ini, lagi pula bug ini tidak terlalu mengganggu bila kita tidak hobby restart, saya merasakan Jailbreak ini cukup stabil dibanding menggunakan GeekSnow. :)

##UPDATE - 30 Jun 2014

Setelah ada perbaikkan aplikasi Pangu Untethered Jailbreak iOS 7.1.x ke versi 1.1 bug boot loop sudah FIX, tidak perlu lagi mencari cahaya terang agar bisa booting normal, caranya cukup jailbreak ulang dengan aplikasi Pangu Untethered Jailbreak iOS 7.1.x versi 1.1. Sebelum Jailbreak ulang silahkan backup semua data di iTunes terlebih dahulu.

Selamat menikmati berbagai tweak menarik di Cydia repo ;-)

on 27 Jun 2014 04:17 AM

20 Jun 2014

Bersenang-senang! Iya, bersenang-senang. Karena apa yang saya kerjakan saat ini banyak berhubungan dengan alih-media, saya harus menggunakan dengan baik alat-alat per-alihmedia-an yang tersedia pada GNU/Linux. Salah satunya adalah menggunakan pdftk [0].

Sebetulnya, sudah ada beberapa aplikasi dengan GUI, seperti Master PDF Editor [1] dan PDF Studio [2], tapi bagi saya, setelah menggunakannya, lebih efektif dan efisien menggunakan pdftk. Ya, memang dituntut ketelitian dalam menulis perintah. Oia, pdftk ini aplikasi berbasis teks yang dijalankan menggunakan terminal. Aplikasi ini cukup powerfull mengingat bahwa ia dijalankan lewat terminal. Tapi seperti halnya aplikasi-aplikasi lain pada GNU/Linux, kelihatannya memang tidak indah, tapi percayalah, sama kerennya kalaupun ada antarmuka GUI-nya.

Tulisan ini sebetulnya sebagai pengingat karena perintah-perintah ini banyak saya gunakan ketika user membutuhkan berkas yang harus saya 'jahit' dan 'amankan'. Maksudnya 'jahit', menyatukan berkas-berkas .pdf yang terpisah, lantas disatukan ke dalam satu (saja) berkas .pdf. Lalu setelah dijahit, di-'amankan' dengan mengunci hak akses dan pemanfaatannya seperti mencetak, salin-tempel teks, dlsb. Perintah-perintah yang saya gunakan adalah:
  • pdftk [input.pdf] cat output [output.pdf]
Maksud dari perintah di atas, pdftk adalah aplikasi yang akan dijalankan, [input.pdf] adalah berkas-berkas .pdf yang akan disatukan. Jelas lebih dari satu. Kalau lebih dari satu, isi dari [input.pdf] adalah, misal berkas1.pdf berkas2.pdf berkas3.pdf. Berkas akan dijahit berurutan sesuai data yang ditulis. Lalu cat, perintah yang digunakan untuk menyatukan berkas-berkas tersebut. Output, bagian dari perintah yang akan menghasilkan, [output.pdf]. Pada [output.pdf], masukkan nama berkas keluarannya.
  • pdftk [input.pdf] output [output.pdf] owner_pw [foo] user_pw [foo]
Perintah ini saya gunakan untuk meng-aman-kan berkas yang sudah dijahit tadi. [input.pdf] berisi nama berkas keluaran yang dihasilkan dengan perintah sebelumnya. Atau, bisa juga berisi nama berkas .pdf apapun, yang ingin diamankan. Owner_pw akan mengunci semua properti berkas, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini:

Gambar 1. Keterangan pembatasan berkas yang sudah diamankan dengan perintah owner_pw
Lalu user_pw, akan mengunci berkas ketika dibuka. Jadi, ketika berkas dibuka, akan muncul peringatan untuk memasukkan kata kunci seperti gambar di bawah:

Gambar 2. Masukkan kata kunci untuk mengakses berkas
Done! There you go. Itu dia beberapa perintah pdftk yang biasa saya gunakan untuk pekerjaan yang saya lakukan. Semoga bisa menjadi pengingat dan bermanfaat bagi yang membutuhkan :). Ingin tahu lebih banyak tentang perintah-perintah (dan opsi) yang bisa dimanfaatkan dari pdftk? Masukkan perintah man pdftk pada terminal, musti banyak informasi yang keluar :D. Atau, untuk informasi yang lebih indah dipandang mata, dan lebih mudah dipahami, silahkan baca-baca tautan rujukan di bawah :).

Rujukan:
on 20 Jun 2014 12:28 PM

16 Jun 2014


Ada perangkat baru, Apple Magic Trackpad.. sepertinya kalau sudah mempunyai macbook pro ngapain juga beli barang ini? :D owh sekarang macbook saya cuma saya gunakan sebagai *PC* (keyboard, trackpad, dan Monitor LCD full HD) semua dihandle di luar laptop, jadi macbook saya sekarang ini cuma semacam saya jadikan MacMini. Sebagai designer memang saya sudah terbiasa medesain menggunakan Trackpad dari pada Mouse karena di OSX semua kegiatan untuk mendesain sudah terkover dan lebih nyaman medesain menggunakan trackpad di  OS X dari pada mesin Linux yang menurut saya licin tracking cursor di Trackpad.
Untuk sekerang ini saya juga tidak begitu memerlukan Macbook untuk kegiatan mobile, jadi cuma saya jadikan di remote melalui apple accesories wireless bluetooth, seperti apple wireless keyboard & magic trackpad.


Magic trackpad dihubungkan dengan OSX tidak usah ditanya langsung jalan dan pasti lancar jaya, tapi bagaimana dengan Linux? ternyata di Linux juga bisa. kali ini saya mencoba di mesin Linux yang masih tersisa di lingkungan rumah (Laptop DELL 1410 yang masih setia menggunakan Linux Mint Mate Dekstop), untuk Macbook sepertinya kegiatan memelihara Linux sudah saya matikan (hapus), karena beberapa pertimbangan pekerjaan sekarang ini, untuk tidak lagi terlalu banyak ngoprek Linux.



Untuk menghubungkan Magic Trackpad di Linux mint Mate Dekstop cukup mudah tinggal ramban melalui bluetooth di navbar. kemudian dilanjut untuk konfigurasi selanjutnya, Magic Trackpad di Mate Desktop terdeteksi sebagai Tablet jadi jika meramban perangkat bluetoth silahkan pilih perangkat Tablet yang ada di daftar bluetooth manager.
Sangat disayangkan Mate Dekstop tidak mendeteksi konfigurasi lebih detail seperti pengaturan multitouch gesture, saya hanya menemukan konfigurasi standar, bisa diakses melalui setting --> Tetikus.  Saya belum mencoba Magic Trackpad ini di desktop Unity Ubuntu dan KDE, tapi saya sudah menemukan beberapa referensi untuk ngoprek Magic Trackpad di Dekstop Linux, tapi karena keterbatasan waktu untuk ngoprek hal ini saya urungkan saja. Berikut beberapa tautan untuk mengatifkan multitouch gesture Magic Trackpad di Linux. Saya sendiri belum mempraktekkannya, jadi jika tertarik silahkan mencobanya :)

https://medium.com/@ituxer/apple-magic-trackpad-gestures-on-ubuntu-8aaa4b66a9e2

http://ineed.coffee/1068/os-x-like-multitouch-gestures-for-macbook-pro-running-ubuntu-12-10/

Selamat meNgoprek ...
on 16 Jun 2014 10:54 PM

15 Jun 2014

Bisa langsung saja ikuti langkah berikut ini :

https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-install-and-configure-apache-tomcat-on-a-debian-server

untuk kepentingan update ke versi jdk terbaru anda bisa mengikuti langkah berikut :

http://d.stavrovski.net/blog/post/installing-oracle-java-8-on-debian-wheezy-or-ubuntu

apabila dibutuhkan, bisa menghapus versi java sebelumnya

http://www.wikihow.com/Install-Oracle-Java-JRE-on-Ubuntu-Linux

 

Untuk membuat Virtual host anda harus memasuki host manager anda kemudian, anda bisa memasukkan absolute path host virtual anda dengan skeleton direktori didalamnya ada ROOT, didalam root ada META-INF.

 


on 15 Jun 2014 05:39 PM

08 Jun 2014

Menarik untuk disimak tulisan dari John Larmer dan John R. Mergendoller yang berjudul 7 Essentials for Project-Based Learning. Bahasan singkatnya: some “projects” border on busywork. Other involve meaningful inquiry that engages student’s minds. Apa yang membedakan projects dengan busywork yaitu projects menekankan pada process of students learning and depth of their cognitive engagement, sementara busywork […]
on 08 Jun 2014 11:49 AM

04 Jun 2014

Satu hal yang menjadikan saya memilih openvpn ketimbang koneksi vpn lainnya adalah mudahnya configurasi serta tidak membanjiri koneksi dengan header GRE. Begitupula dengan dokumentasi OpenVPN yang lebih lengkap, anda bisa mengikuti langkah berikut :

https://community.openvpn.net/openvpn/wiki/Easy_Windows_Guide#DownloadingandInstallingOpenVPN

Untuk file configurasi yang bagus anda bisa memakainya dari salah satu member forum ini :

https://forums.openvpn.net/topic7806.html

Jika kurang puas, anda bisa mengutak ngatik keseluruhan dengan acuan example aslinya OpenVPN

https://openvpn.net/index.php/open-source/documentation/howto.html#examples

Jika anda ingin menambahkan kembali user baru jangan lupa untuk memanggil perintah vars

http://serverfault.com/questions/153489/community-openvpn-receive-error-could-not-find-c-old-when-creating-second


on 04 Jun 2014 04:36 AM

30 May 2014

Gw memiliki sebuah wd-booklive (berbasis debian) yang terletak di suatu tempat yang dirahasiakan :) dan gw jadikan server torrent mempergunakan transmission dengan web-ui dan biasanya gw akses (via port-forward di router) via dyndns domain name (*.dyndns.com) dikarenakan ip yang didapatkan dari provider dynamic.  Sebagai salah satu pengguna tetap dyndns versi gratis, dan dikarenakan router yang gw pergunakan mendukung (via web management) dyndns untuk dynamic dns gw merasakan...
on 30 May 2014 12:16 PM

27 May 2014

Hari ini saya mengunjungi halaman awal planet python. Di kiri atas ternyata ada tautan ke Planet Python Summer of Code. Saya buka, wah bagus sekali isinya. Inilah yang saya cari.

Jadi planet ini berisi cerita para mahasiswa yang mengikuti GSoC, lebih spesifiknya dengan bahasa pemrograman Python. Beberapa waktu lalu, saya posting mengenai Python di GSoC 2014.

Dengan membaca blog ini, kita jadi tahu cerita bagaimana para peserta dalam mengikuti GSoC. Selama ini saya ingin mencari tahu, lebih detail, tentang kontribusi Python dalam GSoC. Planet ini minimal sudah membuka jalan.

on 27 May 2014 09:15 AM

26 May 2014

gambar diambil dari: http://www.youthedesigner.com/wp-content/uploads/2008/11/cool-fonts-12.jpg
Bagaimana ya? Yang paling ngga' cihuy sebetulnya adalah menolak permintaan klien. Walaupun keadaan sebenarnya memang sumber daya kita terbatas. Setidaknya bagi saya, dan hal ini dibatasi pada kegiatan merancang sesuatu.

Beberapa hari yang lalu saya 'diminta tolong' oleh dosen saya, untuk merancang banner program studi tempat saya belajar. Ya...dengan kemampuan saya yang pas-pas-an (pas dibutuhin bisa dibuat bisa :D), saya usahakan merancang banner yang saya anggap layak dan keren. Namun, setiap pekerjaan pasti ada kegiatan evaluasinya. Setelah saya serahkan desain awal ke dosen saya tersebut, ternyata banyak yang harus diperbaiki. Terutama di bagian penggunaan fonta. Dosen saya meminta fonta-fonta yang tidak pernah terfikirkan oleh saya untuk saya pasang. Karena nyata-nyata, saya hanya memasang fonta yang tersedia pada repositori perangkat lunak.

Walhasil, untuk memenuhi permintaan klien #tsaah, akhirnya saya mencari-cari, mengubek-ngubek internet supaya penggunaan fonta sesuai permintaan bisa dipenuhi. Fonta-fonta yang diinginkan adalah fonta seperti, Cambria, Berlin Sans, dan Lucida Handwriting. Bah! Mana ada fonta-fonta itu pada repositori yang ada! Lantas?

Ya sudah, untuk memasang fonta seperti Cambria, cara yang saya lakukan adalah seperti ini. Oia, dengan memasang Cambria, fonta-fonta yang lain jugak akan ikut terpasang. Seperti CalibriCandaraConsolasConstantia, and Corbel. Menurut situs yang menayangkan cara pemasangannya [0], Cambria dan kawan-kawan merupakan fonta yang diperkenalkan oleh Microsoft Windows Vista dan Microsoft Office 2007 untuk menggantikan fonta-fonta klasik seperti Times New Roman, Arial, Courier New, dlsb. Okeh, jadi cara pemasangannya adalah, GNU/Linux way:

1. pasang paket cabextract
$ sudo apt-get install cabextract
2. Lalu unduh powerpoint viewer dan esktrak dengan perintah:
cabextract -F ppviewer.cab PowerPointViewer.exe
3. Dilanjutkan dengan membuat direktori pemasangan fonta-fonta tersebut:
sudo mkdir /usr/share/fonts/vista
4. Kemudian, mulai ekstraksi fonta-fonta yang akan dipasang:
sudo cabextract -F '*.TT?' -d /usr/share/fonts/vista ppviewer.cab
5. Ditutup dengan memperbarui cache fonta yang ada di mesin:
fc-cache -fv 
Jreng! Hnah ini penampilan fonta-fonta yang sudah berhasil dipasang pada mesin saya. Saya tampilkan pada aplikasi inkscape.


Tapi, bagaimana dengan lisensinya? Apakah huruf-huruf tersebut memang sebenarnya bebas untuk digunakan? Hmmm, kalo menilik ke laman yang saya jadiken acuan, semuanya dikembalikan kepada yang menggunakan sich. Ybs, dalam tulisannya memberikan beberapa alasan yang cukup masuk di akal, dengan pengertian yang sederhana menurut saya. Kalo memang man tereman keberatan dengan pemakaian fonta-fonta tersebut, dapat menggunakan fonta alternatifnya [1].




on 26 May 2014 11:09 AM

23 May 2014

AT Command Pengganti MDMA

Rolly Maulana Awangga

Screen Shot 2014-05-23 at 6.09.12 PM

Jika kita terbiasa di windows, tools MDMA untuk melihat sinyal dan status jenis koneksi modem sangat mudah. Tapi apa yang terjadi jika kita memakai linux. Mudahnya kita cukup menggunakan at command nya saja, beberapa at command yang cukup berguna antara lain :

at!selrat=02  # set hanya ke mode 2G

at!selrat=01 # set hanya ke mode 3G

at!band=00 # set bisa semua band

at*cnti=0 # mengetahui jenis koneksi sambungan yang sedang berjalan  GSM”, “GPRS”, “EDGE”, “UMTS”, “HSDPA”, “HSUPA”

selamat mencoba.

untuk at command lengkapnya bisa di lihat di sini.2130617_supported_at_command_reference-v2.4


on 23 May 2014 11:18 AM

18 May 2014

I recently found a way to use Google Chrome’s Compression Proxy (which currently only available for mobile (Android/iOS) user) for desktop purpose and for every browser.

I take the inspiration from an Unofficial Google Chrome Compression Proxy plugin/extension for Google Chrome (which you can install and use it easily in only Google Chrome browser) here (background.js).

The trick is so simple: This compression proxy is just like an usual web proxy (located at proxy.googlezip.net), and we might set it using proxy configuration provided by every browser. But it is not that simple because if you do this, Google Proxy will just replying a “Bad Gateway” response. To overcome this, we need to insert a custom Proxy-Authorization (which I took from background.js source code) every time we connect to an HTTP server.

How the hell we can do that? Not so simple because the only way I know to do this is to create a custom squid3 server which act as http trafic interceptor and will forward every http traffic (with an inserted header) to Google Proxy. So if you want through with this, follow this not-so-easy steps. But if don’t, stick with Google Chrome Compression Proxy plugin/extension for Google Chrome I provided above :

  • Install squid3. You are lucky being a Ubuntu/Debian Linux user because you can just do apt-get install squid3. For other OSes, Google to find the way.
  • Edit and replace /etc/squid3/squid.conf (or any other similiar path in Windows/Mac OS) with this very basic squid3 configuration here (backup the previous one) :

http_port 3128
cache_dir ufs /var/spool/squid3 100 16 256
cache_mgr local@localhost
access_log /var/log/squid3/access.log combined

http_access allow all

cache_peer 74.125.28.211 parent 80 0 default
request_header_add Proxy-Authorization "SpdyProxy ps=\"1390372720-748089166-1671804897-22716992\", sid=\"95b3da26c6bfc85b64b4768b7e683000\"" all
  • Save the file and restart the squid3 server by using service squid3 restart in Debian/Ubuntu Linux (or any other method in your OS).
  • Open Firefox (or another non Google Chrome browser to prove my point), set ONLY your http proxy to 127.0.0.1 port 3128.
  • Open [http://whatismyipaddress.com/]] to prove that you are using Google Proxy, not from your ISP.

No, I am not in Vietnam.

Yeah, this thing is very experimental. In my experience, I need to restart Squid3 every hour to ensure that the traffic still going through Google. FYI, this thing won’t compress your HTTPS connection because it not supposed to be compressed (but encrypted). And this experiment doesn’t use any special SPDY-based method so it just very plain HTTP/1.1 based connection.

on 18 May 2014 01:29 PM

14 May 2014

hitung jumlah halaman

Arif Syamsudin

Sebelumnya memang udah kepikiran, gimana caranya agar saya bisa menghitung jumlah halaman berkas dalam format pdf [0] yang sudah saya buat dari hasil alih media.

Oia, sebelumnya, pekerjaan saya saat ini adalah meng-alihmedia-kan berkas cetak, ke dalam bentuk elektronik. Salah satu bentuk berkas alihmedia yang saya gunakan adalah pdf. Ya, karena tipe berkas ini adalah tipe berkas yang menurut saya sudah cukup sangat terkenal. Perangkat elektronik, dengan sistem operasi apapun sepertinya bisa membuka jenis berkas yang satu ini.

Lalu, gimana dengan kepikiran yang dah jadi pernyataannya sebelumnya? Ah iya, jadi, kepikiran gimana menghitung jumlah halaman di dalam berkas pdf sebetulnya untuk keperluan laporan. Laporan berapa banyak halaman yang sudah saya alihmedia-kan. Bagaimana caranya melakukan penghitungannya baru terfikir setelah diminta oleh bu bos :D.

Okay. Lantas gimana caranya? Cara yang tercepat, adalah yang pertama kali saya dapat lewat pencarian. Pakek perintah lewat bash. Iya. Ini skrip bash yang saya dapat:

#!/bin/sh
for f in *.pdf; do
echo -n "$f: "
pdfinfo "$f" 2>/dev/null | grep Pages | cut -d ":" -f 2
done
jreng donq. Ya. Hasilnya sangat membantu. Tapi...ada tapinya, saya belom bisa modifikasi berkas ini. Dengan perintah bash ini, saya harus memasukkan si berkas bash ke dalam tiap direktori yang berisi banyak berkas pdf. Baru jumlah halamannya bisa terhitung. Kalo langsung nembak direktori, ngga' bisa keitung :(. Mungkin ada yang bisa nambahin berkas bash ini, sehingga bisa langsung nembak direktori, buat ngitung jumlah halaman dari berkas pdf yang ada di dalam suatu direktori? :). Dengan senang hati saya akan menggunakannya.

Oia, nanti keluarannya akan seperti ini:
$ ./countpdfpages 
Materi 1 Perkenalan.pdf:           10
Materi 2 Norma hukum.pdf:           14
PEMBENTUKAN DAN PENILAIAN PERATURAN.pdf:           19
Sistematika dan asas dalam perundangan di Indonesia.pdf:           10
Haaa...gimana, cihuy khan? Kalo mau dikeluarin ke dalam format yang lebih bersahabat, misalnya .csv, tinggal dibuat keluarannya ke dalam berkas .csv. Perintah yang saya pake begini:
$ ./countpdfpages > keluaran.csv
Nanti hasilnya tinggal buka pakek libreoffice. Pilih delimeternya ' : ', dan hasilnya, cukup membantu buat menghitung total halaman di dalam berkas pdf.

Semoga membantu :).

[0] http://en.wikipedia.org/wiki/Portable_Document_Format
[1] http://www.hermann-uwe.de/blog/counting-pages-in-multiple-pdfs-from-the-command-line-using-pdfinfo-or-pdftk
on 14 May 2014 01:50 PM

13 May 2014

Image

University of Cambridge (Inggris) sering sekali disebut sebagai salah satu universitas top dunia, selain itu juga disebut sebagai universitas tertua no 2 di dunia. Universitas tertua no.1 di dunia adalah University of Oxford (Inggris), hanya saja tidak pernah ada catatan resmi dan sahih kapan pertama kali kampus top dunia ini didirikan.

Tahu tahun berapa University of Cambridge ini didirikan? Tahun 1209. Tua banget ya…? Kebayang gak seberapa tua universitas ini? Biar dapat gambaran aja ya, Kerajaan Majapahit yang sangat dibanggakan di sejarah kita itu.., berdiri nya tahun 1293. Iya.., Majapahit itu baru berdiri 84 tahun setelah University of Cambridge didirikan..!

Jadi waktu kita ngebayangin ksatria-ksatria jaman Majapahit itu saling beradu ilmu kanuragan, terbang-terbang di langit, naik kuda putih, dengan pukulan-pukulan dewa.., ingatlah, di rentang waktu yang sama di Inggris sana, ada mahasiswa-mahasiswa yang sedang belajar di kelas, atau melakukan riset ilmiah untuk perkembangan ilmu pengetahuan, atau mungkin sebagian sedang selfie dengan lukisan di kain kanvas.

Oh.., bukan, saya bukan bermaksud menganggap negara Indonesia rendah diri. Ini cuma mau memberikan gambaran saja, seberapa jauh Indonesia itu harus mengejar ketinggalannya dari negara maju seperti Inggris. Bukan hanya soal sains, tapi juga soal mental, Revolusi Mental kalo kata bapak yang itu. *eh* :P

*Eh iya kalau ada yang mau bikin film semi-fiksi, bisalah itu bikin cerita dengan latar belakang jaman Kerajaan Majapahit. Begini kali ya..

Salah satu patih dari Majapahit dikirim tugas belajar ke University of Cambridge, lalu jatuh cinta dengan wanita bule disana. Pihak kerajaan Inggris maupun Majapahit tidak merestui hubungan ini, hingga sang patih dipaksa pulang. Tetapi wanita bule tadi ternyata sudah hamil duluan. (ya.. nafsu birahi kan gak kenal jaman bro..)

Lalu, Sang pangeran Inggris yang dijodohkan dengan wanita bule tadi tidak terima, berlayar lah ia ke Asia untuk membalaskan dendamnya. Inilah cikal bakal penjajahan Inggris di Asia Tenggara.

Tapi plis, jangan masukin tokoh-tokoh siluman serigala yang masuk jadi cinta segitiga ya.., plis..

on 13 May 2014 08:57 AM

09 May 2014

Ubuntu 14.04 Trusty Tahr LTS adalah versi Ubuntu yang hendak saya gunakan sebagai pengganti Precise Pangolin. Precise telah menemani saya selama dua tahun ini di laptop ASUS K43B.

Namun usaha saya untuk install mengalami masalah:

Installer sering hang — untuk mengatasinya saya tambahkan opsi acpi=off di grub saat booting.

Setelah di-install, wireless off, Fn key tidak berjalan dengan baik  — hal ini karena ada opsi acpi=off di grub

Setelah dibuang opsi acpi=off di grub, Ubuntu sering hang, atau tidak bisa login / logout /restart / shutdown.

Setelah gogling sana-sini, nyerah :(

Pindah ke BlankOn Suroboyo, eh saat install hang… pertanda buruk, cari yang lain (padahal saat test dg VirtualBox, lancar).

Pindah ke ElementaryOS Luna, lancar!

Namun yang membuat saya kurang nyaman dengan OS ini adalah File Manager-nya, saat mode “view icon” dan membuka dua jendela, jendela satu berubah jendela yang lain ikut “refresh“.

Pindah ke Xubuntu Trusty Tahr

xubuntu

Sama seperti di Ubuntu, harus menambahkan opsi acpi=off di grub saat booting saat install. Proses install berjalan lancar.

Hasil install juga berjalan lancar, bahkan tanpa opsi acpi=off. Masalah baru timbul setelah saya menjalankan “apt-get upgrade“. Oh…

Masalah seperti di Ubuntu Trusty muncul. Dugaan saya ini karena masalah kernel baru yang dipasangkan saat saya “upgrade” tadi. Mau pindah lagi ke ElemetaryOS? Hm… Tunggu dulu! Setelah gugling ada petunjuk untuk menggunakan driver “fglrx“, saya coba install dengan “apt-get install fglrx“.

Alhamdulillah, lancar! :)


Filed under: Linux, Ubuntu Tagged: Install, Linux, Ubuntu, Xubuntu
on 09 May 2014 04:43 PM

07 May 2014

Alternatif Cpanel di Debian Linux

Rolly Maulana Awangga

Kita bisa memakai virtualmin yang merupakan add on dari webmin, jangan lupa untuk chroot seperti yang ada di blog ini

http://blog.thewebsitepeople.org/2012/10/virtualmin-sftp-chroot/

 

Lebih dalam lagi untuk chroot :

http://www.thegeekstuff.com/2012/03/chroot-sftp-setup/

untuk variable virtual min :

http://www.virtualmin.com/documentation/developer/prepost


on 07 May 2014 12:31 AM