16 Apr 2015

[Gambar: India7 Network / flickr.com]

Prinsip utama ketika memiliki domain adalah, pastikan domain tersebut semaksimal mungkin berada dalam kendali anda. Jangan tergantung kepada pihak ketiga, keempat, dst.

Yang saya maksud dengan pihak ketiga, keempat dst itu adalah pihak di luar domain reseller. Jadi kalau anda bergantung dengan domain reseller semisal GoDaddy, Name.com, RumahWeb, Qwords, dkk, itu tidak apa-apa. Karena memang mau tak mau maksimal kendali kita hanya sampai di domain reseller. Namun catatannya, pastikan domain reseller nya ini juga terpercaya. Paling tidak lihat sudah berapa lama mereka beroperasi.

 Mengapa seperti itu?

Contoh saja. Suatu hari ada program yang ditujukan buat para UKM yang belum melek IT. Program ini berupa pembuatan website gratis, termasuk hosting, dan domainnya. Tapi seperti biasa, ada bintang kecil di bawahnya “Hanya untuk setahun pertama.”

Seorang pemilik UKM, Monita Amelia Bakery, berpikir, “ahh.. lumayanlah. Gratis setahun gini. Kalo tahun didepan ditagih bayar, tinggal tutup aja.”

Mendaftarlah dia. Webnya jadi, dengan alamat (misal) MonitaAmeliaBakery.com. Kebetulan di sekitar wilayahnya, Monita Amelia Bakery ini sudah cukup terkenal.

Setahun kemudian, program gratisnya selesai. Keluar daftar harga paket-paketnya jika ingin melanjutkan. Harga termurahnya adalah 5jt rupiah per bulan. Dyaarr..!

Monita Amelia Bakery bukan tidak sanggup membayar, tetapi bisa jadi layanannya tidak sebanding dengan biayanya. Dengan 5juta rupiah, hanya mendapatkan domain 1 tahun, website static maksimum 20 MB. Tidak ada email, tidak ada CMS, dll.

Oke, Monita Amelia memutuskan tidak mau melanjutkan. Website nya dibiarkan saja. Dan akhirnya otomatis di-suspend.

Setelah berbincang dengan beberapa rekannya. Ternyata dengan biaya 5 juta rupiah, dia sudah bisa mendapatkan satu website penuh berbasis wordpress, lengkap dengan domain, dan paket hosting selama 2 tahun.

Nah di sinilah Monita merasa sedih #eh. Website, hosting, dll itu gampang dipindah-pindah. Bikin ulang pun gampang. Tapi domain, di dunia ini cuma ada satu. Monita tidak bisa lagi menggunakan MonitaAmeliaBakery.com. Karena domain ini masih terdaftar di program yang dia ikutkan setahun lalu.

Akhirnya mau tak mau Monita harus membuat domain baru. Tapi jadinya susah. Misal menggunakan MonitaAmelia.com, bisa jadi sudah ada yang punya. Mau ganti MonitaAmeliaBakery.co, atau .net, .org, juga tidak mudah. Semua label kemasannya harus diganti alamatnya. Dan semua link-link di Facebook, Twitter, dll nya juga harus diganti. Intinya repot..!

 Personal

Hal yang sama juga berlaku untuk personal. Misal, ada seseorang bernama Nikuboi (ini asli saya ngarang doang). Nikuboi mau mendaftarkan domain Nikuboi.com. Lalu minta tolong dibelikan ke temannya yang sudah memiliki akun di GoDaddy. Order, setup nameserver, done.

Setahun kemudian teman anda memutuskan pindah ke luar negri. Tapi karena masalah administratif, akhirnya kartu kreditnya terblokir. Akun GoDaddy nya pun jadi bermasalah. Sementara domain Nikuboi.com sudah expired. Dyaarrr lagi..!

Intinya, jangan percayakan urusan domain anda ke pihak lain lah. Kecuali anda dan pihak lain memiliki kontrak legal. Misal, yang umum terjadi adalah antara brand dan digital agency nya. Ini wajar. Karena keduanya terikat kontrak hukum.

**walaupun, tidak sekali dua kali sih agency juga gagal mengurusi perpanjangan domain milik client, hingga akhirnya keburu lepas. Trust me, I’ve been on both sides. It happens. Jadi kalau bisa pun, tetaplah pegang sendiri.

 Inisiatif Jelek untuk UKM?

Oh iya, bukan berarti program-program domain gratis untuk UKM itu semuanya jelek. Tetapi kadang masih enggak jelas gimana status domainnya nanti kalau UKM nya tidak lagi ikut program tersebut. Program Usahawan 2.0 dari XL itu contohnya. Makanya saya masih sebut program itu setengah hati.

on 16 Apr 2015 04:10 AM

15 Apr 2015

Kadang kita lupa akan password database yang kita buat, di PostgreSQL user rootnya bernama postgre. Tinggal kita edit file g_hba.conf

hanya tinggal ini saja(yang lainnya dikomen dulu):

# TYPE DATABASE USER CIDR-ADDRESS METHOD
# IPv4 local connections:
host all all 127.0.0.1/32 trust
# IPv6 local connections:
host all all ::1/128 trust
Untuk bisa remote tinggal enable kan di file postgresql.conf
listen_addresses = '*'

on 15 Apr 2015 06:57 PM

14 Apr 2015

Screen Shot 2015-04-14 at 11.21.15 AM

Perlu diketahui Fastnet atau Firstmedia menyediakan ip publik untuk para pelanggannya, hal ini bisa kita manfaatkan untuk akses ke jaringan rumah kita seperti mengakses CCTV atau server internal. Agar bisa mengaksesnya cukup kita daftarkan diri ke penyedia Dynamic DNS agar IP kita bisa kita remote dan jangan lupa aktifkan port forwarding di modemnya. Satu lagi yang membedakan dengan layanan ISP Telkomspeedy, port forwarding yang bisa digunakan harus diatas port 1000, kalao tidak maka tidak akan pernah bisa kita akses.


on 14 Apr 2015 04:25 AM

12 Apr 2015

OCSP Stapling di nginx

Mahyuddin Susanto

Dalam artikel ini saya akan mengaktifkan OCSP Stapling di nginx, syaratnya nginx harus mempunyai versi minimal 1.3.7.

Saya menggunakan startSSL dalam praktek kali ini. Baiklah kita mulai dengan mengunduh CA bundle dari startSSL.

mkdir /etc/nginx/ssl
cd /etc/nginx/ssl
wget -O - https://www.startssl.com/certs/ca.pem https://www.startssl.com/certs/sub.class1.server.ca.pem | tee -a ca-startssl.pem> /dev/null

Langkah selanjutnya adalah menambahkan parameter di vhost nginx, karena saya menggunakan vhost domain mahyudd.in maka biasanya filenya akan terletak di /etc/nginx/site-avaliable/mahyudd.in.conf. Silakan sesuaikan dengan config anda.

  ssl_stapling              on;
  ssl_stapling_verify       on;
  ssl_trusted_certificate   /etc/nginx/ssl/ca-startssl.pem;

Simpan dan test dari terminal

$ echo QUIT | openssl s_client -connect mahyudd.in:443 -servername mahyudd.in -status 2> /dev/null | grep -A 17 'OCSP response'| grep -B 17 'Next Update'
OCSP response:
======================================
OCSP Response Data:
    OCSP Response Status: successful (0x0)
    Response Type: Basic OCSP Response
    Version: 1 (0x0)
    Responder Id: C = IL, O = StartCom Ltd. (Start Commercial Limited), CN = StartCom Class 1 Server OCSP Signer
    Produced At: Apr 11 13:33:15 2015 GMT
    Responses:
    Certificate ID:
      Hash Algorithm: sha1
      Issuer Name Hash: 6568874F40750F016A3475625E1F5C93E5A26D58
      Issuer Key Hash: EB4234D098B0AB9FF41B6B08F7CC642EEF0E2C45
      Serial Number: 056CADC897AF49
    Cert Status: good
    This Update: Apr 11 13:33:15 2015 GMT
    Next Update: Apr 13 13:33:15 2015 GMT

Test secara online dapat dilakukan di Qualys. Hasilnya adalah sebagai berikut:

ocsp

 

Selamat mencoba

on 12 Apr 2015 09:47 AM

ssl_cipher di nginx

Mahyuddin Susanto

Dalam mengatur nginx biasanya ssl_cipher apa saja yang diaktifkan? by default, nginx hanya menonaktifkan aNULL, MD5. Menurut saya itu kurang, dan lebih baik ditambahkan. Setelah googling tentang ssh_cipher yang bagus, saya menemukan rekomendasi Mozilla Foundation yang isinya:
Modern

ECDHE-RSA-AES128-GCM-SHA256:ECDHE-ECDSA-AES128-GCM-SHA256:ECDHE-RSA-AES256-GCM-SHA384:ECDHE-ECDSA-AES256-GCM-SHA384:DHE-RSA-AES128-GCM-SHA256:DHE-DSS-AES128-GCM-SHA256:kEDH+AESGCM:ECDHE-RSA-AES128-SHA256:ECDHE-ECDSA-AES128-SHA256:ECDHE-RSA-AES128-SHA:ECDHE-ECDSA-AES128-SHA:ECDHE-RSA-AES256-SHA384:ECDHE-ECDSA-AES256-SHA384:ECDHE-RSA-AES256-SHA:ECDHE-ECDSA-AES256-SHA:DHE-RSA-AES128-SHA256:DHE-RSA-AES128-SHA:DHE-DSS-AES128-SHA256:DHE-RSA-AES256-SHA256:DHE-DSS-AES256-SHA:DHE-RSA-AES256-SHA:!aNULL:!eNULL:!EXPORT:!DES:!RC4:!3DES:!MD5:!PSK

Intermediate

ECDHE-RSA-AES128-GCM-SHA256:ECDHE-ECDSA-AES128-GCM-SHA256:ECDHE-RSA-AES256-GCM-SHA384:ECDHE-ECDSA-AES256-GCM-SHA384:DHE-RSA-AES128-GCM-SHA256:DHE-DSS-AES128-GCM-SHA256:kEDH+AESGCM:ECDHE-RSA-AES128-SHA256:ECDHE-ECDSA-AES128-SHA256:ECDHE-RSA-AES128-SHA:ECDHE-ECDSA-AES128-SHA:ECDHE-RSA-AES256-SHA384:ECDHE-ECDSA-AES256-SHA384:ECDHE-RSA-AES256-SHA:ECDHE-ECDSA-AES256-SHA:DHE-RSA-AES128-SHA256:DHE-RSA-AES128-SHA:DHE-DSS-AES128-SHA256:DHE-RSA-AES256-SHA256:DHE-DSS-AES256-SHA:DHE-RSA-AES256-SHA:AES128-GCM-SHA256:AES256-GCM-SHA384:AES128-SHA256:AES256-SHA256:AES128-SHA:AES256-SHA:AES:CAMELLIA:DES-CBC3-SHA:!aNULL:!eNULL:!EXPORT:!DES:!RC4:!MD5:!PSK:!aECDH:!EDH-DSS-DES-CBC3-SHA:!EDH-RSA-DES-CBC3-SHA:!KRB5-DES-CBC3-SHA

Jika harus memilih saya lebih memilih yang modern karena hanya mendukung TLSv1.1 dan TLSv1.2 yang tentunya lebih secure. Masalahnya adalah ketika saya test di Qualys SSL test, saya hanya mendapatkan 95% untuk cipher_strength :( (lihat gambar)

protocol support

 

Setelah membaca dokumentasi dari Qualys, maka saya membuang dukungan untuk key yang kurang dari 128 bit. Dan berikut daftar nya beserta config di nginx:

 

  ssl_ciphers               ECDHE-RSA-AES256-GCM-SHA384:ECDHE-ECDSA-AES256-GCM-SHA384:ECDHE-RSA-AES256-SHA384:ECDHE-ECDSA-AES256-SHA384:ECDHE-RSA-AES256-SHA:ECDHE-ECDSA-AES256-SHA:DHE-RSA-AES256-GCM-SHA384:DHE-RSA-AES256-GCM-SHA:DHE-RSA-AES256-SHA256:DHE-RSA-AES256-SHA:!aNULL:!eNULL:!LOW:!3DES:!MD5:!EXP:!PSK:!SRP:!DSS;

Hasilnya sekarang saya dapat 100% untuk cipher strength.

ciper_strength

on 12 Apr 2015 08:39 AM

11 Apr 2015

Mewujudkan Impian

Dedi Gunawan


Sejarah selalu mencatat orang pertama

Misalnya yang menginjakkan kaki pertama kali dibulan, maka orang akan mengingat neil armstrong namun tidak mengingat siapa yang kedua padahal waktu itu neil armstrong tidak sendirian

Pun demikian dengan penaklukan gunung everest yang pertama kali dicatat sejarah dan diingat adalah dilakukan oleh Edmund Hillary pada tahun 1953.

Saat sesi wawancara semua wartawan ramai mewancarai edmund hillary hingga kemudian ada salah satu wartawan yang jeli dan bertanya kepada Tenzing Norgay yang merupakan pemandu Edmund Hillary dalam menaklukkan everest.

Anda kan yang memandu edmund hillary, tentu anda yang berada di depan hillary?
Ya benar, saya memang berada di depan edmund hillary untuk memandunya jawab tenzing norgay

Nah tentu mustinya anda yang lebih dulu menginjakkan kaki di puncak everest?
Sepanjang perjalanan memang saya selalu berada di depan edmund hillary, namun sesaat sebelum mencapai puncak, saya mempersilahkan edmund untuk melangkahkan kaki didepan saya sehingga dia bisa berhasil menjadi orang pertama yang menaklukkan puncak everest tersebut.

Kenapa anda lakukan itu, bukankah anda lebih punya peluang untuk mencatatkan diri dalam sejarah sebagai orang pertama yang menaklukkan everest?
Sesungguhnya mencapai puncak everest adalah impian seorang edmund hillary, bukan impianku. impianku adalah untuk membantu mewujudkan impiannya....

Aha I’ve finally found my true passion..... (minimal utk saat ini, entah nanti)
Sungguh cerita ini kalau untuk saya kereen bingiiiit....
Ini yang aku cari selama ini..

Dulu jaman sekolah juara kelas, juara menggambar juga berprestasi lah, mengalami sendiri bagaimana jadi juara, dipuji, jadi anak pinter dll
tapi kok merasa sepertinya ada hal lain entah apa  yang sebenarnya lebih kuinginkan dari sekedar itu. efeknya mulai ketika sma jadi gak terlalu tertarik lagi utk berprestasi, mulai malas dan beberapakali bermasalah dengan guru2.
Demikian juga ketika bisa ccie dll, sebuah prestasi besar dalam hidup. Tapi kok kayaknya ada hal lain yang lebih kuinginkan...hal yang lebih menantang, yang lebih seru

Dan aha ketemu.... Mewujudkan impian seseorang....

Ternyata ini yang selama ini tanpa saya sadari sudah saya jalani dan saya merasa lebih excited dengan ini.

Merubah seseorang yang biasa2 menjadi seseorang yang luar biasa.

okelah bisa ccie adalah hal yg besar, 
tapi nulis buku ccie adalah hal yg lebih besar lagi
membantu mewujudkan impian seseorang,. ccie dengan usia termuda menjadi hal yg lebih seru lagi
membantu mewujudkan impian seseorang,. ccie pada usia pensiun, lebih keren lagi

mendobrak hal2 yang bagi orang lain ini adalah kesulitan besar, dan mengantarkan mereka menuju impian mereka ternyata lebih seru, lebih keren, lebih menggairahkan, lebih menantang dan lebih berwarna pilihannya..

Salah satu tujuan saya mendirikan pesantren networkers adalah untuk memunculkan para rockstar engineer sejak usia dini, yang nantinya akan memiliki kontribusi besar, memberi manfaat besar untuk dunia networking indonesia kelak...



Tidak bisa cepat, butuh waktu setidaknya 5-10 tahun kedepan karena mereka2 ini hanya lulusan smk yang biasanya kalau di kantor umumnya ya kalah bersaing dengan yang lulusan anak kuliahan..
Namun mereka sudah belajar networking dengan tepat diusia yang lebih awal, tinggal masalah waktu aja yang akan mengantarkan mereka. 

Daripada dipuji sana sini dengan apa yang sudah mereka capai saat ini, mereka lebih butuh untuk direndahkan, dicaci maki, dicap negatif seperti misalnya alah cuman lulusan smk, atau alah belajarnya cuman ngonfig2 aja, atau alah belajarnya cuman dikarbit aja atau bermasalah dengan sekolah, konflik dengan sekolah, kasus gak masuk sekolah, dicap anak nakal, kalau nerangin grogi terus, bahasa inggris masih belepotan aja gaya dll yang beginian ini jamu, pahit tapi sangat penting untuk membentuk mental dan karakter mereka kedepan.

Saya guru, namun bukan pengajar... Bukan mengajar dikelas menerangkan ini itu, saya lebih suka mengarahkan mereka, menujukkan apa yang perlu untuk mereka lakukan. karena hasilnya akan lebih dapat dirasakan daripada mengajar menerangkan sesuatu dari pagi hingga sore yang kemudian hari berikutnya sudah dilupakan para siswa.

kesuksesan saya untuk sekarang ini adalah ketika nantinya mereka-mereka berhasil mengalahkan saya 
dan saya akan menjadi sangat-sangat bangga, penuh perasaan kebahagian ketika memperoleh kekalahan itu.


on 11 Apr 2015 03:28 AM

08 Apr 2015



Komunitas SLiMS Jakarta kembali mengadakan kegiatan Sinau SLiMS. Kegiatan ini merupakan wadah bagi siapa saja yang berniat mempelajari aplikasi untuk perpustakaan, SLiMS. Mari belajar bersama dan meningkatkan kompetensi kepustakawanan di bidang teknologi informasi.
TOPIK
Kelas pemula: Modul Bibliography dan Master File (Tutor Dimas)
Kelas Lanjutan: UCS dan Nayanes (Tutor: Dudu)
WAKTU
Sabtu 18 April 2015
Pukul: 09.00-12.00 WIB
TEMPAT
Galeri Foto Jurnalistik Antara
Jl. Antara No. 59 Pasar Baru Jakarta Pusat
Nb: Peserta diharapkan membawa laptop masing-masing (+modem gsm untuk kelas lanjutan)
Investasi:
- Gratis dan Terbuka Umum
- Investasikan waktu Anda untuk Ilmu
Informasi lebih lanjut hubungi Hubungi Saifuloh HY (085217298195) dan Danies (+62 856-8806-361)
website: slimsjakarta.web.id
twitter: @slimsjakarta
email: komunitas@slimsjakarta.web.id
*Diambil langsung dari posting-an situs SLiMS Jakarta
on 08 Apr 2015 01:03 PM

Jemuah-NG 11 April 2015

Dedy Hariyadi

Pernah dengar dan sekedar membaca situs tentang OpenFlow namun belum pernah mempelajari lebih lanjut. KPLI Jogja mengadakan acara Jemuah-NG dengan topik OpenFlow, waahh cocok sekali. Jemuah-NG kali ini akan diselenggarakan di Universitas Kristen Duta Wacana pada tanggal 11 April 2015 pukul 09.00. Materi OpenFlow akan disampaikan oleh Rikie Katardi.

Tertarik dengan materi OpenFlow atau ingin diskusi silakan datang pada acara Jemuah-NG dan catat pada agenda Anda

on 08 Apr 2015 02:40 AM

07 Apr 2015

[Ilustrasi Foto: says.com]

Saya kurang tahu nama persisnya apa. Pokoknya itulah, lampu merah perempatan PLN Bulungan.

Kejadiannya sudah lama, setahun atau dua tahun lalu. Waktu itu tengah malam, sekitar pukul 00.30. Saya naik taksi Bluebird, dalam perjalanan pulang. Datang dari arah Trunojoyo (Mabes POLRI). Kami berhenti di perempatan karena warna lampu sedang merah, dan tentunya karena ada pak polisi yang berjaga.

Di depan kami beberapa motor berhenti dengan tertib. Di sisi kanan depan saya sebuah GrandMax putih juga berhenti dengan tertib.

Tiba-tiba dari sisi kanan saya muncul Honda Jazz berwarna perak keabuan. Dua orang keluar dari sisi kanan dan kiri mobil. Tampilannya lusuh sekali. Pria yang keluar dari pintu kiri menggunakan semacam jaket, rambut kucal, dalemannya kaos, bawahannya celana panjang seperti celana gunung, dan tanpa alas kaki. Seperti sudah 3 hari tidak mandi. Pria yang keluar dari pintu kanan tidak terlihat jelas. Yang jelas tidak kalah lusuhnya. Tetapi saya bisa melihat jelas kedua pria ini masing-masing menenteng sebuah benda. Pistol jenis revolver.

Pintu mobil GrandMax putih tadi digedor-gedor dari sisi kiri dan kanan. “Woi..! Buka enggak? Bukaa…!! Heii buka..”. Teriak si pria tanpa alas kaki tadi seraya memukulkan gagang pistolnya ke pintu. Tentunya para pemotor di sekitar mobil ini kaget. Tetapi sebagian besar cepat-cepat buang muka, dan fokus melihat ke lampu merah. “Ayoo cepetan hijau doong..!”, raut mukanya seperti mengatakan begitu.

“Mas.., kita belok kiri aja deh, Mas.” ujar saya ke si pawang burung biru. “Mmm.. Kayaknya seru nih, Mas.” ujarnya tenang, tak bergeming. Lalu asyik menonton. Saya yang deg-degan.

Jujur saja, yang ada di pikiran saya saat itu kedua pria misterius ini adalah pelaku kriminal.

“Heh..! Bukaa..!” kedua pria itu masih berteriak kencang. Lalu si pria tanpa alas kaki mengarahkan pistolnya ke udara. “Dor…! Dor..!”. Pria di sisi kanan tidak mau kalah. “Dor..! Dor..! Dor..!”. Njir.. Tengah malam mainan pistol, berisik tauk. #eh. Tapi pengemudi GrandMax tetap tak bergeming.

Kaca pintu kembali digedor-gedor menggunakan pistol. Bukannya pintunya dibuka, malah pistolnya yang buyar. Pria misterius ini akhirnya malah sibuk mengumpulkan pelurunya yang berceceran. Pria di sisi kanan GrandMax masih semangat berteriak sambil mengacungkan pistolnya. “Woii.. Buka woi..!”.

Lampu berganti hijau. Seketika semua pemotor menancap gas jauh-jauh dari perempatan itu. Tentunya pengemudi GrandMax putih tidak mau ketinggalan. Dia pun segera tancap gas.

Kedua pria misterius tadi lalu menghampiri pak polisi yang berjaga di perempatan. Entah apa yang mereka bicarakan. Tak lama mobil polisi dengan bak terbuka yang ada di sebelahnya bergerak. Kedua pria tadi, dengan pistol masih di tangan, naek ke atas bak mobil, mengejar GrandMax putih yang sudah tidak kelihatan. “Ohhh.. ini polisi toh..”. Saya dan mas pawang burung biru baru mengerti. Lah, tapi kenapa gak dari tadi truk polisinya dipakai? Kan bisa buat menutup jalan biar GrandMax nya gak kabur. Ahh.., entahlah.

Ya sudah, drama sudah usai. Kami berbelok ke arah Blok M. Jalanan cukup lancar, tapi hanya sampai di sekitar depan Blok M Plaza. Di situ entah mengapa agak macet. Dari kejauhan terlihat samar-samar sebuah mobil sedan Polisi menyalakan lampunya. Tapi tanpa suara.

Tiba-tiba saya dan mas pawang melihat seorang perempuan berlari-lari dari arah lampu merah perempatan Blok M Plaza ke arah kami. Tubuhnya kurus, kecil. Rambut pendek, tidak sampai sebahu. Menggunakan kaos lengan panjang, dan celana jins. Sebuah tas selempang kecil menempel di tubuhnya. Gerak-geriknya tomboy sekali.

Sekitar jarak 10 meter di depan kami, perempuan ini menoleh ke belakang. Hap..! Lalu dengan sigap dia melompati pagar pembatas jalan, lalu menyebrang ke arah Blok M Plaza.

Suara klakson bersahut-sahutan dari belakang kami. Sepertinya para pengguna kendaraan di depan kami juga asyik melihat adegan barusan. Hiburan tengah malam, lihat atraksi akrobat. Ya sudah pasti ini membuat macet.

Tidak lama berselang, kendaraan sudah bisa bergerak lagi. Akhirnya saya tahu kenapa jalanan macet tadi. Jarak beberapa mobil dari lampu merah, sebuah GrandMax putih terlihat terhenti di sisi kanan, dengan posisi agak miring. Pintu pengemudinya terbuka. Tidak ada orang di dalamnya. Saya melihat dua orang Polisi berseragam sedang berjalan mendekati mobil ini.

Ahh.., ini biang keladi macet barusan. Ohh, jadi yang tadi itu..?

on 07 Apr 2015 12:42 AM

02 Apr 2015

[Foto: ics.ie]

Beberapa waktu lalu, akun hosting saya di-suspend karena masalah pembayaran menggunakan kartu kredit. Waktu itu saya menggunakan proxy di browser saya. Kenapa pakai proxy? Karena di pekerjaan saya, wajib menggunakan proxy. Kalau gak pakai proxy, gak bisa terkoneksi ke internet. Proxy nya sendiri ada 2, ada Indonesia dan luar negri. Untuk beberapa hal saya menggunakan yang luar negri. Kedua proxy ini resmi dari perusahaan. Jadi bukan web-proxy gratisan yang ketemu dari internet.

Nah ini yang jadi biang masalah. Sepertinya beberapa sistem pembayaran online di luar negri menggunakan metode yang sama. Mereka akan melakukan cek silang antara lokasi IP address pelaku transaksi dan informasi alamat di kartu kredit. Jika lokasinya berbeda, maka transaksi ini akan dicurigai.

Tadi malam saya mengalami kejadian yang sama. Pagi saya eksperimen membuat Facebook Ads. Setup pembayaran dengan kartu kredit. Selesai. Tiba-tiba malamnya saya dapat notifikasi jika penayangan iklannya di-suspend. Akun saya di Ads Manager pun di suspend. Lagi-lagi, mereka curiga karena katanya ada “unusual activity”. Dalam pertanyaan yang diajukan beberapa menyebutkan soal lokasi saya saat transaksi.

Saya pernah membeli sebuah barang dari eBay. Transaksi dengan kartu kredit juga. Tetapi saat itu kebetulan saya sedang menggunakan proxy lokal. Tidak ada masalah. Semua lancar, dan barang pun dikirim dari Hongkong, saya terima di Indonesia.

Ini membuat saya berkesimpulan, jangan-jangan memang sebagian besar sistem pembayaran dari situs luar negri itu tidak memperbolehkan menggunakan proxy saat bertransaksi. Apalagi jika proxy nya beda negara. Sepertinya mereka akan menganggap lokasi transaksi dan alamat kita sebenarnya berbeda jauh. Akhirnya dicurigai.

Tapi ini agak aneh juga. Jika benar yang dipermasalahkan adalah lokasinya, bagaimana jika saya transaksi pembayaran online saat saya memang sedang di luar negri. Apakah bakal dicurigai juga?

on 02 Apr 2015 01:24 AM

30 Mar 2015

Hosting Luar Negri

Jadi tiba-tiba satu blog lain yang saya manage kena suspend. Gak ada email gak ada notifikasi. Tiba-tiba saya mau post tulisan keluar pesan account di-suspend. Ini hosting luar negri. Inisial nya H.

Coba login ke portal billing, tidak bisa lagi. Coba submit ticket untuk nanya/complaint, gak bisa login juga. Aneh. Akhirnya masuk ke fitur chat support. Entah kenapa di sini bisa login.

Ternyata kata supportnya, harusnya ada email yang masuk. Akhirnya dia proses di sana agar dikirim ulang. Barulah saya terima emailnya.

Kata emailnya, account saya harus diverifikasi terlebih dahulu. Minta kirim scan ID resmi. Langsung saya kirim. Malamnya saya cek email dapat reply, dia bilang sepertinya waktu register saya via VPN / Data Center lain. Peraturan mereka gak boleh registrasi kalau via VPN / Data Center lain. Betul memang, waktu mendaftar saya sedang menggunakan proxy yang berada di luar negri. Ini karena tuntutan pekerjaan.

Anehnya, waktu registrasi, pembayaran via PayPal, dll tidak ada masalah. Kalau emang gak boleh ya kenapa gak dari awal aja sih ditolak. Ini webnya udah jalan hampir semingguan, tiba-tiba di-suspend. Dan sebelnya, data di hosting itu tidak bisa saya backup lagi. Dikonfirmasi dari team supportnya.

Satu-satunya jalan adalah saya register lagi sebagai member baru. Data hosting lama saya akan dibackup oleh mereka. Setelah saya register baru, nanti bisa saya restore backupnya. Tapi entah gimana cara backupnya, gimana cara ngambil backupnya dll belum jelas.

Terlanjur kesal, ya sudahlah saya cari hosting lain aja. Kata si H ini dana saya akan di-refund. Entahlah. Udah gak peduli lagi. Saya pikir untuk cari hosting lokal ajalah, yang sepertinya tidak bakal seribet ini. Saya relakan saja data saya hilang.

Hosting Lokal

Di salam satu forum chat, saya sempat membaca tentang sejarah salah satu penyedia hosting lokal, inisialnya C. Tidak tanggung-tanggung yang cerita adalah pendirinya langsung.

Katanya, awalnya dia survey. Dia niat pura-pura jadi pelanggan lalu mengontak tim support beberapa hosting lokal yang sudah terkenal. Disebutkan beberapa inisialnya. Saya tahu semuanya, memang inilah hosting yang populer di Indonesia. Saya pernah jadi pelanggan dari 2 hosting yang disebutkannya. Bahkan saya masih jadi pelanggan di salah satu dari 2 hosting itu hingga saat ini.

Menurut pendiri hosting C ini, dari hasil tes nya, semuanya tidak responsif. Harga mahal, tapi support tidak cepat. Ngaku punya tim support banyak, padahal paling cuma 1-2 orang. Kurang lebih begitu ceritanya. Intinya supportnya gak bagus.

Berangkat dari situlah maka dia mendirikan hosting C ini. Dia ingin membangun hosting yang supportnya bagus. Emergency atau tidak, tim supportnya harus responsif. Akhirnya beberapa situs lokal yang cukup populer menggunakan layanan mereka. Testimoni mereka pun menyatakan mereka puas dengan layanannya.

Ok, tak mau terulang dengan H yang prasyaratnya baru ketahuan belakangan, saya mengunjungi hosting C ini. Males lah untuk baca-baca dokumentasinya. Saya urgent mau segera buat ulang blog saya. Karena urgent, tentu pilihan utama adalah telpon dong ya. Ya sudah saya telpon saja nomor yang tertera di situs C.

Iya ini memang Sabtu malam jam 11-an. Tapi mengingat cerita si pendiri C tadi, sepertinya dia sangat menjual betapa hebatnya support di C ini. Harapan saya mereka tetap responsif di jam seperti ini.

Hasilnya? 5 kali saya telpon bolak – balik, jawabannya sama, operator sedang sibuk.

Saya tanya via Twitter, cepet sih dibalas. Cuma balasannya adalah diminta bikin tiket. Gimana caranya mau bikin tiket kalau belum jadi user? -_-

Akhirnya saya nekat saja, coba jadi user. Ya, 50rb sih modalnya. Registrasi, bayar, done. Loadnya kenceng sih. Mungkin karena lokal servernya.

Setelah setup sedikit sana-sini, dan coba step yang paling sederhana, install WordPress. Di Control Panelnya sudah disediakan menunya. Setelah isi form, next.., next. Error. “MySQL Extension is not loaded” katanya. Aneh. Padahal kalau dicek dari Phpinfo() sih ada.

Ya sudah, pakai cara oldschool. Upload file wordpress.tar.gz ke server via File Management di Control Panel. Selesai upload, saya centang nama filenya, pilih menu “extract compressed file”. Gagal. Ternyata mereka gak support tar.gz. Saya harus upload ulang lagi versi .zip nya. Baru bisa.

Belakangan saya ketahui kalau SSH juga tidak disupport, begitu juga WebDav. Dan yang paling nyebelin, bandwith internasionalnya kecil banget. Ngett..ngett..

Saya install plugin wordpress via backend, loadnya putus-putus mulu. Padahal plugin-plugin WordPress biasanya kecil-kecil loh. Paling 1-2MB.

Saya makin yakin ketika coba validasi salah satu URL dari blog saya disitu ke Twitter Card. Twitter gagal terus meload content dari blog itu. Padahal saya test URL situs-situs lain (yang di-host di lokal), tidak ada masalah. Saya sempat test juga URL salah satu situs yang saya tahu di-host di hosting C ini. Hasilnya sama. Twitter gagal fetch konten.

Dan terkonfirmasi akhirnya oleh pendirinya. Kalau layanan hostingnya memang bandwith internasionalnya kecil. Kalau mau yang gede pakai yang layanan VM. Lah.., baru bilang. Di webnya saya cari-cari infonya enggak ada.

Ahh.. nasib.

Rekap

Saya punya pengalaman menjadi pelanggan di 5 hosting lokal yang cukup populer. M, Q, Id, Ig dan C tadi. Sejauh ini, di semuanya saya punya pengalaman buruk:

M: SSH enabled. Tetapi setelah login SSH, kita gak bisa ‘ls’. Permission denied. Loh? Saya bingung. Emang saya di direktori apa, kok gak boleh ‘ls’. Saya coba ‘pwd’, permission denied juga. Akhirnya saya nebak-nebak path direktori saya itu dimana. Sampai akhirnya ketemu path $HOME saya. Baru bisa ‘ls’. Saya testi soal ini di sebuah milis, dan ternyata owner hosting itu founder milis ini. Tapi saya ngasih testinya sekian tahun kemudian, setelah menutup akun di sana.

Q: Pernah interaksi sama tim supportnya. Cara ngejawabnya gak profesional. Dan pernah juga tiba-tiba domain saya gak diperpanjang aja gitu. Jatuh tempo gak ada kabar, gak ada email. Lucunya untuk billing hostingnya tetap normal. Padahal saya pesan sepaket. Gara-gara insiden ini sekarang jatuh tempo domain dan hostingnya jadi beda tanggal. Bikin ribet. Iya.., saya masih pakai juga sih hosting ini sampai sekarang, udah 7 tahun loh. Dan barusan dapat email dari mereka judulnya “[domain saya] akan expired dalam 00/00/0000 Hari“. -__-

Id: Yang register sebenarnya saudara saya. Saya ikut manage. Pernah suatu hari tiba-tiba webnya mati. Lama diusut akhirnya pihak hosting bilang kalau servernya kebakar. Gak ada backup. Hilanglah sudah website dan isi-isinya. Sementara backup yang kami punya data 6 bulan yang lalu. Kompensasi? Kata saudara saya sih cuma maaf aja. Hoo my..

Ig: Ini katanya hosting premium. SMA saya dulu milih host disitu. Sebagai alumni saya dimintai tolong bantu karena error terus. Ternyata? Module MySQL nya belum di-load di PHP.INI nya. 3 bulan error gak jelas, ternyata karena ini. Hosting bayar dimuka untuk 1 tahun, tapi baru bisa jalan di bulan ke-4 karena mereka lupa load MySQL nya di konfigurasi PHP. Iya, ini hosting premium loh katanya.

C: Yang tadi di atas.

Jadi, sejujurnya sampai sekarang saya selalu bingung setiap ada yang minta rekomendasi ke saya, hosting yang bagus (yang lokal) di mana ya? Ada yang bisa bantu?

on 30 Mar 2015 02:04 AM

29 Mar 2015

Tagihan tahunan

Fajran Iman Rusadi

Sekarang sudah bulan Maret dan ini artinya amplop hijau dari Gemeente alias pemerintah daerah dan amplop putih/biru dari Waternet akan datang! Amplop2 ini berisi Acceptgiro alias formulir pembayaran terkait bbrp hal xD Barhubung jumlahnya cukup signifikan, mari kita sekalian lihat dan catat apa aja sih yang ditagih.

Amplop pertama datang dari Gemeente. Dari sekian banyak hal yang bisa ditagih, yang sekarang relevan untuk saya adalah yang berikut ini. Oya angka2 ini bisa berubah tiap tahunnya dan yang saya pakai ini adalah untuk tahun 2015.

  • Onroerende-zaakbelastingen (OZB) alias pajak bangunan. Jumlahnya itu sekian persen (tepatnya 0,06228%) dari nilai properti yang (sepertinya) dihitung/ditentukan dari Gemeente. Jadi andai nilai rumah adalah 100 ribu euro, maka yang bakal ditagih adalah sekitar €63.

    Fun fact: di Amsterdam sini status tanah itu nyewa! Jadi kalau kita beli rumah, ya itu cuma tuk bangunannya aja. Si tanah tetep dimiliki oleh Gemeente (kayanya sih). Tiap daerah punya aturan sendiri termasuk yang status tanahnya adalah hak milik juga.

  • Afvalstoffenheffing yaitu uang kebersihan. Besarnya tergantung jumlah orang yang tinggal di sebuah alamat dan uniknya pilihannya cuma dua yaitu sendiri atau lebih dari satu orang xD Tuk tahun 2015 ini, si Gemeente bakal nagih €240 tuk satu orang dan €320 jika ada lebih dari satu orang.

  • Rioolheffing untuk saluran pembuangan. Besarnya dipukul rata sama semua yaitu sebesar €149.41.

Contoh hal lain yang bisa ditagih tapi gak relevan tuk saya itu pajak anjing. Jadi tiap orang yang memelihara anjing bakal harus bayar sekian euro.

Selain si Gemeente, Waternet yang ngurusin segala hal yang terkait dengan air juga punya tagihan tahunan. Ada dua/tiga hal yang ditagih oleh Waternet:

  • Watersysteemheffing atau pajak air. Besar tagihannya akan disesuaikan dengan properti/tanah yang kita punya. Tuk pemilik bangunan, sama seperti pajak bangunan di atas, besarnya akan dihitung berdasar nilai bangunan sebanyak 0,017089%.

  • Zuiveringsheffing atau Verontreinigingsheffing tergantung kondisi koneksi bangunan dengan saluran pembuangan. Komponen tagihan ini dipakai untuk pemurnian air yang “tercemar” oleh penghuni bangunan xD Besarnya dihitung berdasar jumlah pencemar, alias jumlah orang. Kalau cuma satu orang, akan dikenai tagihan sebesar 1 unit dan kalau ada dua atau lebih, tagihan akan datang untuk 3 unit pencemar. Tahun 2015 ini, ongkosnya adalah €53,76 per unit.

Kalau angka-angka di atas dijumlah semua, akan bikin puyeng jika mesti dibayar sekaligus. Untung aja si Gemeente (sayangnya si Waternet ngga demikian) menyediakan bbrp metode pembayaran. Dibayar sekaligus, dalam 2 kali pembayaran, atau 8 kali namun dengan tagihan otomatis. Sepertinya juga tiap bulan mesti menyisihkan sekian euro supaya gak terkaget2 setiap bulan Maret/April xD

Kalau ada yang salah2 atas penjabaran di atas, tolong kasih tau ya :D

on 29 Mar 2015 07:26 PM
Apakah Mata Lomba salah satu kelompok Teknologi di LKS SMK hanya sekedar NAMA dan tidak memperhatikan standar yang berlaku di tingkat yang lebih tinggi, Asean (ASC) atau Dunia (Worldskills)? LKS SMK Tingkat Nasional 2014 di Palembang mencoba menjawabnya seperti pada gambar di bawah ini:     Bagaimana kondisi penamaan Mata Lomba di Tingkat Provinsi? Bisa […]
on 29 Mar 2015 03:25 PM

28 Mar 2015

Kelompok Studi Linux UPN "Veteran" Yogyakarta akan mengadakan pelatihan uji keamanan jaringan pada hari Minggu, 29 Maret 2015 pukul 08.00. Pelatihan akan diselenggarakan di Lab. Multimedia Gedung Pattimura Kampus Unit II Jln. Babarsari No. 2 Yogyakarta. Akses mudah untuk ke lokasi pelatihan di Kampus Unit II ini melalui Jln. Tambak Bayan atau lewat belakang.

Indonesia BackTrack Team Yogyakarta akan memandu pelatihan ini. Tentu Anda menyiapkan Kali Linux untuk memperlancar proses pelatihan. Untuk mengikuti pelatihan ini cukup membayar Rp. 40.000. Terkait pendaftaran dapat menghubungi Rizaldi di nomor 08563919254.



on 28 Mar 2015 07:12 AM

26 Mar 2015

Setelah hampir setahun lebih menggunakan Microsoft Office 365 dalam pekerjaan sehari-hari saya cukup gembira mendengar ada alternatif open source untuk produk sejenis. Iya, memang belum rilis sih. LibreOffice akhir tahun ini akan tersedia versi online nya. Detailnya bisa dibaca disini.

Seperti halnya produk opensource lainnya, saya sering bingung siapa client enterprise yang ditarget mereka untuk menggunakan produk opensource di desktop. Kalau untuk server sih sudah tidak dipertanyakan lagi, bisnisnya memang besar sekali. RedHat saja tahun kemarin mencatat kenaikan revenue hingga 16%. Sementara untuk desktop saya tidak begitu jelas.

Selain kota Munich, yang hampir seluruh instansi pemerintahnya sudah migrasi ke opensource, saya tidak tahu dimana lagi ada migrasi opensource besar-besaran di desktop. Dan inipun instansi pemerintah, bukan swasta. Hmm, ya.. bisnis dari proyek pemerintah memang gak kecil juga sih nilainya. Tetapi bisnis dengan pemerintah itu tantangannya bukan lagi dari sisi teknis. Politik, lobi-lobi, koneksi dan lain-lain seringkali masih jadi pengaruh utama.

Nah, di Indonesia saya pernah mendengar beberapa perusahaan yang menggunakan opensource di desktopnya. Tapi ini saya hanya dengar dari mulut ke mulut sih. Beberapa di antaranya: Sosro, Kompas Gramedia (tim developer di grup majalah), Viva.co.id, Detik.com. Tapi itupun tidak 100%. Dan (setahu saya) tidak satupun dari mereka menggunakan jasa dari penyedia layanan enterprise untuk opensource (untuk desktopnya).

Merebut market desktop itu sulit sekali. Bukan soal urusan teknis saja (kompatibilitas antar versi, antar distro, standar desktop, dll). Tetapi juga urusan ekosistem. Sebuah perusahaan biasanya lebih memilih menggunakan suatu platform dengan ekosistem yang sama. Jadi mencari partner untuk membantu mereka pun lebih gampang, karena satu sama lain “pasti” cocok (compatible).

7 tahun lalu, saya pernah menyinggung soal ini juga. 4 tahun lalu juga saya bahas kembali. Dan sampai hari ini, sepertinya memang divisi desktop opensource itu tetap akan menyandang gelar “alternatif”, belum sejajar sebagai “pilihan utama”. Kutipan dari tulisan 4 tahun lalu itu sepertinya masih berlaku:

“Linux will remain the king of the server world, but on the desktop front it will always be an OS for enthusiast and hackers only.”

*hacker yang dimaksud di sini adalah mereka yang hobi ngoprek.

Sayang sekali kalau beneran jadi kenyataan, karena saya pribadi masih mendukung gerakan OpenSource maupun FSF ini.

on 26 Mar 2015 06:26 AM

24 Mar 2015

Mulai pening butuh yang segar, tiba-tiba menemukan sebuah jeruk dan memakannya. Uppsss..... Ternyata saya sedang berhalusinasi sedang makan sebuah jeruk. Aslinya saya sedang install Orange Data Mining. Sebuah aplikasi visualisasi dan data analitik pada penambangan data yang dibangun menggunakan Python. Jadi Anda pun harus install Python.

Berikut langkah-langkah menginstall Orange v2.7 di Linux Mint 17.1:
1. Mengunduh Orang di http://orange.biolab.si/download/files/http://orange.biolab.si/download/files/orange-source-snapshot-hg-2015-03-24.zip
2. Ekstrak Orange, unzip orange-source-snapshot-hg-2015-03-24.zip
3. Dari ekstraksi akan menghasilkan sebuah direktori  Orange-2.7.8
4. Install kebutuhan Orange, sudo apt-get install python-numpy libqt4-opengl-dev libqt4-dev cmake qt4-qmake python-sip-dev python-qt4 python-qt4-dev
5. Mempersiapkan Orange, sudo easy_install -U Orange-2.7.8
6. Masuk ke direktori Orange-2.7.8
7. Install Orange,  python2 setup.py build && sudo python2 setup.py install

Menjalankan Orange melalui terminal dengan mengetikan perintah orange-canvas. Proses installasi berhasil, saatnya mencari dataset. Orange ini dapat berjalan diberbagai sistem operasi termasuk MS Windows dan Mac OS. Informasi lebih lengkap di http://orange.biolab.si.

on 24 Mar 2015 12:44 PM

19 Mar 2015

ONE OK ROCK and Perfume CD

ONE OK ROCK and Perfume CD

I just remembered this noon that I still have CDs that were not opened yet. Two of them was ONE OK ROCK “35xxxv” and Perfume “LEVEL3″. Those CDs had been in my backpack for a long time. Oh, well, time to rip.

There are many ways to rip CD and you can search my blog to have it. Right now I’m using Morituri. Morituri is a command line tool to rip CD using AccurateRip™ technology and CDParanoia. Two of the best tools for accurately ripping CD.

Preparations

We got two process here: getting pycdio and morituri itself. If you think you won’t need the Paranoia, then you can just jump to getting Morituri.

Getting pycdio

Morituri needs pycdio for interfacing with CDParanoia. It isn’t packaged yet in Ubuntu. We have to install it manually. This package is optional, but I want CD Paranoia!

Let’s install the alternative Python Package Installer (pip):

sudo apt-get install python-pip

Install pycdio dependencies:

sudo apt-get install python-dev libcdio-dev libiso9660-dev swig pkg-config

Alright! Let’s install pycdio:

sudo pip install pycdio

Next let’s get down with Morituri.

Getting Morituri

Install Morituri:

sudo apt-get install morituri

Now, we are ready to get the tracks.

Ripping

There are three parts of ripping the CD using Morituri. First, deciding the CD offset based on your CD drive. Second, optionally get the right MusicBrainz tags. Lastly, rip it with fire!

Getting The Right Offset

The purpose of AccurateRip™ is for determining read offset of your CD drive. You could browse their database if you confident that your CD drive is well-known.

If you have an exotic CD drive, you are not so sure, or you just getting really paranoid, you could check your hardware yourself. Get a relatively well-known CD to test and start analyzing:

rip offset find

This takes a while. It takes two turns to check the drive. I was getting bored and only manage to wait for the first pass before I canceled the execution. Besides, my CD drive is well-known. From dmesg, I got this:

$ dmesg | grep DVD
[    2.400198] ata5.00: ATAPI: HL-DT-ST DVDRAM GH40F, MG01, max UDMA/100
[    2.510952] scsi 4:0:0:0: CD-ROM            HL-DT-ST DVDRAM GH40F     MG01 PQ: 0 ANSI: 5

I confirm from the database and from my offset searching, my CD drive has an offset of 667.

Getting The Right Song Title

You can retag it if you want. But, to get the right title, I suggest to browse MusicBrainz database to find out the right title. If your CD is popular enough, it would have many names.

For example, my Perfume CD, LEVEL3, had 17 names. I picked the CD version. I got its ID by getting the serial number in its URL. It was 92d793f1-316a-4d66-ab1e-b9660d2682f7.

Getting It All Together

Alright, all is well. Our preparation is complete. Let’s rip:

rip cd rip --offset 667 -R 92d793f1-316a-4d66-ab1e-b9660d2682f7 --track-template="%A/%d/%t - %a - %n" --disc-template="%A/%d/%A - %d"

I love to get the layout”Album Artist/Album Name/TrackNumber – Artist – Title”. You may have different format. Well, each to one’s own. Here’s the list taken from the man page:

Tracks are named according to the track template, filling in the variables and adding the file extension.  Variables exclusive to the track template are:

  • %t: track number
  • %a: track artist
  • %n: track title
  • %s: track sort name

Disc files (.cue, .log, .m3u) are named according to the disc template, filling in the variables and adding the file extension.  Variables for both disc and track template are:

  • %A: album artist
  • %S: album sort name
  • %d: disc title
  • %y: release year
  • %r: release type, lowercase
  • %R: Release type, normal case
  • %x: audio extension, lowercase
  • %X: audio extension, uppercase

If you got any error, try to remove the offset parameter. It seems there are many variables to disc perfect. Sometimes hidden track(s) made the offset change. May be, that’s probably just my hunch.

Oh, well, all is good. On to the next original CD.

on 19 Mar 2015 11:47 AM

Autocomplete not complete

Arif Syamsudin

Tau khan, kalo menggunakan GNU/Linux killer feature ini bisa men temen temukan di mana? YAAA!!! terminal. All hail the mighty gnome-terminal!!! Yang kita gosipin ini fitur pelengkapan-otomatis. Autocomplete. Masukkan beberapa kata, kalo perintah, aplikasi, atau apapun yang kita cari ada, maka si anu akan melengkapi.

Entah kenapa, udah berapa lama ini fitur autocomplete pada komputer yang saya gunakan di kantor ini ngga' berfungsi. Entah ketika sedang ngapain mangkanya ini fitur tetiba ngga' aktif. Walaupun merasa tidak bermasalah dengan ketidakaktifan fitur ini, tapi sewaktu-waktu jengah jugak. Hmmm.

Selidik punya selidik [0], ada setidaknya 2 (dua) hal yang menyebabkan autocomplete jadi ngga' aktif. Pertama, kita lupa buat pasang paket bash-completion. Etapi tunggu dulu, untuk yang satu ini, biasanya secara baku paket ini udah kepasang. Lha wong kalo pasca pemasangan segar autocomplete ngga' ada masalah koq. Lalu setelah saya coba cari via:
$ sudo aptitude search bash-completion
ternyata statusnya "bash-completion is already the newest version". Nah terus gimana? Menurut situs hasil selidik, kalo udah begitu, coba periksa berkas bash.bashrc.
$ sudo geany /etc/bash.bashrc
Okay, sudah dibuka? Nah silahkan cari baris yang mensuratkan baris ini:
# enable bash completion in interactive shells
# if [ -f /etc/bash_completion ] && ! shopt -oq posix; then
#  . /etc/bash_completion
# fi
Silahkan hilangkan tanda kres (#) pada bagian-bagian ini, sehingga keliatannya jadi begini:
# enable bash completion in interactive shells
if [ -f /etc/bash_completion ] && ! shopt -oq posix; then
    . /etc/bash_completion
fi
Nah, kalo udah begitu silahkan simpan berkas hasil suntingannya dan coba lagi autocomplete-nya. Insya Allah, bisa ;).

Bahan bacaan:
[0] http://askubuntu.com/questions/209778/auto-completion-does-not-work-for-sudo-apt-get-install

on 19 Mar 2015 11:10 AM

18 Mar 2015

Agak perlu tricky saat menambahkan Repo SIFT di Linux Mint 17.1. Berbeda saat menambahkan Repo BackBox terasa lebih enak. Distro ini cocok untuk Pentest dan Assessment Keamanan. Namun ada juga beberapa alat bantu untuk forensik digital. Daftar paket BackBox v4 dapat dilihat di https://launchpad.net/~backbox/+archive/ubuntu/four.

Cukup menambahkan baris deb http://ppa.launchpad.net/backbox/four/ubuntu trusty main pada /etc/apt/sources.list dan ketik sudo apt-key adv --keyserver keyserver.ubuntu.com --recv-keys 78A7ABE1 supaya installasi beberapa paket keamanan yang telah dikelola oleh BackBox dapat terunduh dengan mudah. Jangan lupa ketik sudo apt-get update && sudo apt-get install dist-upgrade. Jika ingin installasi BackBox ketik sudo apt-get install backbox-tools. Selamat Mencoba.
on 18 Mar 2015 05:30 AM

17 Mar 2015

Sebenernya ngga' tua-tua amat. Masih versi 12.04. Tiga tahun yang lalu versi ini nge-hits banget! Masih in koq sampe sekarang. Khan LTS, jadi dukungannya...7 tahun ya? Atau masih 5 tahun sich? Jadi setidaknya masih relevan dan saya rasa saat ini masih banyak dipakek koq. Kebetulan masih makek versi ini, untuk pc di kantor karena ada perangkat keras yang konfigurasinya hanya bisa bekerja di versi ini. Walhasil, memang harus bertahan pada versi ini. Suka ataupun tidak.

Lanjut. Ketika memasang AMP (baca: Apache, MySQL, PHP) untuk peladen web lokal, mau ngga' mau kita akan mendapatkan versi AMP yang diperuntukkan untuk versi distro yang bersangkutan. Semisal, kskss, untuk Ubuntu 12.04, versi PHP yang akan didapatkan via pembaruan berkala masih berkisar di versi 5.3. Apa yang terjadi ketika kita membutuhkan versi AMP yang terkini, misal PHP 5.5 untuk kebutuhan pengembangan?

Kompilasi secara manual, untuk paket yang dibutuhkan. Artinya? Ngga' sebentar. Karena kalo dah ngoprek, terutama dengan level seperti saya, pemula, pasti akan lama ngotak-ngatik-nya. Belom bacanya. Enaknya dengan Ubuntu, maaf yang saya baru tahu hanya Ubuntu, ada satu cara alternatif pemasangan paket aplikasi terbaru yang namanya PPA. Enaknya dengan PPA ini, kita bisa mendapatkan aplikasi versi terbaru tanpa tergantung pada repositori utama. Biasanya, untuk mendapatkan versi terbaru dari suatu aplikasi, kita harus menunggu aplikasi tersebut dimasukkan ke dalam repositori utama Ubuntu, dan biasanya itu makan waktu [0]. Lama. Apalagi untuk versi distro yang saya pakek. Nah, PPA mengakali hal tersebut, supaya pengguna distro versi lama bisa menikmati versi aplikasi terbaru. E tapi, lagi-lagi itu tergantung pengembang dan pemelihara PPA sich. Kalo mereka ngga' memasukkan versi distro yang kita pakek, ya...manyun :D. Back to square one, kompilasi manual dhe.

Nah, untungnya dengan apa yang saya butuhkan, ternyata ada PPA untuk meningkatkan versi AMP ke dalam versi terbaru untuk Ubuntu 12.04 [1]. Untuk menambahkan repositori PPA tersebut, silahkan masukkan perintah:
$ sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php5
lanjutkan perintah yang ditemui di dalam terminal. Ohiya, perintah tersebut dieksekusi pada terminal. Setelah pemasangan PPA berhasil, selanjutnya adalah menyegarkan repositori dengan perintah:
$ sudo apt-get update
Setelah disegarkan, langkah selanjutnya adalah memperbarui paket-paket AMP berdasarkan repositori PPA AMP yang sudah kita tambahkan, dengan memasukkan perintah:
$ sudo apt-get upgrade
sama seperti sebelumnya, silahkan ikuti perintah yang ada di dalam terminal.


Nah sekarang, bagi yang sudah pernah memasang AMP pada distro versi terbaru (sepanjang 2014-2015), yang secara jelas akan ditemui adalah untuk direktori root web, sudah tidak lagi ditempatkan di dalam /var/www. Tapi dipindahkan ke dalam /var/www/html. Untuk alasan keamanan. Itu jugak yang akan kita temui pada saat kita memperbarui versi AMP di Ubuntu 12.04. Secara otomatis, hasil pembaruan akan menambahkan direktori html. Seperti gambar di bawah:


Akhirnya, mungkin kita akan memindahkan beberapa proyek yang sudah kita mulai ke dalam direktori html. Atau, buat symlink ajah :). Tapi yang saya lakukan adalah memindahkan proyek ke dalam direktori html.

Itu baru satu hal. Bagaimana dengan akses PHPMyAdmin? Itu pun jadi bermasalah setelah melakukan pembaruan. Yang bermasalah PHPMyAdmin ya, bukan MySQL-nya. MySQL masih tetep bisa diakses via terminal. Ketika diakses via laman seperti biasanya, localhost/phpmyadmin, malah ngga' muncul. Untuk memunculkan kembali akses PHPMyAdmin setelah pembaruan [2], yang saya lakukan adalah, kita buat tautan seperti ini:
$ sudo ln -s /usr/share/phpmyadmin /var/www/html
Kenapa /var/www/html? Karena direktori root web untuk versi terbaru diarahkan ke sana, html. Setelah itu, sunting berkas apache2.conf yang ada di dalam direktori /etc/apache2/ dengan perintah:
$ sudo gedit /etc/apache2/apache2.conf
Silahkan gunakan editor teks kesukaan teman-teman. Yang saya gunakan pada perintah itu adalah gedit. Pilihan lainnya tidak terbatas, tapi yang populer adalah vim. Silahkan disesuaikan.

Setelah berkas tersebut dibuka, tambahkan baris:

include /etc/phpmyadmin/apache.conf

Setelah ditambahkan, silahkan mula-ulang apache:
$ sudo service apache2 restart
Setelah proses mula-ulang selesai, coba buka kembali laman localhost/phpmyadmin. Pada komputer yang saya gunakan, akhirnya PHPMyAdmin bisa diakses kembali via peramban :).


Bahan Bacaan:
on 17 Mar 2015 12:27 PM

16 Mar 2015

Sudah lama akhirnya ada pembaruan tentang bagaimana konfigurasi SLiMS pada GNU/Linux. Salah satu yang menurut saya penting adalah bagaimana SLiMS bisa melakukan impor berkas MARC ke dalam pangkalan data SLiMS, sehingga pustakawan dapat dengan mudah melakukan penyalinan katalog.

Berdasarkan tulisan sebelumnya [0], kita bisa dengan mudah mengaktifkan fitur tersebut dengan memasukkan perintah yang ada. Namun, ada beberapa perubahan seiring dengan semakin berkembangnya sistem operasi GNU/Linux. Koreksi saya jika salah.

Pada perintah sebelumnya, perintah-perintah tersebut adalah:

sudo pear install channel://pear.php.net/structures_linkedlist-0.2.2

sudo pear install channel://pear.php.net/file_marc-0.7.1

Nah, ternyata dengan menggunakan sistem operasi GNU/Linux yang saya gunakan sekarang, yaitu Ubuntu Gnome 14.04, perintah-perintah tersebut tidak dapat berjalan dengan baik. Salah satu pesan galat yang saya terima ketika menjalankan perintah yang pertama adalah:

Package "structures_linkedlist" does not have REST info xml available
install failed

Wakwaw!!! Akhirnya, setelah melakukan penerawangan [1] dan mencoba berdasarkan insting, hahay, akhirnya bisa juga masang paket-paket yang dibutuhin. Perintah yang saya gunakan:

sudo pear install structures_linkedlist-0.2.2

sudo pear install file_marc-1.1.1

LANCAR!!! Akhirnya dengan memasang berkas-berkas tersebut, fungsi impor MARC berhasil diaktifkan :D. Eh...koq itu versi file_marc-nya beda sama yang pertama? Iya, setelah dilihat pada situs http://pear.php.net, ternyata berkas file_marc sudah terbarui. Tapi untuk berkas structures_linkedlist versi stabilnya masih versi dengan nomor yang sama. Akhirnya, itulah yang saya gunakan :).

Demikian, semoga bermanfaat.


Bahan bacaan:
[0] http://buitenzorg812.blogspot.com/2013/05/mengaktifkan-fitur-import-marc-di-slims.html
[1] http://stackoverflow.com/questions/19804850/how-do-i-solve-this-php-pear-error-install-pear-on-fedora
on 16 Mar 2015 05:03 PM

One Plus One

Jan Peter

Saya kehilangan LG G2 saya sehingga saya tak lagi bisa mengoprek perangkat tersebut. Saya memutuskan untuk mencoba perangkat legendaris, One Plus One (OPO). Perangkat ini murah, tetapi spesifikasi seperti G3 dan Note 4. Hanya saja, dia seperti GMail masa Beta, Anda takkan bisa memesan langsung tanpa undangan.

Setelah mengemis meminta bantuan undangan di media sosial, rekan saya memberitahukan tentang program Lazada. Akhirnya, saya mendaftarkan diri di forum One Plus dan langsung mendapatkan 1 undangan yang hanya berlaku 48 jam. Kejam nian! Ah, bulan ini saya terpaksa mengencangkan ikat pinggang.

Saya baca banyak tulisan, terutama program 4 Maret 2015 Lazada yang membuka pemesanan One Plus One selama sejam. Mereka bilang perangkat ini bisa sampai sangat lama. Hitungannya minimal 2 minggu. Untungnya saya, dalam tiga hari perangkat ini telah ada di tangan saya. Terima kasih, Tuhan.

Kesan Pertama

Nanti saya coba unggah hasil video membuka bungkusan. Saya terkesan dengan pemaketan One Plus One. Isi dari paket yang datang, antara lain:

  • Telepon OPO
  • Pengisi daya 2100 mA, kabelnya bisa dicopot untuk penhubung USB.
  • Satu tempat tambahan untuk Nano SIM (kartu SIM nano).
  • Satu pin pembuka tempat USIM (kartu SIM mikro).

Tempat USIM menyatu dengan perangkat, sehingga sekilas tidak terlihat. Sungguh luar biasa disain OPO. Saya pikir sulit, tetapi ternyata hanya mencolokkan pin pembuka maka tempat USIM terpental keluar.

Kulit OPO seperti bahan teflon, kasar dan lengket. Di satu sisi, lapisan ini membuat OPO tidak gampang terlepas dari tangan. Tapi, saya pikir bakal itu juga yang membuat OPO gampang kotor. Ternyata, setelah tak sengaja membuat kotor, kotoran dapat mudah dibersihkan.

Yang saya tak duga, OPO menghasilkan foto yang cukup tajam. Wow, sayangnya saya tidak suka selfie.

Test capturing monitor What better to test details but a naked motherboard?

Silakan klik sendiri untuk gambar aslinya.

Pindah ROM

Seperti motto dari OPO, saya tidak suka ROM pabrikan. Terutama, saya tidak suka ROM pabrikan OPO. Berikut alasan saya:

  • ROM dibuat dari CyanogenMOD 11s, masih KitKat.
  • WhatsApp mengenali OPO sebagai ROM Kustom.
  • Semenjak saya mengaktifkan ART, tampilan saya sering tidak mau menyala. Sepertinya ada galat pada sensor proksimitas. Lagipula, sepertinya OPO CM11s tidak kompatibel sehingga kembali ke Dalvik.

Kalau saya baca, kemungkinan bulan depan akan muncul versi resmi ROM OPO yang Lollipop. OPO menyebutnya Oxygen OS. Kalau lihat dari komposisi timnya, sepertinya Oxygen OS akan dibuat dari Paranoid Android. Kita lihat saja nanti, tetapi sebelum itu, saya mau pasang yang lain.

Buat Salinan Data Anda!

Proses membuka kunci bakal menghapus data di Internal Storage. Simpan data Anda terlebih dahulu! Serius!

Bahan-bahan

Sebelum memulai, silakan unduh bahan-bahan berikut.

Saya sengaja memberi 2 jenis tautan. Halaman yang berisi daftar ROM dan ROM versi langsung. Saya menyarankan agar memilih halaman daftar ROM dan memilih versi baru. Biasanya lebih stabil.

Selain TWRP, semua ZIP unduh ke OPO. TWRP membutuhkan cara khusus untuk masuk.

Buka Kunci OPO

Sebelum lanjut, pastikan bahwa perkakas fastboot maupun ADB dapat mengakses perangkat Anda.

ROM CM Recovery tidak dapat dipakai untuk memasang ROM berbeda. Saya harus memasang TWRP untuk itu. Saya mendapatkan cara memasangnya dari sebuah trit di Forum OPO.

Masuk ke dalam Fastboot

  1. Matikan OPO. Jangan hubungkan kabel USB.
  2. Tekan tombol Volume Naik + Daya untuk masuk ke modus Fastboot.
  3. Setelah masuk ke Fastboot, hubungkan OPO ke komputer dengan kabel USB.

PERHATIAN! PROSEDUR SETELAH INI AKAN MENGHAPUS SEMUA (FACTORY RESET). PASTIKAN ANDA SUDAH MENYELAMATKAN DATA ANDA! KEHILANGAN DATA SALAH SENDIRI.

Buka kuncian OPO:

fastboot oem unlock

Masuk ulang ke OPO:

fastboot reboot

Karena proses ini melakukan factory reset, pastikan kembali bahwa perkakas fastboot maupun ADB dapat mengakses perangkat Anda. Aktifkan kembali USB Debugging.

Non-aktifkan proteksi CM Recovery. Caranya:

  1. Masuk ke Setelan => Opsi pengembang
  2. Hapus tanda centang/non-aktifkan Update Cyanogen recovery

Selanjutnya, pasang TWRP

Memasang TWRP

Masuk kembali ke Fastboot dan pasang TWRP di mode tersebut:

fastboot flash recovery openrecovery-twrp-2.8.5.1-bacon.img

Selanjutnya, masuk ke TWRP:

fastboot reboot recovery

Di dalam TWRP inilah nantinya kita memasang sistem kita.

Pasang ROM

Pertama-tama, hapus tembolok, sistem, dan data. Seperti biasa:

Wipe => Advanced Wipe => Pilih Dalvik Cache, System, Data, Cache => Swipe to Wipe

Dua partisi, Internal Storage dan USB-OTG tidak dipilih.

Selanjutnya, kembali ke menu utama. Pilih Install. Pasang ROM dengan urutan:

  1. cm-12-20150312-ROBBIEL811-SM4.8-bacon.zip
  2. Slim_mini_gapps.BETA.5.0.x.build.0.x-20150313.zip
  3. bacon_firmware_update_2015_01_29.zip
  4. UPDATE-SuperSU-v2.46.zip

Setelah itu, nyalakan ulang OPO untuk masuk ke sistem yang baru.

Selesai.

CM12 build by Robbiel811

CM12 build by Robbiel811

Referensi

on 16 Mar 2015 02:13 PM

Saya rasa ada di suatu entri di blog ini. Tapi, saya membuat tulisan ini agar lebih jelas.

Aturan UDEV Android

Agar Android dapat dikenali, pasang aturan UDEV untuk Android. Baik systemd maupun sysvinit dapat menikmati ini.

Unduh berkas aturan dan taruh ke direktori aturan UDEV.

sudo wget https://raw.githubusercontent.com/M0Rf30/android-udev-rules/master/51-android.rules -O /etc/udev/rules.d/51-android.rules

Muat ulang UDEV.

sudo /etc/init.d/udev restart

Selanjutnya aktifkan modus USB Debugging.

USB Debugging

Aktifkan USB DEBUG pada menu Pengembang. Caranya:

  1. Masuk ke Setelan => Tentang ponsel
  2. Tap beberapa kali pada Nomor bentukan
  3. OPO akan memberitahukan Anda kalau Anda sudah masuk ke menu pengembang.
  4. Keluar dari menu Tentang ponsel dan masuk ke menu Opsi pengembang
  5. Aktifkan Android Debugging
  6. Hubungkan komputer ke OPO dengan kabel USB. Lalu izinkan debugging USB.
    ADB enable access from PC

    ADB enable access from PC

Selesai.

Contoh Kalau Berhasil

Kalau berhasil, Anda bisa lakukan ini pada mode Recovery atau Normal:

$ adb devices
List of devices attached 
4aea6b78        device

Saat telepon Anda dapat masuk ke dalam mode Fastboot, maka yang terdeteksi adalah sebagai berikut:

$ fastboot devices
4aea6b78        fastboot

Selesai.

on 16 Mar 2015 11:55 AM

Ini adalah Yakuake versi yang belum dirilis dan berjalan pada sistem yang belum rilis pula, Kubuntu 14.10. Saya cuma mau menulis catatan saja. Itu sebabnya, saya tidak akan menulis dengan lengkap.

Pagi ini Yakuake saya rusak. Penyebabnya adalah Yakuake masih menggunakan Konsole dari KDE4, sedangkan Kubuntu telah mengganti dengan KF5 (nama resmi KDE5 adalah KF5). Ya, sudah, saya pun mencari kode sumber untuk dapat memasang Yakuake.

Saya mesti memasang:

 

sudo apt-get install extra-cmake-module libkf5notifyconfig-dev libkf5newstuff-dev libkf5parts-dev libqt5x11extras5-dev

Selanjutnya saya mengambil Yakuake dari cabang GIT untuk KF5:

git clone git://anongit.kde.org/yakuake.git -b frameworks

Ciptakan direktori untuk kompilasi dan masuk ke sana.

mkdir yakuake/bangun && cd yakuake/bangun

cmake ../     -DCMAKE_BUILD_TYPE=Release     -DCMAKE_INSTALL_PREFIX=/usr     -DLIB_INSTALL_DIR=lib     -DKDE_INSTALL_USE_QT_SYS_PATHS=ON     -DSYSCONF_INSTALL_DIR=/etc
make -j3
sudo make install

Selesai.

Referensi

on 16 Mar 2015 09:46 AM

13 Mar 2015

PT K-24 Indonesia merupakan salah satu waralaba apotik yang melayani penjualan obat 24 jam nonstop dan telah buka dibeberapa kota di Indonesia. Perusahaan yang berbasis di Yogyakarta ini membuka kesempatan kepada Anda yang memiliki kemampuan Linux.

Posisi yang dibuka adalah Linux System Engineer dengan persyaratan sebagai berikut:
a. Bachelor degree in Information Technology
b. Age between 25 – 30
c. Able to work in team or individual
d. Willing to be placed in Jogjakarta
e. Essential Skills :
- Linux - Centos would be great
- Tomcat
- AWS or similar technologies
- Shell scripting
- Ruby
- Apache
- nginX, Varnish
- CVS, SVN and Git
- load balancing - See more at: http://www.apotek-k24.com/peluangKarir/linux-system-engineer#sthash.fo1Dyg1K.dpuf
1. Lulusan S1 Teknologi Informasi dan serumpun
2. Umur 28 s.d. 30 tahun
3. Mampu bekerja secara tim maupun individu
4. Bersedia ditempatkan di Yogyakarta
5. Memahami Linux distro Centos lebih baik
6. Memahami Tomcat
7. Memahami teknologi AWS atau sejenisnya
8. Memahami Shell scripting
9. Memahami Ruby
10. Memahami Apache, Nginx, Varnish
11. Memahami CVS, SVN dan Git
12. Memahami load balancing


Surat lamaran dan curriculum vitae dapat dikirimkan melalui surel hrd.yogyakarta@k24.co.id dengan mencantumkan kode posisi LX/WEB pada
LX/WEB
subyek. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di http://www.apotek-k24.com/peluangKarir/linux-system-engineer.

Selain itu ada posisi sebagai Network Engineer yang juga mensyaratkan Linux, http://www.apotek-k24.com/peluangKarir/network-engineer.
hrd.yogyakarta@k24.co.id
a. Bachelor degree in Information Technology
b. Age between 25 – 30
c. Able to work in team or individual
d. Willing to be placed in Jogjakarta
e. Essential Skills :
- Linux - Centos would be great
- Tomcat
- AWS or similar technologies
- Shell scripting
- Ruby
- Apache
- nginX, Varnish
- CVS, SVN and Git
- load balancing - See more at: http://www.apotek-k24.com/peluangKarir/linux-system-engineer#sthash.fo1Dyg1K.dpuf
on 13 Mar 2015 06:37 AM

12 Mar 2015

Upgrading server from Apache HTTPd (Apache2) 2.2 to 2.4 has its bumps here and there. One of them is ACL. If you encounter denied access and on error log encounter this:

AH01630: client denied by server configuration

It probably means you had this in your config:

Order allow,deny
Allow from all

Those two lines must be changed into

Require all granted

Done.

Reference

on 12 Mar 2015 02:10 AM

05 Mar 2015


Apps Design Details  :
Pomodoro is an online platform for delivering pizza’s directly at your home. The business will operate only locally, in Albania, eastern Europe. Clients can choose to order pizza’s from the menu, or build their own pizza. Also, they will have the ability to remake a previous order, and get it delivered directly in their homes.

Source design : http://fav.me/d8kd7cu
on 05 Mar 2015 09:32 PM

04 Mar 2015

Paket Modem + Data dari Telkomsel

Melihat gambar di atas, paket MODIS 8 dengan modem Huawei E3131 bisa jalan dan dipasang dengan lancar pada Windows, Mac dan Android. Bahkan fitur wifi nya pun dengan mudah diaktifkan hanya dengan klik-klik. Namun bagaimana dengan pengguna Ubuntu?

Salah satu netbook yang pernah saya install ubuntu masih menggunakan 11.04 yang kemudian harus bisa menggunakan modem ini. Dan dengan petunjuk yang disediakan di halaman http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Deteksi_USB_Modem ternyata masih belum cukup. Kesulitannya adalah karena modem ini lebih dibaca sebagai media penyimpan daripada sebagai modem.

Berbagai cara yang ada pada hasil pencarian google, Alhamdulillah akhirnya berhasil pada link ini https://answers.launchpad.net/ubuntu/+question/255627 dan modem pun aktif dengan normal.

Tampilan desktop
Langkah-langkah,

  1. Buka Terminal
  2. Lakukan perintah di nomor selanjutnya
  3. cd ~/Downloads
  4. wget http://za.archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/main/u/usb-modeswitch/usb-modeswitch_2.2.0+repack0-2ubuntu1_i386.deb
  5. wget http://za.archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/main/u/usb-modeswitch-data/usb-modeswitch-data_20140529-1_all.deb
  6. sudo dpkg -i usb-modeswitch_2.2.0+repack0-2ubuntu1_i386.deb usb-modeswitch-data_20140529-1_all.deb
  7. lsusb
  8. lihat apakah kalimat ada seperti ini "Bus 001 Device 006: ID 12d1:15ca Huawei Technologies Co., Ltd."
  9. Jika Ya, lanjut ...
  10. sudo usb_modeswitch -W -I -v 12d1 -p 15ca -M 55534243123456780000000000000011062000000101000100000000000000
  11. lsusb
  12. Apakah telah berubah seperti ini "Bus 001 Device 006: ID 12d1:1506 Huawei Technologies Co., Ltd."
  13. Jika Ya, lanjut ...
  14. sudo modprobe usbserial vendor=0x12d1 product=0x1506
  15. Silahkan tunggu beberapa saat dan lihat ke applet network seperti pada gambar di atas.
  16. Selamat berselancar.
Bagaimana agar saat setelah reboot semua perintah itu tidak perlu dilakukan dan bagaimana membagi internetnya via wifi ? ;)

on 04 Mar 2015 06:36 PM

sumber : http://raditeputut.deviantart.com/art/Pastel-Flat-Icons-Themes-517760264

on 04 Mar 2015 01:16 PM

03 Mar 2015

Ada berbagai spam yang terkirim ke beberapa email client dan saya, salah satunya adalah spam tentang tawaran pekerjaan. Informasi tentang spam ini pernah di buat oleh dynamoo di blog nya.

Tipikan dari spam ini adalah:

  1. Pengirim adalah kita sendiri
  2. Melakukan penawaran pekerjaan yang menyuruh kita untuk membalas ke email lain

Contoh:

From: saya
To: saya
Subject: Penawaran terbaik
Date: 2 Mar 2015 20:52:48 +0600
Message-ID: <002301d054fc$03b3d226$2da20587$@udienz.web.id>
MIME-Version: 1.0
Content-Type: text/plain;
        charset="windows-1252"
Content-Transfer-Encoding: 8bit
X-Mailer: Microsoft Outlook 14.0
Thread-Index: Ac0fi9o9dj7c55fh0fi9o9dj7c55fh==
Content-Language: en

Perhatian!
Perusahaan internasional membutuhkan karyawan di Indonesia!
Kita membutuhkan orang dengan keterampilan organisasi, pengetahuan tentang Internet, Office.

ika Anda adalah orang yang keputusan dan tahu bagaimana bekerja dalam sebuah tim,
Anda adalah seorang pekerja yang handal dan penuh keinginan untuk sukses - kami membutuhkan Anda.

Pekerjaan yang stabil dan penghasilan yang layak dijamin.
Silakan jika Anda tertarik pada lowongan ini, silahkan kirim informasi kontak Anda:
Nama Depan:
negara:
kota:
E-mail:

Kontak kami: alexandre@idhomejob.com

 

Jangan sekali kali membalas email tersebut! Untuk mengatasinya saya menyarankan untuk:

  • Jika anda mempunyai kuasa atas domain anda maka mohon menambahkan SPF dan DMARC record. Tujunya adalah membantu email server dalam mengidentifikasi bahwa email yang datang/pergi memang benar-benar dari network/system kita.
  • Dalam DMARC record perlu di tambahkan opsi agar selalu menggunakan kunci DKIM.
  • Melakukan optimasi spamassassin.

Untuk petunjuk melakukan pemasangan SPKF, DKIM dan DMARC silakan merujuk ke blog Bapak Vavai berikut. Dalam domain saya yaitu udienz.web.id dan mahyudd.in sudah terpasang SPF dan DKIM yang berguna untuk menangkal phising dan sproffing email tersebut. Berikut adalah tangkapan layar spam yang sempat terjaring oleh Gmail.

11044631_10153169266213281_6392055027775203511_n

Untuk spamassassin saya menggunakan rules sebagai berikut yang sudah saya push ke github:

## Fake Job Offer
rawbody UDIENZ_FAKEJOB /\@((id|uk|eur|euro)homejob|(g|usa)bearn|globbalpresence|comercioes|easy4edu).com|recognizettrauma.net/
describe UDIENZ_FAKEJOB Fakejob offer See: http://blog.dynamoo.com/2015/03/fake-job-offer-ukhomejobcom-and-many.html
score UDIENZ_FAKEJOB 20

Sekali lagi, jangan pernah membalas email tersebut!

UPDATE, berikut adalah daftar domain yang digunakan:

  • globbalpresence.com
  • recognizettrauma.net
  • gbearn.com
  • comercioes.com
  • eurohomejob.com
  • fastestrades.com
  • usaearns.com
  • idhomejob.com
  • ukhomejob.com
  • eurhomejob.com
on 03 Mar 2015 08:28 AM

26 Feb 2015

vagrant box di buaya

Mahyuddin Susanto

Pada saat ini buaya.klas.or.id telah menyediakan box untuk vagrant [0] dengan provider virtualbox. Hingga detik ini, beberapa distro yang didukung adalah Centos 5/6/7, Debian 7, OpenSUSE, Ubuntu, Lubuntu dan FreeBSD.

Untuk mengunduh box, dapat dilihat pada halaman berikut:
http://vagrant.klas.or.id/box/current/

Untuk kode sumber builder dapat ditemukan pada halaman github berikut:
https://github.com/udienz/packer

Contoh penggunaan;

mkdir debian-7.8.0-amd64
vagrant box add --provider virtualbox debian-7.8.0-amd64 http://vagrant.klas.or.id/box/current/virtualbox-debian-7.8.0-amd64.box
vagrant init debian-7.8.0-amd64
vagrant up

atau;

mkdir debian7-amd64
vagrant init buaya/debian7-amd64
vagrant up

untuk melihat shorturl vagrant buaya pada atlas dapat merujuk pada url berikut [2]

Tentang Vagrant

Vagrant adalah sebuah program yang memanfaatkan teknologi Mesin Virtual yang memungkinkan kita untuk membuat lingkungan development software secara portable, mudah di duplikasi, konsisten, sehingga proses pengembangan lebih fleksibel.

Jika menemukan bug, atau usulan improvisasi mohon melaporkan pada github.

Terimakasih


[0] https://www.vagrantup.com/
[1] https://www.virtualbox.org/
[2] https://atlas.hashicorp.com/boxes/search?provider=virtualbox&q=buaya

on 26 Feb 2015 09:15 AM

24 Feb 2015

FTI Festival 2015

Arif Syamsudin

http://fti Festival 2015

Kegiatan ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Informasi Universitas YARSI. Acara ini terbuka untuk umum, yang akan diisi dengan seminar, open house, banyak perlombaan dan pelatihan.

Bagi yang tertarik untuk ikut serta dalam kegiatan ini, silahkan kunjungi situs http://fti2.yarsi.ac.id atau cukup dengan meng-klik gambar di atas.

AYO, RAMAIKAN FTI FESTIVAL 2015!!!
on 24 Feb 2015 03:38 PM

03 Feb 2015

Fix permission /dev/kvm

Mahyuddin Susanto

Problem ini sangat umum ketika kita memasang qemu-kvm, contohnya ketika akan melakukan pembuatan mesin virtual dengan cara berikut:

/usr/bin/qemu-system-x86_64 -netdev user,id=user.0,hostfwd=tcp::3213-:22 -device virtio-net,netdev=user.0 -drive file=output-qemu/packer-qemu.qcow2,if=virtio,cache=writeback -boot once=d -name packer-qemu -machine type=pc,accel=kvm -cdrom packer_cache/ubuntu.iso -m 512M -vnc 0.0.0.0:47
Could not access KVM kernel module: Permission denied

Atau error seperti berikut

2015 /02/03 18:33:37 packer-builder-qemu: 2015/02/03 18:33:37 Qemu stderr: Could not access KVM kernel module: Permission denied
2015/02/03 18:33:37 packer-builder-qemu: 2015/02/03 18:33:37 Qemu stderr: failed to initialize KVM: Permission denied
2015/02/03 18:33:37 ui error: ==> qemu: Error launching VM: Qemu failed to start. Please run with logs to get more info.
2015/02/03 18:33:37 ui: ==> qemu: Deleting output directory...
==> qemu: Error launching VM: Qemu failed to start. Please run with logs to get more info.
2015/02/03 18:33:37 ui error: Build 'qemu' errored: Build was halted.
2015/02/03 18:33:37 Builds completed. Waiting on interrupt barrier...

Hal ini dikarenakan ACL pada berkas /dev/kvm yang belum memasukkan user kita, contohnya:

sudo getfacl /dev/kvm
getfacl: Removing leading '/' from absolute path names
# file: dev/kvm
# owner: root
# group: kvm
user::rw-
group::rw-
other::---

Seharusnya pada kolom user ada user kita :(. Untuk mengatasinya kita perlu melakukan modifikasi ACL pada berkas /dev/kvm dengan cara:

sudo setfacl -m user:$USER:rw- /dev/kvm

contoh jika user adalah udienz:

sudo setfacl -m user:udienz:rw- /dev/kvm
sudo getfacl /dev/kvm
getfacl: Removing leading '/' from absolute path names
# file: dev/kvm
# owner: root
# group: kvm
user::rw-
user:udienz:rw-
group::rw-
mask::rw-
other::---

Silakan dicoba

Referensi:

  1. https://bbs.archlinux.org/viewtopic.php?id=69454
  2. http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1976606
  3. http://forums.debian.net/viewtopic.php?f=10&t=111711&sid=e550c9b1d0a8bec4ff430ec9f3858569&start=15
  4. http://stevedowe.me/2014/09/fix-permissions-error-with-kvm-virtual-machine-on-debian.html
on 03 Feb 2015 11:58 AM

28 Jan 2015


Saya hanya mencoba menjalankan via live CD tidak berminat untuk memasang Ubuntu sebagai pendamping OS X di MacBook Pro 11.2 ini karena seluruh kebutuhan pekerjaan sudah ada di OS X. Jika keinginan memasang Ubuntu di MacBook Pro 11.2, silahkan ikuti petunjuk tautan dibawah.

https://help.ubuntu.com/community/MacBookPro11-1/Saucy

Beberapa perangkat keras di MacBook Pro 11.2 setelah pemasangan ubuntu selesai, banyak yang belum support tapi dapat disiasati dengan beberapa konfigurasi dibawah, selain beberapa isu perangkat keras dibawah sudah bisa berjalan lancar di MacBook Pro 11.2.
  • Pemasangan Ubuntu melalui Live CD USB flash drive ( Unetbootin atau Startup Disk Creator ) 
  • Boot EFI : konfigurasi lebih lanjut, silahkan mengikuti di tautan ini 
  • AirPort Wireless BCM4360 - perlu pemasangan driver dan konfigurasi ikuti petunjuk pemasangan tautan ini, saya sarankan menggunakan koneksi modem GSM, karena tidak ada lagi LAN Port kecuali anda punya converter LAN Port ke port Thunderbolt atau port USB, yang terpenting adalah cari cara untuk terkoneksi dengan repository Ubuntu.
  • Speaker : Sudah berjalan lancar jaya, tanpa konfigurasi lagi.
  • Touchpad Multitouch : konfigurasi lebih lanjut, silahkan mengikuti  tautan ini 
  • Retina Display : konfigurasi lebih lanjut, silahkan mengikuti tautan ini.
  • Keyboard : lancar jaya perlu sedikit konfigurasi untuk mengaktifkan FN mode ikuti tautan ini.
  • Port HDMI : sudah dapat digunakan baik menampilkan gambar dan mendengarkan sound dari port HDMI.
  • iSight Camera : sudah bisa berjalan sejak ubuntu 14.10, untuk ubuntu 13.10 tidak berjalan.

Selamat mencoba hacking MacBook Pro Retina 15 :)

on 28 Jan 2015 05:29 PM

27 Jan 2015

Cerita dari Pengembang: Our Story In 1994, two programmers started working on a web browser. Our idea was to make a really fast browser, capable of running on limited hardware, keeping in mind that users are individuals with their own requirements and wishes. Opera was born. Our little piece of software gained traction, our group […]
on 27 Jan 2015 10:16 PM

26 Jan 2015

Banyak yang mengatakan usaha warnet saat ini sudah mulai redup. Dari pengalaman saya menjadi pengusaha warnet sejak tahun 2003-an, dibandingkan dengan masa lalu saat internet masih merupakan barang “mewah”, memang usaha warnet sendiri sudah turun pamor, dengan murahnya koneksi pribadi dan murahnya laptop.

Akan tetapi bukan berarti tidak ada peluang untuk mengembangkan warnet/gamecenter dengan menambah fasilitas dan usaha-usaha sambilan yang lain. Sebagai pengusaha, kita dituntut untuk jeli dalam mencari peluang untuk bertahan hidup dan beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi saat ini.

Berikut ini saya tuliskan fasilitas penunjang warnet dan usaha sambilan yang mungkin bisa kita kembangkan:

Printer dan Scanner: ini mungkin fasilitas standar, tetapi karena printer merupakan barang yang gampang rusak/trouble, kadang kita tidak cepat tanggap. Saran saya, jangan biarkan printer/scanner dalam keadaan trouble, kalau perlu sediakan printer cadangan bila printer utama trouble, sebab mungkin banyak orang yg punya laptop dan komputer pribadi atau bahkan gadget, tapi kebutuhan akan printer yang jarang dan biasanya mendesak membuat banyak orang mencari tempat ngeprint di luar daripada beli printer sendiri. Demikian juga scanner.

Jualan pulsa : ini juga fasilitas sederhana tetapi cukup membantu pemasukan, sebab, banyak pelanggan warnet yang kadang perlu isi pulsa tetapi malas untuk keluar. Cari agen pulsa all in one, yang memiliki fasilitas transfer dana di ATM dan bisa di akses melalui messenger, misalkan yahoo messenger dan lain sebagainya.

- Jualan Voucher Game : Ada banyak voucher game yang sekarang beredar, untuk voucher yang sering diminati oleh pemain, lebih baik beli langsung ke agennya, misalkan voucher gemschool, lyto dan megaxus, untuk voucher yang lainnya juga bisa dijadikan satu dengan agen voucher all in one misalkan gudangvoucher atau yang lainnya.

Jasa Pengetikan dan Terjemahan: Ini juga merupakan fasilitas tambahan yang mungkin juga standar, tetapi sering juga menambah pemasukan, biasanya merupakan tambahan bagi operator juga. Tips untuk jasa terjemahan ini, yaitu gunakan google translate :) , karena saat ini mutu terjemahan dari google translate semakin baik, cuman memang masih perlu perbaikan sedikit-sedikit.

- Jualan Flashdisk, Memory Card, Kertas, CD, Keyboard, Mouse dan aksesoris komputer lainnya.

Jasa Desain Grafis : Untuk keperluan-keperluan sederhana, misalkan buat undangan, banner sederhana dan lain sebagainya.

Mungkin masih banyak lagi usaha yang bisa dilakukan sebagai tambahan usaha warnet, tetapi saya pribadi belum pernah mencobanya misalkan jual tiket pesawat/hotel/kereta dll atau jualan voucher-voucher yang lainnya. Karena kelebihan usaha warnet adalah bisa numpang koneksi gratis.

Kunci sukses dalam usaha adalah mampu beradaptasi dengan kondisi saat ini serta perhitungan yang matang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Semoga tips diatas bisa menjadi pandangan dalam mengembangkan usaha warnet anda.


on 26 Jan 2015 10:43 PM

22 Jan 2015

Dengan munculnya Android di Smartphone, kita semakin dimanjakan dengan berbagai kemudahan utamanya dalam komunikasi. Kemudahan saat bekerja memakai laptop/pc dan bisa berkomunikasi memakai aplikasi yang sedang naik daun saat ini tetap bisa kita lakukan… salah satunya dengan WhatsApp Web Based, sehingga kita tidak perlu buka smartphone, apalagi jika smartphone sedang di charge… ;-) Visual aja […]
on 22 Jan 2015 06:29 AM

21 Jan 2015

banyak orang yang  saat memulai usaha warnet dan gamecenter bertanya-tanya,  apakah warnet dan game tersebut dipisah atau digabung. Ada untung dan rugi kalau game dan warnet digabung dan dipisah. Berikut ini saya rangkum pendapat saya dari pengalaman pribadi.

Latar Belakang Pelanggan

Latar belakang pelanggan warnet dan game biasanya berbeda. Pelanggan warnet biasanya punya tujuan yang jelas misalkan ngeprint, nulis email fb, chating dll dan kalau tujuannya tersebut sudah selesai biasanya tidak berlama-lama. Kalau pelangan game, biasanya tujuannya adalah bersenang-senang dan sosialisasi.

Segi Teknis Pemakaian Warnet dan Game

Pemakaian Bandwidth untuk warnet tidak terlalu butuh kestabilan, dan  Spesifikasi Komputer warnet juga tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan game.

Untuk gamecenter, diperlukan bandwidth yang stabil (walaupun tidak cepat) dan juga dibutuhkan spesifikasi komputer yang relatif tinggi.

Dan saya sampai saat ini masih belum menemukan solusi untuk tidak memakai windows kalau bikin gamecenter

Investasi

Tapi kerugian di pisah adalah investasi yang mahal, karena perlu disediakan tempat yang beda antara pengegame dan pengguna warnet.

Kesimpulan sementara

Saya pribadi memilih untuk memisah antara gamecenter dan warnet dengan alasan diatas.


on 21 Jan 2015 09:47 PM

Ok, kalau yang ditulis adalah tentang warnet dan ubuntu kayaknya akan susah, tetapi saya akan mencoba belajar menulis pemikiran saya tentang segala ketertarikan saya, misalkan: entrepreneurship, fisika, programming, lingkungan dan lain sebagainya.. intinya pokoknya menulis!

Katanya, jika kita ingin ahli dalam segala sesuatu, lakukan sebanyak 10 ribu kali!, apapun itu!.. yap! saya ingin ahli menulis :D,

Bagi yang telah subscribe dan menunggu tulisan tentang warnet, gamecenter, ubuntu dan sesuatu yang berhubungan dengan itu dan merasa tidak nyaman dengan tulisan yang lain, mohon maaf, mungkin bisa unsubscibe..

dan.. ini saya anggap tulisan pertama saya!, ok, masih kurang 9.999 kali menulis! :D


on 21 Jan 2015 09:42 PM

If the linux box behind the proxy. You must set terminal environment to use proxy. For curl command, you can ad -x arguments, installation of composer behind proxy is like this :

curl -s https://getcomposer.org/installer -x 192.168.1.5:8888 | php -d detect_unicode=off

and then for downloading laravel package, with php cli, first set env var using commang :

export https_proxy=”http://192.168.1.5:8888&#8243;

and then laravel composer create project command

php composer.phar create-project laravel/laravel

 

P.S: 192.168.1.5:8888 is proxy gateway


on 21 Jan 2015 10:31 AM