09 Feb 2010

Periode Rilis Ubuntu

Sejak Awal, UBUNTU telah berkomitmen untuk merilis setiap versi secara teratur dan sampai sekarang masih rutin berjalan lancar tanpa hambatan. Diagram berikut ini memberikan komitmen jangka panjang dari UBUNTU untuk periode rilisnya dan menunjukkan perbedaan penting antara Versi Long Term Support dan Versi Standar.

Diagram Rilis UBUNTU

Diagram Rilis UBUNTU

Versi Long Term Support Desktop dan Server

Versi Long Term Support untuk desktop dan server. Dengan dukungan yang lama, agar kegiatan bisnis bagi perusahaan atau pribadi dapat terus berjalan dengan sempurna menggunakan UBUNTU.

Versi Standar

Ini adalah versi standar dengan dukungan terbaik dari Komunitas Open Source yang bisa digunakan untuk kepentingan pribadi dan disediakan pembaruan secara rutin.

Saat Rilis Utama

Dilakukan setiap jangka waktu 6 bulanan, dengan dukungan penuh kepada Versi Long Term Support dengan banyak perbaikan terutama yang ditemukan pada versi-versi sebelumnya, agar seluruh pengguna mendapatkan kenyamanan dan keamanan dalam menggunakan UBUNTU.

Versi Long Term Support Server

Ketika dukungan untuk Versi Long Term Support Server diperpanjang.

artikel disadur dari sini

©2010 Layar Kosong™. Bebas untuk di Sebar-Luaskan.

.

Vacancy: IS Customer Service

GLC Consulting is a trustworthy HR Consulting Firm, with a range of HR Solutions include Consulting and Executive Search utilizing a business system backed by an advanced information system.

Being a partner in GLC Consulting, one of my roles as a Headhunter or Executive Search consultant builds Professionalism, Partnership and Customer Satisfaction for both Employers and Candidates a like…

Our client is one of the largest multinational companies in Indonesia. Their superior brands are well known where their business will always be competitive and demanding operationally and intellectually. Our clients goal is to build an environment of equal opportunities, where each employee can use their unique talents and work styles to meet and exceed business and personal objectives.

They are in search of a talented individual to suite the role of Information Systems Customer Service. Who is expected utilize ITIL Concepts and poses exceptional Presentation Skill to achieve Customer Service Excellence. This role shall require the individual to be working in the beautiful island of Bali.

Requirements :

* S1 in Computer/ Technology is preferable
* Min. 1 Year of experience as IS support/ Customer Support/ Help Desk
* Fluent in English
* Good communication skills
* Fast learner on Computer/ Technology related
* Good computer knowledge focusing on Windows XP, Office
* ITIL Concept, Presentation Skill, Customer Service Excellence
* Will be based in Bali

If your qualification match with our requirements, please send your application online through this website

Apply to IT Manager – Sukabumi

Gyach - Karmic 1.2.2-2 tidak bisa login

Saya bukan pengguna Gyach, karena biasanya saya menggunakan Pidgin, tetapi belakangan banyak PM melalui YM yang menanyakan Gyach nya tidak bisa login.

Karena penasaran, jadi saya coba install Gyach 1.2.2-2 dari Synaptic. Dan ternyata benar tidak bisa login, meskipun nama pengguna dan kata kunci yang dimasukan sudah benar ...

Phonon Blocking Building KDE4

I’m trying to use Bespin from SVN but the build failed at configuring. According to [BUG], there are two ways of solving it:

  1. Reinstalling libqt4-phonon-dev
    • $ sudo aptitute reinstall libqt4-phonon-dev
  2. Create a symlink (symbolic link/shortcut) from /usr/include/qt4/phonon to /usr/include/phonon
    • $ sudo ln -s /usr/include/qt4/phonon /usr/include/phonon

With my current Lucid, I get the second one successful.The complete error message when installing:$ cmake .– Found Qt-Version 4.6.1 (using /usr/bin/qmake)   – Found X11: /usr/lib/libX11.so                   CMake Error at /usr/share/kde4/apps/cmake/modules/FindPhonon.cmake:19 (file):  file Internal CMake error when trying to open file:                          /usr/include/phonon/phononnamespace.h for reading.                         Call Stack (most recent call first):                                           /usr/share/kde4/apps/cmake/modules/FindPhonon.cmake:45 (_phonon_find_version)  /usr/share/kde4/apps/cmake/modules/FindKDE4Internal.cmake:613 (find_package)   /usr/share/cmake-2.8/Modules/FindKDE4.cmake:95 (FIND_PACKAGE)                  CMakeLists.txt:15 (find_package)                                             – Found KDE 4.4 include dir: /usr/include– Found KDE 4.4 library dir: /usr/lib    – Found the KDE4 kconfig_compiler preprocessor: /usr/bin/kconfig_compiler– Found automoc4: /usr/bin/automoc4                                      – WARNING: *** Amarok Hack enabled, notice that this will potentially cause trouble on Amarok                       also this is legacy code and supposed to be redundant due to (future) changes to Amarok                       Hacks can be disbaled at runtime and should in case of issues with Amarok                                     By activating this you confirm that you know what you’re doing ***                     – Found X11: /usr/lib/libX11.so                                                                              – INFO: XRender was found - kwin deco & FX via GPU available!                                                – Configuring incomplete, errors occurred!I was trying to build Bespin according tothis.Reference:[BUG]  https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+source/cmake/+bug/386742

08 Feb 2010

the most used twitter client


Photobucket

if you look at the picture above then you may see that ubertwitter is the most used twitter client, we can conclude that there are many people using blackberry to tweet than any other phone. so everyone had blackberry now then. :-)

10.04 Lucid Lynx (alpha-2) on MacBook 2.1

Tanpa seremoni, pidato, maupun sesajen akhirnya ikatan 27 bulan dengan ThinkPad T61 edisi akhir 2007 terlepaskan. Mesin yang telah sekian lama menemani dalam berbagai situasi akhirnya harus serah terima kepada putra sulung yang kini duduk di kelas II sma. Pasalnya istriku harus menyesuaikan diri dengan policy kantor tempatnya bekerja agar menggunakan MS Windows XP (atau Mungkin Windows 7). MacBook 2.1 keluaran akhir 2007-pun kuminta untuk dipakai "Bekerja" dan ThinkPad T61 terwaris kepada anak :=))

Saat terakhir, ThinkPad T-61 dengan 160 GB Fujitsu HDD, diinstall Alpha-2 Ubuntu Lucid Lynx. Menyadarai bahwa spesifikasi Mactel dan ThinkPad T61 tidaklah jauh berbeda, kami hanya saling bertukar mesin dengan masing-masing masih mengambil Hard-Disk. HardDisk ex-ThinkPad T61 langsung di-colok-kan ke MacBook 2.1 dan tidak ada masalah serius, kecuali tentu saja harus melakukan "remove" Nvidia-Driver dan menggantinya dengan Intel Driver karena MacBook 2.1 tsb menggunakan VGA Intel 945. Sisanya berjalan out of the box

Barangkali sudah menjadi bagian atau kebiasaan Linux User untuk ber-iseng ria. Ingin tahu apa yang akan terjadi dengan Fresh Install, sedikit waktu senggang di ujung akhir pekan, menguatkan keisengan. Bermodal Ubuntu Lucid Lynx Alpha-2, sore menjelang malam proses instalasi dilakukan. Lucu, karena siapapun harus mengakui bahwa mac OSX sebagai implementasi terbaik system operasi unix desktop (kalau bisa disebut demikian). Tapi aku tetap menginginkan single boot ubuntu pada sepotong mesin indah produksi Apple tersebut.



MacBook adalah sepotong keindahan Hard Ware, dengan desain penuh kesederhanaan dan berkesan minimalis, ekslusif tanpa kompromi dan cenderung berkesan angkuh. Sangat jauh dari pilihan cerdas, menginginkan MacBook berjalan hanya dengan satu bundel Ubuntu, apalagi memilih Lucid Lynx yang saat ini masih dalam taraf pengembangan dan jauh dari tingkat stabil.

Problem Instalasi
Setelah memasukkan CD Ubuntu Lucid Lynx alpha-2 alternate (sungguh aku sangat tidak menyukai live cd) versi amd64, hold tombol options di Mesin MacBook, mulai muncul kejengkelan. CD Ubuntu Installer dideteksi sebagai windows ... :=)) . Aku tidak berani menyatakan bahwa EFI adalah system bodoh, tapi barangkali bisa disebut kuper (kurang pergaulan). Sebagaimana biasa, dalam instalasi memilih model instalasi base system saja dan memilih paket yang dibutuhkan kemudian. Namun apa daya keyboard sama sekali tidak berfungsi, tidak ada reaksi, F1, F2, F3 dan seterusnya tidak ada reaksi kecuali F10 mendatangkan pop-up untuk melakukan halting system. Namun tombol enter berfungsi dan dapat melakukan instalasi, setelah urutan, partisi dan tujuh langkah keramat debian installer, system dapat di-install tanpa masalah.

Rebooting, ingin rasanya memilih recover mode untuk memastikan semua berjalan baik, namun lagi-lagi keyboard tidak berfungsi, pada Grub2 tombol spasi berfungsi menghentikan laju default untuk melakukan booting kernel default, ketika grub loading dan dipencet tombol spasi, grub tidak bereaksi apapun, grub terus melaju untuk melakukan booting dengan kernel default, xsplash beroperasi mulus, resolsui sesuai harapan, plymouth berjalan sesuai harapan, suara genderang ketika ubuntu menyuguhkan log-in screen juga terdengar, mouse pointer melonjak-lonjak seperti tikus kena siram air es. Log-in screen muncul, manis sesuai harapan, namun keyboard MacBook invalid secara total termasuk tombol enter. Al-hasil tidak bisa mengetikkan password user untuk log-in, artinya tidak bisa log-in. Tidak bisa mengakses terminal, tidak bisa log-in, tertutup sudah pintu ubuntu .... :=))

Solusi Instalasi
Mengulang instalasi hasilnya sama persis. Menurut beberapa forum, biang kerok mouse pointer melonjak-lonjak tanpa kontrol dan kacaunya keyboard akibat paket mouseemu, persoalannya bagaimana melakukan removing mouseemu, log-in saja tidak bisa. Tidak menemukan cara, akhirnya install ulang, kali ini dengan ubuntu 9.10 karmic koala. Instalasi Karmic berjalan mulus, tapi aku menginginkan Lucid Lynx untuk mesin ini. Selesai install karmic, ganti repository ke Lucid dan melakukan dist-upgrade . Remove usplash karmic dan diganti xsplash, everything fine, install plymouth dan berjalan mulus. Rebooting, GDM gagal start, namun mendapatkan promp log-in terminal ..... aman deh. Log-in ke terminal dan start GDM $ sudo gdm start .... hasilnya jreng, login screen muncul dan keyboard berfungsi normal. Remove mouseemu sebagai jaga-jaga saja dan semua bisa beroperasi dengan baik


sound : ok
Wifi : ok
Mouse, Keyboard, TouchPad : ok
Display : ok
Battery : ok (2 Jam Penggunaan)

Fitur Lain belum di-test

Masalah
Mesin terasa sangat panas, tapi belum sempat melihat berapa tempertur sesungguhnya.
Kipas terus berputar sejak tombol power dipencet sampai saat log-in screen muncul,
kipas terdengar senyap begitu log-in screen muncul.

Sampai titik ini Mesin bisa dipergunakan untuk bekerja, namun beberapa kali ketika restart, GDM gagal start dan hanya menyuguhkan terminal log-in promp, namun dari terminal GDM bisa di-start dengan mulus tanpa hambatan ...

See you next ....

Pola Pikir yang Sehat

Saya berharap tidak menjadi seorang pelukis tua yang hanya bisa mengritik dan menggerutu. Dari pada saya mencela-cela lemahnya pendidikan saat ini, saya coba menuliskan apa pemikiran saya tentang pendidikan yang benar. Tentu saya bukan seorang psikolog dan ahli pendidikan, tetapi siapa tahu ada orang-orang yang mau mendengarkan dan berbuat lebih baik dari saya. Semoga celoteh ini bisa menginspirasi Anda, atau setidaknya menghibur. Silahkan berkomentar, toh, ini artikel dari seorang pengamat amatir dan jangan takut salah, saya tidak akan menggigit. Sudah disuntik Rabies, kok. :D

Oh, iya, terbalik dengan kebiasaan menulis blog saya yang terdahulu, kali ini saya mencoba belajar Bahasa Indonesia. Mohon diperiksa apakah ejaan saya sudah benar.

Jawaban yang Benar

Kesalahan pendidikan kita adalah terlalu mengindoktrinasi kebenaran absolut kepada anak. Hal ini sebenarnya karena kita berkiblat semula kepada sistem pendidikan lama yang menempatkan guru sebagai sumber ilmu. Guru ditempatkan pada posisi yang di atas. Seperti sebuah peribahasa “nilai 10 milik Tuhan, nilai 9 milik guru” yang seakan mendefinisikan guru sebagai tempat segala-galanya. Walau pun dengan perubahan kiblat kepada pendidikan moderen,dogma ini tidak terhapus juga.

Apakah bahaya dari dogma ini?

Pertama, hal ini mengintimidasi baik guru mau pun siswa sehingga menghasilkan pendidikan yang tidak benar. Sering kali, sang siswa kehilangan kemauan belajar karena guru yang salah dalam menjawab. Jawaban guru itu berupa bentakan atau pun meredam pertanyaan tersebut. Bahkan, alih-alih malah diacuhkan dengan tidak dijawab sama sekali. Anak Indonesia dipaksa untuk tidak berpikir kritis yang positif dan out of the box.

Kedua, terciptanya keregangan antara murid dan guru menyebabkan transfer keilmuan berjalan negatif. Padahal, anak-anak memiliki waktu paling banyak di sekolah. Bahkan, sudah ada fenomena lebih banyak waktu bersama guru di kelas dibandingkan orang tua di rumah. Hilangnya rasa percaya kepada orang dewasa mengakibatkan dunia mereka lebih rentan kepada penyalahgunaan hidup kepada hal-hal yang menyimpang.

Ketiga, setiap siswa tidak memiliki kemampuan untuk menerima perbedaan pendapat. Setiap siswa tidak berani menyatakan pendapatnya karena takut berlawanan dengan arus utama (mainstream). Hal ini berakibat kepada siswa yang tidak berani berinovasi dan takut gagal.

Padahal,

Tidak ada satu pun kebenaran yang absolut, hanya ada kebenaran yang dapat diterima.

1 + 1 = 2 adalah sebuah kebenaran yang ditentukan dengan mendefinisikan secara universal operasi matematika “+” pada himpunan bilangan. Saya bisa saja membuat sebuah himpunan bilangan sendiri dengan mendefinisikan operator “+” pada angka 1 menghasilkan A. Bagaimana Anda menerimanya, tergantung seberapa populer saya mendefinisikannya. Seandainya saya adalah nabi dan Anda pengikut saya, tentunya Anda pasti menerimanya sebagai kebenaran.

Di dunia industri ini terjadi pula. Antara CD+ vs. CD-, antara HD DVD vs. Blueray, bahkan perang spesifikasi Bluetooth. Yang menang adalah yang populer. Walaupun Richard M. Stallman dan FSF sang pencipta fondasi dari sistem GNU/Linux menamai sistem operasi tersebut GNU/Linux dan diikuti bahkan oleh Ubuntu sekali pun, tetapi karena kepopuleran nama sistem operasi tersebut menjadi Linux.

Hal tersebut juga terjadi di dalam dunia akademis. Walau pun Mark Weiser menyebut sebuah lingkungan yang pintar sebagai Ubiquitous Computing, tetapi dalam perkembangannya istilah tersebut berubah menjadi Pervasive Computing dan beberapa entitas komersial merubah namanya menjadi Everywhere Computing.

Menurut saya,

Sudah saatnya guru menjadi teman/rekan bagi siswa. Guru sudah tidak perlu takut lagi apabila ia tidak mengetahui informasi yang diingini oleh siswa. Tentunya, mengatakan tidak tahu dengan elegan harus dipelajari. Dari pada berkata “[saya] tidak tahu”, lebih baik berkata “[saya] tidak tahu, tapi mari kita cari bersama” atau seandainya tahu sedikit. “[saya] kurang menguasai, tetapi silahkan cari dengan topik X, Y, dan Z”. Lalu tunjukkan bahwa guru juga mau belajar.

Berbeda pendapat itu perlu. Hanya, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana siswa dapat mengutarakannya secara logis dan sistematis sehingga mudah dipahami. Intinya, bagaimana seorang siswa dapat mempresentasikan idenya dengan baik dan bagaimana ia dapat menerima pendapat orang dengan baik walau pun tidak diterima dengan murni.

Fokus Anak Panah

Cuma satu istilah yang bisa menggambarkan bagaimana anak Indonesia dibentuk:

Jack of all trades, master of none

Saya menyadari di studi saya sekarang, bahwa untuk beberapa hal saya sudah terlambat untuk fokus. Seandainya dahulu saya diarahkan untuk melakukan sesuatu, atau diberi stimulus untuk tetap fokus, saya pasti bisa lebih baik. Mengapa kita hanya punya IPS dan IPA? Bahkan, dulu sempat muncul stigma bahwa IPA lebih superior dari IPS.

Padahal,

Saat ini ilmu terapan tidak seratus persen IPA atau IPS. Sebagai contoh, dalam dunia pervasif, HCI, dan sejenisnya, terdapat studi sosial yang dikaitkan dengan pengembangan teknologi. Sebuah lab riset yang terdiri dari berbagai cabang ilmu pengetahuan (sosial dan teknik) adalah hal yang umum di luar sana. Tetapi, saya belum menemukannya di Indonesia. Apakah saya katak dalam tempurung? Silahkan koreksi saya kalau saya salah.

Saya banyak melihat orang-orang yang berpotensi sering kali layu sebelum berkembang. Hanya karena talenta yang dia miliki tidak dipelajari di sekolah, ia menjadi golongan orang-orang “bodoh”. Karena kecenderungan sekarang yang mengejar nilai rapor semata dibandingkan ilmu, kebiasaan mencontek menjadi kebiasaan yang lazim.

Jangan salah! Saya tidak melarang mencontek, tetapi mencontek yang ada saat ini namanya plagiarisme. Lagi pula, tujuan dari ujian di sekolah hendak memacu pemikiran siswa bukan untuk mengkungkungnya. Dengan mencontek seorang siswa tidak lagi mengandalkan kemampuannya sendiri.

Menurut saya,

Sudah saatnya cabang-cabang ilmu mendapatkan penghargaan yang sama. Stigma yang terlanjur melekat di masyarakat sudah harus dikikis dengan membekali sekolah dengan penjelasan yang benar. Sudah saatnya nilai rapor dievaluasi dan kelas-kelas penjurusan diberlakukan.  Pentingnya pengenalan siswa semenjak dini kepada berbagai pekerjaan (halal) yang ada di dunia ini. Selain itu, fungsi guru BP seharusnya sudah sejak kecil (SD) diadakan untuk mengarahkan siswa sejak dini.

Untuk membuat kelas khusus mungkin amat sulit karena membutuhkan perubahan silabus secara nasional, termasuk menyediakan mata ajar yang sesuai serta menyediakan pelatihan kompentensi guru. Tetapi untuk pengenalan profesi yang ada, hanya diperlukan untuk mengundang profesional ke sekolah untuk bercerita mengenai pekerjaannya. Hal ini tentunya tidak sulit. Toh, dari antara orang tua siswa pasti ada pekerjaan-pekerjaan yang berbeda yang bisa diceritakan.

Pendidikan Milik Kita Bersama

Terus terang, hal yang mengangkat rasa ingin tahu saya adalah film MacGyver. Terbalik dengan itu, saat saya melihat acara-acara TVE, saya merinding. Pembahasannya kaku dan tidak ada rasa bersahabat. Selain itu, jam tayang saat sedang sekolah, membuat siswa tidak bisa menonton acara tersebut. Hanya pada saat liburan dan sesekali saat guru rapat di sekolah mungkin siswa bisa (kebetulan) ganti saluran dan menonton secara sekilas. (Biasanya liburan ada film kartun dan film keluarga yang lebih menarik)

[Terus terang, saya salut dengan TVE karena secara konsisten terus menerus membuat acara pendidikan. TPI juga terakhir kali saya lihat masih menayangkan acara tersebut.]

Selain itu, ketika saya pertama kali masuk kuliah, saya diperhadapkan pada kenyataan pahit: saya bukan orang yang paling tahu. Barisan anak bangsa yang duduk di depan dengan percaya diri mengangguk-angguk, sedangkan kami orang-orang terpencil di barisan tengah ke belakang hanya bisa geleng-geleng dalam hati dan tidak percaya diri untuk bertanya. Mereka memiliki pengetahuan yang lebih dibandingkan kami, tapi hal itu tidak pernah diajarkan di sekolah. Beberapa terminologi asing yang kami tidak pernah dengar, berbagai bahasa dewa, membuat kami hanya tersimpuh….

Menurut saya,

Saya sering melihat selintas di TV dan koran mengenai guru-guru yang berhasil membuat alat praktikum sederhana. Seandainya ada dari kalangan media yang menyediakan (mendonasikan) 30 menit dari waktu siarannya di TV Swasta untuk membagikan cara penggunaan praktikum tersebut. Tentunya acara tersebut akan merangsang pemerataan pendidikan ke daerah-daerah.

Lagipula, membayar guru-guru untuk menyumbangkan ilmunya tentunya tidak semahal membayar artis sekaliber Matias Muchus atau Sandy Nayoan. Seandainya ada orang-orang yang mau secara profesional mendonasikan waktunya untuk membuat acara pendidikan yang menarik dan memacu siswa untuk belajar. Adakah CSR dari perusahaan media yang mau melakukannya? Adakah korporasi yang mendanai siaran tersebut dengan CSR-nya?

Saya melihat TVOne yang menghadirkan siaran Animal Planet pada jam utama menunjukkan bahwa animo bangsa Indonesia pada acara-acara pendidikan yang menarik sungguh besar.

Hmm…

Masih banyak ide, tetapi sudah panjang begini. Saya akhiri saja, takut ada yang terintimidasi membacanya.

Buku MySQL 5 Gratis dari Achmad Solichin

Kabar yang sangat menggembirakan bagi yang sering bersinggungan dengan database MySQL. Pak Achmad Solichin yang saat ini bekerja sebagai dosen dan merangkap sebagai kepala Laboratorium Komputer Universitas Budi Luhur membuat buku dengan judul MySQL 5, dari Pemula hingga Mahir. Buku setebal 119 halaman termasuk halaman depan memberikan gambaran tentang penggunaan MySQL dari tahap dasar sampai tahap lanjutan. Buku MySQL 5, dari Pemula hingga Mahir ini terdiri dari 11 bab. Saya fikir buku ini cocok untuk anda miliki bagi yang sering menggunakan MySQL sebagai database server.

Tanpa fikir panjang saya pun langsung mengunduh buku tersebut. Sebelum mengunduh anda diwajibkan untuk mendaftar terlebih dahulu pada blog Achmad Solichin yang beralamat di http://achmatim.net. Setelah mendaftar silakan cek pada email anda, selanjutnya login menggunakan password yang dikirim pada email anda. Jika anda berhasil login langkah selanjutnya mengunduh buku MySQL 5, dari Pemula hingga Mahir pada http://achmatim.net/download/21/Untuk lebih lengkapnya anda dapat langsung merujuk pada http://achmatim.net/2010/01/30/buku-gratis-mysql-5-dari-pemula-hingga-mahir/. Selamat belajar MySQL 5.

Lomba Desain Poster dan Brosur FOSS

Pada beberapa waktu lalu Magister Teknologi Informasi UGM bekerjasa dengan Komunitas Ubuntu Jogja menyelenggarakan lomba membuat wallpaper menggunakan aplikasi FOSS (Free/OpenSource Software). Saya selaku juri cukup terkesan dengan para peserta dalam demo penggunaan aplikasi-aplikasi FOSS (Free/OpenSource Software). Aplikasi yang digunakan rata-rata menggunakan Inkscape dan Gimp. Seingat saya pemenang pertama hanya menggunakan GIMP untuk menghasilkan wallpaper yang bagus. Pemenanang kedua justru menggambar sketsa terlebih dahulu baru digambar ulang di Inkscape. Selain lomba yang diadakan di Magister Teknologi Informasi UGM. Ada juga Keko seorang siswi kelas 3 yang memenangkan lomba desain poster teater se-Jabodetabek.

Saya fikir aplikasi-aplikasi FOSS (Free/OpenSource Software) seperti GIMP dan Inkscape sudah bisa menghasilkan karya yang bagus. Kali ini Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melalui FOSS-ID mengadakan lomba desain poster dan brosur dengan tema "Promosi Free/Open Source Software (FOSS) sebagai pilihan cerdas software legal". Total hadiah 30 juta rupiah. Lomba yang tidak dipungut biaya terbuka untuk siapapun tanpa terikat umur. Jadi segeralah anda mengirimkan karya anda karena batas akhir pengumpulan karya sudah mendekati penutupan, yaitu tanggal 19 Februari 2010, jam 17.00 WIB. Pengiriman karya dikirim berupa softcopy diperbolehkan dikirim melalui pos maupun email. Alamat pengiriman sebagai berikut :
Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
Ruang Subdit Perangkat Lunak / Sekretariat FOSS-ID
Gedung Utama, Lantai 2
Jl. Medan Merdeka Barat No. 9 Jakarta Pusat
lomba@foss-id.web.id
 

Informasi selengkapnya dapat dilihat pada http://www.foss-id.web.id/2010/01/14/foss-id-competition-2010/. Selamat berlomba, semoga anda menjadi juara, jangan lupa saya diajak makan-makan kalau anda menang :D
07 Feb 2010

ITB fair 2010


Photobucket

barusan tadi selesai pergi ke ITB fair yg menyajikan beragam acara menarik. ada banyak seh acaranya cuma aq ga ada cukup waktu utk melihat semuanya. ada banyak hal yg bisa di jumpai disana, kebanyakan seh semacam pameran dari berbagai fakultas gt. dan juga ada banyak pihak sponsor yg meramaikan ITB fair. ya setidaknya acaranya cukup rame lah. :-)

Sistem Pengunggah Foto Baru pada Facebook

Tampilan sistem pengunggah foto baru pada Facebook

Tampilan sistem pengunggah foto baru pada Facebook

Sistem photo uploader pengunggah foto (Facebook Photos) dirilis oleh Facebook untuk pertama kalinya pada tahun 2005. Sejak saat itu hingga sekarang, sistem tersebut mengandalkan kontrol ActiveX dan applet Java untuk menangani proses unggah foto dan gambar pada akun Facebook. Memang sistem ini cukup fungsional bagi sebagian besar pengguna, namun tidak sedikit juga pengguna yang mengeluhkan berbagai masalah teknis pada sistem ini yang mengakibatkan kegagalan pada proses unggah foto.

Hal tersebut yang memicu tim Facebook untuk mengembangkan sistem baru yang menggantikan sistem “kuno” ini. Setelah mencoba berbagai teknologi yang ada, seperti Adobe Flash, Google Gears, dan Yahoo Browser Plus, ternyata tidak ada satu pun yang bisa memenuhi “kebutuhan” teknis pada sistem baru Facebook. Akhirnya tim Facebook memutuskan untuk mengembangkan sebuah plugin browser sendiri untuk sistem pengunggah foto baru dengan teknologi JavaScript.

Beberapa keuntungan/fitur dari sistem baru ini, antara lain:

  • Tidak bergantung pada Java
  • Proses unggah foto bersifat asynchronous, artinya anda tidak perlu membuka jendela/tab Facebook saat proses unggah berlangsung, karena proses ini terjadi di “balik layar” (background)
  • Tampilan antar muka sistem lebih “menyatu” dengan Facebook
  • Lebih ringan dan aman

Tim Facebook sudah merilis versi “percobaan” dari sistem ini berupa aplikasi Prototype. Saat artikel ini ditulis, sistem pengunggah foto baru ini hanya mendukung Internet Explorer 7 dan 8 (Windows), Mozilla Firefox 3.5 (Windows, Linux, Mac), dan Google Chrome (Windows). Ya, sistem baru ini belum mendukung Firefox 3.6, karena ada sebuah celah keamanan pada Firefox versi ini. Rencananya celah ini akan diperbaiki pada Firefox 3.6.1, dan mungkin pada saat itu sistem pengunggah foto baru pada Facebook ini bisa digunakan.

Tertarik mencobanya? Silakan aktifkan sistem baru ini melalui halaman resminya, tetapi saya tidak bertanggungjawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. ^^

Related Posts:


Facebook pada Sistem Notifikasi Ubuntu

Facebook Notify

Facebook Notify

Salah satu situs yang selalu saya kunjungi setiap hari adalah situs jejaring sosial Facebook. Ya, saya cukup rajin memantau berbagai perkembangan informasi mengenai teman-teman saya. Setiap hari saya selalu memeriksa notifikasi akun Facebook saya: Apakah ada friend request baru, apakah ada komentar baru terhadap berbagai posting yang berhubungan dengan saya, dan sebagainya.

Nah, notifikasi yang diberikan Facebook ternyata banyak yang tidak terlalu penting, sehingga saya merasa “rugi” saat membuka tab Facebook pada Firefox/Chrome dan mendapati pesan-pesan notifikasi tidak penting tersebut. Untuk itu, saya menelusuri Google untuk mencari aplikasi yang memanfaatkan sistem notifikasi Ubuntu untuk memberitahu saya tentang notifikasi Facebook dan hasilnya adalah sebuah aplikasi kecil bernama Facebook Notify. Apa itu?

Facebook Notify adalah sebuah aplikasi berbasis Python yang bisa memberitahukan update terbaru dari akun Facebook kita melalui sistem notifikasi pada Ubuntu, khususnya versi 9.04 Jaunty Jackalope dan 9.10 Karmic Koala.

Apabila anda tertarik untuk mencobanya, unduh beberapa paket dependensinya. Melalui terminal, masukkan perintah berikut:

sudo apt-get install python-gtk2 python-gnome2 python-gnome2-desktop python-gnome2-extras python-simplejson

Setelah instalasi paket-paket tersebut selesai, lanjutkan dengan mengunduh aplikasi Facebook Notify versi ZIP atau TAR. Ektrak berkas terkompresi (ZIP atau TAR) ini, lalu telusuri ke dalam folder/direktori hasil ekstrak. Klik ganda pada berkas facebook-notify.py dan pilih Run. Nanti akan muncul sebuah ikon Facebook pada panel notifikasi Ubuntu.

Facebook Notify - Login

Facebook Notify - Login

Klik pada ikon tersebut dan pilih Login to Facebook. Setelah itu akan muncul jendela baru dan anda bisa memasukkan informasi akun Facebook anda di sana untuk “menghubungkan” antara Facebook Notify dan akun Facebook anda.

Kini anda bisa memperoleh notifikasi terbaru dari akun Facebook anda langsung dari sistem notifikasi Ubuntu. Memang mungkin notifikasi yang anda terima masih belum selengkap yang ada pada halaman utama Facebook, tetapi lebih baik daripada tidak ada sama sekali. ^^

Related Posts:


5 Langkah membuat Slackware Linux menjadi siap pakai untuk Desktop

Setelah anda bersusah payah dengan instalasi Slackware yang sangat menyiksa bagi para pemula, akhirnya sekarang anda bangga dengan sistem operasi Slackware sudah terpasang dan berjalan di komputer kesayangan atau pinjaman. Dengan bangga mungkin anda mulai salah tingkah, mulai mengaku diri sebagai seorang GEEK!!! sejati (emang ada orang bangga jadi geek ya? eh).

Owh, jangan melebay dulu, bisa saja anda malah kebingungan baru pertama kali melihat startup dengan text yang berjalan secara cepat (verbose), dan juga login yang masih berbasis text. Terus bagaimana caranya masuk ke desktop? Untuk bekerja. Disinilah anda mulai belajar untuk menyiapkan sistem anda agar siap dipakai.

Mengapa Slackware tega-teganya membiarkan anda yang mengatur sendiri dan menyulitkan diri anda sendiri? Sesuai dengan ceramah yang diberikan oleh Van Belog kepada saya bahwa Slackware itu dibuat dengan membebaskan konfigurasinya kepada para pengguna, mau dihapus desktopnya kek, mau dipasangin aplikasi apa kek, mau dijalanin service apa aja kek. Lain halnya dengan Ubuntu yang secara otomatis akan mengkonfigurasikan sistem operasi-nya untuk Desktop. Ubuntu & Debian lebih cocok dalam hal pengembangan perangkat lunak karena segala sesuatunya bisa diambil dari repository, sehingga programer gak repot-repot lagi. Jika memang berniat untuk belajar Slackware, anda harus mulai mempersiapkan mental untuk mulai melakukan konfigurasi sendiri. Jika tidak memiliki mental tersebut? Ya udah ganti aja dengan distro desktop biasa aja lah :P.

Dalam posting ini, saya akan menjelaskan mengenai hal-hal penting yang perlu disiapkan agar Slackware bisa siap digunakan layaknya seperti Ubuntu desktop. Slackware 13.0 secara default telah terinstall desktop KDE yang sangat menawan.

#1 Login berbasis Grafis

Setelah beberapa baris text secara cepat muncul pada saat booting, maka anda akan langsung dihadapkan untuk masuk ke sistem alias login. Nah, Slackware ini menggunakan login yang berbasis Text User Interface, sehingga setelah login juga anda masuk ke dalam lingkungan shell berbasis Text User Interface pula. Tidak langsung masuk ke desktop.

Jika anda kurang senang hal ini dan ingin meniru login grafis seperti distro desktop, maka anda bisa ubah nomor init default setelah desktop dihidupkan dengan menyunting berkas /etc/inittab. Login dahulu sebagai root, kemudian setelah masuk ke shell, ketik perintah vim /etc/inittab.
root@wira-laptop:/# vim /etc/inittab
Belum familiar dengan editor text ini? OK ikuti saja petunjuk dari saya. Setelah berkas terbuka, carilah baris berikut dengan tombol panah bawah :
# Default runlevel (Do not set to 0 or 6)
id:3:initdefault
Kemudian tekan tombol I untuk menyunting. Kemudian atur kursor sehingga berada di sebelah kiri angka 3 yang pada keterangan diatas diberi garis bawah. Hapus angka 3 dengan tombol Delete dan ganti dengan angka 4.

Apa sih init sebenarnya? Singkat saja bahwa init itu adalah beberapa daftar runtunan kerja pada sistem. Init diberi nomor mulai dari 0 sampai 6. Rincian pengunaan init pada Slackware adalah sebagai berikut :  
  • Init 0 (Ini mah kek nick sayah) : Merupakan runtunan kerja untuk mematikan segala service pada sistem dan kemudian mematikan komputer. 
  • Init 1 : Merupakan runtunan kerja untuk mempersiapkan sistem secara minimal dan darurat. Service sistem tidak dijalankan dalam hal ini, hanya mempersiapkan lingkungan kerja berbasis shell untuk single-user (satu pengguna dalam satu waktu)
  • Init 2,3,5 : Merupakan runtunan kerja untuk mempersiapkan sistem beserta service-nya dengan lingkungan kerja berbasis text. 
  • Init 4 : Sama dengan 2,3,5; hanya saja juga mempersiapkan lingkungan kerja berbasis grafis.
  • Init 6 : Sama dengan Init 0, hanya saja berfungsi untuk menghidupkan ulang komputer, bukan mematikan komputer.
Sudah paham? Maka dari itulah inittab dilarang menggunakan init nomor 0 atau 6, karena? Anda tau sendirilah akibatnya setelah membaca uraian diatas.

Setelah inittab diubah, sekarang tinggal menyimpan berkas /etc/inittab yang sudah disunting. Caranya? Tekan tombol Escape, kemudian ketik :wq dan tekan tombol Enter. Perintah :w berfungsi untuk menyimpan berkas, sedangkan :q untuk keluar.

OK, sekarang tinggal restart komputer anda dengan perintah reboot atau init 6, maka anda akan melihat perubahannya. Layar login berbasis grafis akan otomatis muncul.

#2 Buat akun Pengguna Biasa

Menggunakan akun “root” untuk pengunaan sehari-hari adalah hal yang sangat terlarang. Mengapa? Dengan akun “root”, anda bisa mengatur sistem seleluasa mungkin (bahkan menghancurkan sistem secara tidak sengaja). Jikalau ada malware atau serangan jahat dari luar, maka mereka bisa mudah untuk mengacak-ngacak sistem anda.

Jadi solusinya adalah anda harus membuat akun pengguna biasa, yang anda login untuk keperluan bekerja. Sedangkan untuk menjalankan perintah sebagai “root”, gunakan perintah su bukan sudo seperti di Ubuntu. Mengapa demikian? Karena di Ubuntu tidak ada akun pengguna “root”, pengguna biasa bisa menjadi SUPER! dengan menambahkan awalan sudo di setiap perintah. Sedangkan di Slackware, anda harus login sebagai “root” dengan perintah su, kemudian masuk ke shell sebagai root (Ditandai dengan adanya tanda pagar sebelum tempat mengetik perintah).

Untuk membuat akun pengguna baru, ketik perintah adduser id-pengguna pada shell sebagai root tentunya. Kemudian anda akan ditanya menganai Password pengguna, Nama Lengkap, Grup yang diikuti, letak folder home, dan informasi lainnya.
Login name for new user: weda

User ID ('UID') [ defaults to next available ]:

Initial group [ users ]:
Additional UNIX groups:

Users can belong to additional UNIX groups on the system.
For local users using graphical desktop login managers such
as XDM/KDM, users may need to be members of additional groups
to access the full functionality of removable media devices.

* Security implications *
Please be aware that by adding users to additional groups may
potentially give access to the removable media of other users.

If you are creating a new user for remote shell access only,
users do not need to belong to any additional groups as standard,
so you may press ENTER at the next prompt.

Press ENTER to continue without adding any additional groups
Or press the UP arrow to add/select/edit additional groups
:

Home directory [ /home/weda ]

Shell [ /bin/bash ]

Expiry date (YYYY-MM-DD) []:

New account will be created as follows:

---------------------------------------
Login name.......: weda
UID..............: [ Next available ]
Initial group....: users
Additional groups: [ None ]
Home directory...: /home/weda
Shell............: /bin/bash
Expiry date......: [ Never ]

This is it... if you want to bail out, hit Control-C. Otherwise, press
ENTER to go ahead and make the account.


Creating new account...


Changing the user information for weda
Enter the new value, or press ENTER for the default
Full Name []: Made Ayu Wedaswari Widya
Room Number []:
Work Phone []:
Home Phone []:
Other []:
Changing password for weda
Enter the new password (minimum of 5, maximum of 127 characters)
Please use a combination of upper and lower case letters and numbers.
New password:
Bad password: too simple.
Warning: weak password (enter it again to use it anyway).
New password:
Re-enter new password:
Password changed.

Account setup complete.
OK, setelah selesai, maka akun baru siap digunakan untuk login. Anda bisa keluar dari root dengan menekan tombol CTRL+D, kemudian login dengan akun pengguna baru. Jika ingin bekerja sebagai root, cukup ketik perintah berikut dari shell :
wira@wira-laptop:~$ su -
Password:

root@wira-laptop:~#
#3 Berikan Hak lebih pada pengguna biasa

Secara default, Slackware tidak memberi hak lebih jika bekerja sebagai pengguna biasa, selain bekerja dengan aplikasi di desktop. Jika anda ingin melakukan beberapa pekerjaan yang menyangkut sistem seperti mounting media penyimpanan tambahan; membaca CD-ROM & disket; koneksi ke jaringan dan juga mengendalikan audio, anda harus memiliki hak akses ke root terlebih dahulu sebagai tuhannya sistem Slackware anda (karena bisa mengendalikan apa saja sesukanya).

Agar pengguna tidak memerlukan hak akses ke root untuk melakukan hal-hal simple tersebut, anda harus mendaftarkan akun pengguna ke beberapa grup yang memiliki wewenang tersebut. Perlu diketahui, sistem operasi Linux selain mengenal istilah pengguna juga mengenal istilah grup, setiap grup memiliki anggota-anggota dan juga grup tertentu memiliki hak dan wewenang akses untuk melakukan suatu tugas atau mengelola beberapa file dan direktori sistem.

Grup yang bisa diikuti antara lain : audio, disk, floppy, video, plugdev, cdrom, netdev, wheel. Untuk mendaftarkan akun pengguna ke grup tersebut, ketik perintah berikut sebagai root :
root@wira-laptop:~# usermod -G audio,disk,floppy,video,plugdev,cdrom,wheel,netdev akun-pengguna
OK, sekarang tinggal logout dan login kembali. Seharusnya sekarang melalui desktop anda sudah bisa melakukan mounting flashdisk atau sebagainya tanpa ada error lagi.

#4 Install OpenOffice.org

Tidak seperti distro besar pada umumnya, Slackware tidak menyertakan aplikasi perkantoran OpenOffice.org secara default. Padahal aplikasi ini sangat esensial bagi seluruh pengguna Linux. Namun jangan khawatir, anda masih tetap bisa menginstall OpenOffice.org pada mesin Slackware anda.

Hmm..pertama-tama unduhlah paket OpenOffice.org untuk Linux (yang berbasis RPM) dari website resmi-nya yaitu www.openoffice.org. Kemudian unduh berkas Slackbuild dari OpenOffice.org melalui website http://slackbuilds.org. Apa fungsi dari Slackbuild ini? Slackbuild berfungsi untuk mengkonversi paket RPM dari OpenOffice.org menjadi berkas TGZ atau TXZ yang bisa di-install langsung ke sistem.

Setelah melakukan dua hal tersebut, anda akan mendapat dua berkas. Yaitu openoffice.org.tar.gz yang berisi paket Slackbuild untuk OpenOffice.org, dan Ooo_3.x.x_LinuxIntel_install_en-US.tar.gz. Kemudian extract berkas openoffice.org.tar.gz ke folder tertentu dan tempatkan berkas installer OpenOffice.org ke dalam folder yang sama dengan tempat extract Slackbuild, dan masuk ke dalam folder tersebut.
root@wira-laptop:~# tar zxvf openoffice.org.tar.gz
root@wira-laptop:~# cp Ooo_3.1.1_LinuxIntel_install_en-US.tar.gz openoffice.org/
root@wira-laptop:~# cd openoffice.org
root@wira-laptop:~/openoffice.org#
Tampilan perintah diatas tidak mengikat, sesuaikan dengan nama berkas atau folder tempat anda bekerja. Kemudian setelah masuk ke folder openoffice.org, ketik perintah berikut untuk memproses Slackbuild :
root@wira-laptop:~/openoffice.org# sh ./openoffice.org.Slackbuild
OK, tunggu beberapa saat, kemudian berkas TXZ atau TGZ dari OpenOffice.org akan ada di folder /tmp. Sekarang anda bisa memasang OpenOffice.org dari paket tersebut.
root@wira-laptop:~/openoffice.org# installpkg /tmp/openoffice*
Selesai. OpenOffice.org siap digunakan!

#5 Install Plugin untuk Browser

Sering nonton video di Youtube? Atau juga sering mengunggah foto di Facebook? Untuk melakukan dua hal diatas, anda harus memasang plugin
tambahan untuk browser Firefox yang ada pada Slackware. Plugin tersebut adalah Adobe Flash Player dan Java Plugin.

Pertama-tama unduh dulu paket Adobe Flash Player dari website www.adobe.com (unduh yang tar.gz) dan Java melalui http://java.com/en/download (unduh yang Linux self-extracting).

Kemudian untuk memasang Adobe Flash Player, extract isi berkas install_flash_player_10_linux.tar.gz ke dalam folder /usr/lib/firefox/plugins. Gunakan perintah berikut (sebagai root) :

root@wira-laptop:~# tar zxvf install_flash_player_10_linux.tar.gz -C /usr/lib/firefox/plugins

OK, Flash Player sudah terpasang. Sekarang untuk memasang Java Plugin, jalankan berkas unduhan Java (misal jre-6u12-linux-i586.bin).

root@wira-laptop:~# sh jre-6u12-linux-i586.bin.

Bacalah petunjuk lisensi sampai selesai, gunakan tombol Spasi untuk membaca bagian lisensi yang terpotong layar. Setelah semua petunjuk lisensi ditampilkan, anda akan ditanya apakah anda setuju terhadap persetujuan lisensi tersebut. Anda harus setuju dengan mengetik yes lalu menekan tombol Enter untuk memasang Java Plugin.

Terakhir, lakukan linking berkas plugin Java (biasanya terletak di folder /usr/local/src/jre*/plugin/i386/ns7/libjavaplugin_oji.so) ke dalam folder Plugins Firefox (/usr/lib/firefox/plugins). Gunakan perintah berikut untuk melakukan hal tersebut :

root@wira-laptop:~# ln -s /usr/local/src/jre*/plugin/i386/ns7/libjavaplugin_oji.so /usr/lib/firefox/plugins/libjavaplugin_oji.so

OK, sekarang anda bisa cek bahwa kedua plugin tersebut berhasil dipasang. Buka Firefox, kemudian klik menu Tools | Add-Ons dan klik pada bagian “Plugins”.

Sampai disini dahulu tip dan trik untuk membuat Slackware menjadi siap untuk digunakan. Dari trik yang sudah disampaikan diatas, memang sangat sulit dilakukan bagi para pemula. Tidak seperti Ubuntu yang tinggal K2S3 (Klak klik sana sini selesai) atau dengan perintah sakti APT-GET nya, semua dilakukan serba manual di Slackware. Memang inilah merupakan ciri khas Slackware, membebaskan pengguna untuk melakukan modifikasi sistem tanpa perlu diganggu oleh Manajemen Paket yang kadang-kadang sering error (misal dengan adanya Broken Package, Dependency Error, dsb).

Akhir kata, selamat menjelajahi Slackware!

PS. Ini adalah posting pertama yang kebanyakan link-nya :P

LemonPOS, Point of Sales di Linux

Ini sekedar pengingat saja karena sempat lupa. Awalnya saya dikasih informasi pak Frans ketika KRP di UIN tentang Point of Sales yang berjalan di Linux. Point of Sales atau biasa disingkat POS digunakan untuk sistem penjualan dibeberapa toko. POS yang berjalan di Linux namanya LemonPOS, di Ubuntu cukup ketik sudo apt-get install lemonpos lemonpos-data.

Berikut copy-paste dari website LemonPOS
Lemon is an open source point of sale for linux and other unix systems. It is targeted for the small and medium sized business, and has been conceived for ease of use and customization.
It allows to change the look by editing a CSS file and making personalized images. This, to provide a modern good-looking interface to impact the user and the client that looks at it.
It is considered a general point of sale, not focused to a specific sector. It can be used at a general store, a fast-food restaurant or a book store.
Tampilan depan LemonPOS
Laporan dari akhir penjualan

Vacancy: IT Manager (Pasuruan and Sukabumi)

GLC Consulting is a trustworthy HR Consulting Firm, with a range of HR Solutions include Consulting and Executive Search utilizing a business system backed by an advanced information system.

Being a partner in GLC Consulting, one of my roles as a Headhunter or Executive Search consultant builds Professionalism, Partnership and Customer Satisfaction for both Employers and Candidates a like…

Here my client is a Multinational Company in the FMCG industry, their brand is well known and considered the pioneer and the top selling product in its category. Currently they are looking for two potential candidates as IT Manager to manage the overall IT Systems in their plant located in Pasuruan – East Java and another IT Manager to be located in Sukabumi – West Java.

Requirements :

* Exposures with integrated application system with focus on process manufacturing and accounting system
* Familiar with Microsoft product environment (Server, Desktop and Development Family)
* Male or Female, age 27 – 30 years
* Min. 3 years, with 2 years in supervisory level
* Min. S1 in Computer Science
* Background in the FMCG is preffered
* Located or willing to be relocated to the area mentioned
* Able to work in tight deadline environment
* Strong business process analytical skills

If your qualification match with our requirements, please send your application online through this website

Apply to IT Manager – Pasuruan

or

Apply to IT Manager – Sukabumi

05 Feb 2010

udienz@wp: Bagaimana jika partisi root (/) full?

Bagaimana kalo partisi root (/) rul? gimana kalo begitu? gimana kalo begitu?. Yak ini terjadi dengan server www.ubuntu-id.org, kasihan yah? dan bagaimana solusinya? :~$ df -h Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on /dev/sda1 [...]

clamtk

mungkin banyak yang udah kenal sama aplikasi satu ini. clamtk, front-end untuk clamav. apa itu clamav...kalo kata sudo aptitude show clamav, clamav itu...antivirus. utilitas antivirus untuk unix.

linux masih perlu antivirus? ya...menurut saiah, ngga' ada salahnya masang antivirus di linux. pilihannya bervariasi. ada avg, ada avast. avast dan avg sudah pernah saiah coba. namun apa daya, buat saiah, kurang memuaskan. kenapa kurang memuaskan, setelah beberapa lama, proses update-nya cenderung terjadi kesalahan.

oija, kembali ke kenapa linux perlu antivirus. jawabannya klasik, karena kita ngga' pengen kotak linux kita jadi "tempat penyimpanan" virus. walopun secara fisik, file yang berisi virus keliatan saat kita menelusur di nautilus misalnya, tapi tidak ada yang bisa dilakukan sama si virus di dalam kotak linux yang kita gunakan.

kenapa "tempat penyimpanan"? memang si virus tidak bisa berbuat apa2 di dalam kotak linux kita, tapi bayangkan apa jadinya, kalo kotak linux kita terhubung ke jaringan, jaringan area lokal misalnya, dan terjadi transaksi data dari kotak linux kita ke kotak sistem operasi lainnya yang rentan akan serangan virus. bisa jadi, kotak linux kita dianggap sebagai biang kerok karena kerjaannya nyebarin virus.

kembali ke pembahasan clamtk, sebetulnya tanpa menggunakan avast dan atau avg, sudah ada antivirus yang pada dasarnya diperuntukkan untuk linux, cmiiw. ya clamav itu namanya. selama ini saiah memutuskan untuk ngga' make clamav karena masalah sederhana, segala sesuatunya harus dilakukan dari terminal. ya...walaupun sebetulnya bukan sesuatu yang prinsipil, tapi...untuk aplikasi yang satu ini, entah kenapa, saiah pikir akan lebih bagus kalo ada aplikasi gui-nya.

tapi akhirnya, keputusan itu berubah setelah saiah menemukan clamtk. walaupun tampilannya sederhana, tidak "secanggih" tampilan avast dan atau avg, sudah sangat cukup lah. apalagi kalo tujuan kita install antivirus di kotak linux kita seperti yang sudah saiah sebutkan sebelumnya.

clamtk tersedia di repositorinya ubuntu. tapi biasanya bukan versi terbaru. untuk mengunduh versi terbarunya clamtk, silahkan unduh di http://clamtk.sourceforge.net/. berikut tangkapan clamtk yang ada di kotak linux saiah.

 

 

menurut http://intipadi.com/download-clamtk-gui-front-end-untuk-clamav, yang perlu dilakukan adalah pasang clamav dan pasang clamtk. itu dia, selesai. dengan begitu, kita bisa tetap menjaga kotak linux kita bersih dari file2 bervirus yang tidak kita inginkan yang mungkin secara ngga' sengaja masuk ke kotak linux kita :).

Lomba Desain Poster & Brosur Opensource


FOSS-ID, sebuah badan bentukan Depkominfo untuk mendukung gerakan opensource mengadakan Lomba Desain Poster & Brosur Opensource. Tidak hanya membuat poster/brosur tentang opensource, di dalam lomba ini juga peserta diwajibkan menggunakan software desain grafis opensource yaitu Inkscape & GIMP. Tertarik untuk ikutan? Kunjungi halaman lomba untuk keterangan lebih lanjut.

Senang desain tapi belum pernah menggunakan Inkscape & GIMP? Menggunakan Inkscape & GIMP tidaklah sulit, fitur dan cara penggunaannya mirip dengan CorelDraw/Adobe Illustrator & Adobe Photoshop. Tidak melulu dijalankan di Linux, Inkscape & GIMP bisa dijalankan di Microsot Windows maupun MacOSX. Cobalah unduh installernya di http://www.gimp.org/downloads dan http://www.inkscape.org/download


Chickenstrip sendiri dibuat dengan menggunakan Inkscape & GIMP, demikian halnya juga berbagai pekerjaan desain grafis yang selama ini saya kerjakan. Intinya: mari mencoba menggunakan Inkscape & GIMP, kebetulan sambil ada lomba maka latihannya bisa sekalian dikirim… siapa tahu terpilih menjadi pemenang dan mendapat hadiah bukan?

Selamat mendesain, sampai jumpa di lomba nanti. (Bukan, saya bukan peserta. Cuma kebagian sedikit membantu para juri dan tim FOSS-ID di aspek teknis Inkscape & GIMP ^_^).
Mari berkarya dengan perangkat lunak legal dan opensource. Semangat!

twitter dan pemakaian RT


bagi pengguna twitter yg lama mungkin akan suka dengan memakai fungsi RT, sementara mereka tidak menyukai fungsi retweet yg baru dari twitter. sebenarnya ada hal berbeda antara 2 hal ini. jika kamu menggunakan hahlo maka kamu tidak akan menemukan fungsi RT disitu karna udah dihilangkan oleh developernya dan kamu hanya akan menemukan fungsi retweet baru yg di kembangkan oleh twitter di aplikasi itu. biarlah aq jelaskan disini apa perbedaan RT dan retweet

jika kamu menggunakan RT pada setiap tweet yg kamu baca dan memberikan comment pada tweet tersebut maka hal itu akan sangatlah menganggu orang lain. karna seperti yg diketahui kalau twitter itu adalah 140 karakter sehingga penggunaan RT akan memotong tweet tersebut sehingga pesannya akan berubah dari makna aslinya. padahal orang yg buat tweet asli tersebut sangat ingin tweet-nya tetap jelas dan tidak ada-nya salah pengertian, nah dengan menggunakan fitur retweet dari twitter maka hal seperti ini ga akan terjadi dan tweet yg asli tetap bisa disebarkan dan akan bisa diketahui siapa pemilik tweet yg aslinya.

alasan kedua adalah jika ada user A melakukan RT utk suatu tweet dan user B melakukan RT pada tweet yg sama dan user C juga melakukan RT pada tweet yg sama juga maka kamu akan melihat ketiga tweet yg sama tersebut. menurutmu apakah hal ini menganggu? tentu saya iya. hal ini sangatlah menganggu. aq biasanya langsung nge-block user yg seperti ini. tapi jika kamu menggunakan fitur retweet baru dari twitter maka kamu hanya akan melihat satu tweet walaupun ada banyak orang yg melakukan retweet pada tweet tersebut.

kesimpulannya adalah penggunaan RT pada suatu tweet harus di hilangkan karna hal ini sangatlah menganggu. jika emang ingin memberikan comment pada suatu tweet maka gunakanlah fitur reply sehingga tidak akan terlalu menganggu orang lain. jadi gimana pendapat kamu? apakah alasan yg kuberikan ini cukup jelas? :-)

Paralelisme

Divide et Impera, suatu jargon yang kerap kali diperdengarkan pada saat belajar sejarah di bangku sekolah. Inti dari prinsip ini adalah memecahkan masalah dengan membaginya menjadi beberapa masalah yang lebih kecil yang bisa dipecahkan secara bersama-sama. Prinsip pemrograman yang memakai pendekatan ini adalah Functional Programming dengan lambda calculus-nya. Tetapi, saya mau berbicara tentang teknologi yang memiliki paralelisme. Tulisan ini tidak untuk menjelaskan, tetapi bagi orang yang punya kemauan dapat dipakai untuk maju. (HINT: Google for it!)

Paralelisme I/O

RAID dan sejenisnya berusaha membagi beban baca/tulis ke beberapa tugas. Di sistem GNU/Linux dapat menggunakan Software RAID seperti MDADM. RAID 1 untuk data yang sering ditulis, RAID 5 untuk data yang jarang tertatar tetapi punya konten berukuran besar. Itu sebabnya, RAID 5 lebih cocok untuk server Kambing.

Paralelisme Bandwith

Membagi tugas antar beberapa server untuk mengurangi beban jaringan.

  • DNS Round Robin (entri DNS untuk satu domain mengarah ke lebih dari satu IP).
  • Load-balancer ipvsadm.
  • Ethernet Bonding. Dua atau lebih perangkat Ethernet dijadikan satu.

Paralisme Komputasi

Membagi pekerjaan ke beberapa mesin komputasi agar lebih cepat.

  •  Grid/Cloud Computing. MPICH, MPI, dkk.
  • Cluster. Beowulf dkk.
  • Cyber Foraging. Bagian dari Pervasive Computing.

Anti-Paralelisme

Virtualization (Sabame, satu barang rame-rame): Xen, VMWare, dkk.

Bukan Untuk Paralelisme Tapi Paralel

DRP (Disaster Recovery Plan)

  • DRDB. Network block device synced each other.
  • Master-Slave.

Bagi-bagi Komputer untuk Sekolah Dasar di Yogyakarta


Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia atau biasa dikenal Apkomindo bekerja sama dengan Kementrian Negara Riset dan Teknologi mengadakan Gerakan Peduli Pendidikan 2010. Gerakan ini sudah berlangsung dari tahun 2008. Tahun ini Gerakan Peduli Pendidikan diselenggarakan kembali dengan pemberian bantuan berupa komputer ke Sekolah Dasar di wilayah Yogyakarta. Komputer yang direncanakan untuk Sekolah Dasar adalah 30 unit komputer.

Pada Gerakan Peduli Pendidikan 2010 ini sangat mendukung program IGOS (Indonesia Go OpenSource). Terlihat dari sistem operasi yang disertakan pada komputer yang rencananya akan dibagikan, yaitu IGN (IGOS NUSANTARA) Linux. Pada tahun 2010 merupakan gerakan lanjutan dari Gerakan Peduli Pendidikan tahun 2008 dan 2009 dengan mengadakan pelatihan lanjutan tentang penggunaan IGN Linux dan OpenOffice. Jadi pada tahun 2010 Gerakan Peduli Pendidikan dengan 2 agenda yaitu pelatihan kepada guru-guru penerima bantuan tahun 2008-2009 dan pemberian 30 unit komputer ke Sekolah Dasar di Yogyakarta.

Tujuan dari Gerakan Peduli Pendidikan adalah :
1. Memberikan edukasi kepada masyarakat DIY di bidang Teknologi Informasi.
2. Memacu pemerataan perkembangan teknologi informasi bagi semua masyarakat di daerah terpencil, terutama untuk sekolah-sekolah dasar.
3. Meningkatkan potensi dan peluang bisnis IT di masa yang akan datang.

Sekolah Dasar yang berhak menerima bantuan dari Gerakan Peduli Pendidikan 2010 harus memenuhi kriteria sebagai berikut :
a. SD Negeri yang merupakan SD INTI
b. Berada di wilayah Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo dan Kabupaten Gunung Kidul
c. Memiliki ruang komputer dan perlengkapan yang memadai (aman, ada teralis, listrik cukup, meja dan kursi)
d. Memiliki guru komputer atau ada guru yang ditugaskan untuk mengajar komputer
e. Diutamakan sekolah yang belum memiliki komputer untuk Proses Belajar Mengajar (PBM), dengan jumlah siswa dan SD Imbas terbanyak.
f. Memiliki rencana yang jelas dan baik untuk pemanfaatan komputer untuk Proses Belajar Mengajar
g. Memiliki komitmen untuk pengembangan program IGOS Nusantara

Sekolah Dasar yang akan mengikuti Gerakan Peduli Pendidikan 2010 harap mengirimkan proposal ke Kantor Dinas DIKPORA di masing-masing kabupaten. Penyerahan proposal paling lambat tanggal 16 Februari 2010 . Pengumuman nama Sekolah Dasar penerima bantuan akan diumumkan pada website Apkomindo Yogyakarta di www.apkomindo-diy.org

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, silakan menghubungi :
1. Fakhrurrozi (0815 7878 3311)
Kabid. Sosial dan Pelayanan Masyarakat
APKOMINDO DIY
Email : sosial@apkomindo-diy.org
2. Suroyo (0815 685 6763)
Bidang Pendidikan Dasar
Dinas Pendidikan Pemuda & Olah Raga
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Email : shu_raya@yahoo.com

Video di HTML5

Sebagai kelanjutan tulisan saya terdahulu, sekarang saya ingin mencoba salah satu fitur HTML5 yaitu Video, dalam hal ini saya mencoba 2 format, yang pertama adalah Ogg Video.

Format video Ogg adalah format yang selalu saya gunakan dalam merender video dari Pitivi dimana hasilnya saya unggah ke youtube.com. Dalam tulisan ini saya menggunakan hasil rekaman Ultah ke 3 anak saya.

eh… omong2 ultah… todays my birthday… :P

Anyway… browser compatibilty video berformat Ogg adalah sebagai berikut :
1. Out of the box untuk
– Firefox 3.5+ (sudah saya coba di FF 3.6)
– Opera 10.50 (saya mencoba Opera 10.10 dan tidak berhasil)
– Chrome 3.0+ (sudah saya coba di Chrome 5.0)
2. Safari perlu menginstal XiphQT
3. IE perlu menginstal vlc plugin

Format kedua yang saya sediakan adalah MP4, katanya sih browser Safari dan Webkit lainnya di Mac bisa langsung memainkan Video tersebut (mungkin temen2 yang pakai Safari di Mac bisa kasih feedback setelah mencoba tautan di bawah)

Agar kedua format tersebut diproses dengan benar oleh Web Server, telebih dahulu saya memastikan apakah masing2 Mime Type sudah teregister… perintah

wisu@silver:~$ cat /etc/mime.types | grep “ogg\|mp4″

memberikan keluaran sebagai berikut

application/ogg ogg ogx
audio/mp4a-latm
audio/ogg oga spx
video/mp4 mp4
video/ogg ogv
video/mp4v-es

ternyata server Hardy Heron saya telah mengenali ogg video dan mp4 tanpa harus melakukan modifikasi.

Langkah berikutnya adalah menempatkan file2 ultahsekar.ogv dan ultahsekar.mp4 serta file video.html berikut

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<title>Mencoba HTML5 Video</title>
</head>
<body>
<h2>Mencoba HTML5 Video</h2>
<video type=video/ogg src="ultahsekar.ogv" controls>
<video type=video/mp4 src="ultahsekar.mp4" controls>
<p>Browser anda tidak men-support HTML5 Ogg/MP4 video.</p>
</video>
</body>
</html>

ke salah satu direktori di webserver, sehingga hasilnya bisa anda coba pada tautan berikut : Video

Keren juga… hanya sedikti code dan nggak perlu Flash… :D

Update 8 Feb 2010: Iseng coba akses dari Chrome di Debian Lenny pakai kernel AMD64… lancar jaya… tanpa flash… :D

04 Feb 2010

blackberry gemini


my mom bought me a blackberry gemini 8520 for Rp 2.7 million in blackmarket shops in batam (well in batam there are many blackmarket items) so there’s no warranty if the phone is broken. But I think the phone is not broken as it’s a strong phone and everything works well.

Photobucket
the first time I use blackberry I find myself a bit confuse as I found out that blackberry has two mailbox. the first mailbox is for email and the second one for sms and mms. this is really different with nokia who put the messaging and everything including email in one inbox. the other thing that I like with blackberry is no other than it’s famous blackberry messenger (BBM), this messenger enables me to chat with friends that has a blackberry by adding their PIN, so every blackberry has a unique PIN that function as a username in BBM. when I activate the BIS (blackberry internet service) for telkomsel by pressing *303# in the phone I choose to use daily BIS for as much as Rp 2000 by using my pulse credit. and then I download facebook for blackberry that run smoothly in the device and can also do synchronization for contacts both in facebook and blackberry. and not forgetting I install the famous apps for twitter that is ubertwitter and this tool just make my experience in twitter a whole lot easier although I think I need to upgrade ubertwitter for my blackberry as it still has many unnecessary ads. :-)

Having a blackberry has greatly change my life, it’s like having a world right in your hand. so if you want to buy a phone then I would greatly recommend you bought a blackberry. :-)

custom domain di wordpress


aq baru saja membuat custom domain di wordpress.com menggunakan pembayaran via paypal sebesar $10.ya sebenarnya seh emang agak mahal, tapi menurutku pembuatan custom domain di wordpress sangatlah bagus karna wordpress adalah blogging platform yg paling popular. pertama aq beli domain disini dan memakai domain .web.id supaya semua orang tau kalau aq tuh ada di indonesia. :-)

yg menarik dari pembuatan custom domain di wordpress adalah ketersedian pembuatan google apps secara default. jadi aq tinggal melakukan setting disini dan aq udah mempunyai custom email di google apps seperti ini. ya skrg aq tau gimana rasanya mempunyai custom email di gmail dan juga custom domain di wordpress.

:-)

Tips Aman Penggunaan ATM

Ketika saya mengurus ATM yang terblokir, ada sebuah brosur tentang tips aman penggunaan Mandiri ATM dan Mandiri Debit. Saya salah satu nasabah Bank Mandiri yang sering melakukan transaksi melalui ATM maupun Debit. Saya tidak menanyakan ke Customer Service tentang brosur ini, apakah brosur lama atau brosur baru. Dengan adanya brosur ini cukup membantu para nasabah untuk waspada kejadian pembobolan uang melalui ATM akhir-akhir ini. Berikut 4 tips aman penggunaan Mandiri ATM dan Mandiri Debit yang dikutip dari brosur.

Melindungi Kerahasiaaan PIN
  • Jaga kerahasiaan PIN
  • Ganti PIN secara berkala
  • Biasakan menutupi dengan tangan atau benda lain saat menekan PIN
  • Petugas Bank tidak pernah menanyakan PIN Anda

Transaksi di ATM
  • Pilih lokasi yang ama (dekat petugas keamanan atau tempat ramai)
  • Batalkan transaksi dan segera lapor ke bank, jika menemukan tanda-tanda yang mencurigakan di ATM, seperti benda-benda asing atau kabel yang tidak wajar
  • Pastikan kartu, uang dan bukti transaksi sudah ada ditangan anda kembali
  • Waspadai orang tak dikenal yang tiba-tiba menawarkan bantuan pada saat transaksi di ATM
  • Segera blokir kartu bila menemukan kejanggalan transaksi

Transaksi di Merchant
  • Ikuti secara cermat keberadaan kartu
  • Bila ada alat mencurigakan menempel pada mesin EDC, segera batalkan transaksi

Menghindari Penipuan
  • Waspadai orang-orang yang meminta bantuan untuk transfer uang
  • Segera hubungi bank jika kartu tertelan
  • Segera lapor ke bank dan polisi jika dana berkurang secara mencurigakan

Cetaklah buku tabungan secara berkala dan cermati data transaksi yang aneh.
Semoga informasi ini bermanfaat karena bersifat umum tentang tips aman penggunaan ATM.

Mulai Mengenal HTML5

Pagi ini saya mendapat email dari Google, mengenai beberapa Akun Google Apps yang saya kelola…

Dear Google Apps admin,

In order to continue to improve our products and deliver more sophisticated features and performance, we are harnessing some of the latest improvements in web browser technology. This includes faster JavaScript processing and new standards like HTML5. As a result, over the course of 2010, we will be phasing out support for Microsoft Internet Explorer 6.0 as well as other older browsers that are not supported by their own manufacturers.

Thank you for your continued support!

Sincerely,

The Google Apps team

Intisari dari pengumuman itu adalah implementasi dari HTML5 yang berimbas pada penghentian dukungan terhadap Internet Explorer 6…

Terus terang akhir2 ini saya tidak terlalu intense mengikuti perkembangan teknologi yang satu ini… Sempat mendengar kalo Apple menolak implementasi Flash di iPad dengan argumen bahwa dunia mulai bergeser pada HTML5… Dan setelah membaca email pengumuman tersebut sebuah pertanyaan mendasar muncul yaitu… Apasih HTML5?

Secara terinci W3.org memiliki overview yang cukup detail mengenai HTML5 pada tautan berikut ini… http://dev.w3.org/html5/spec/Overview.html

Kalau ogah membaca… ada presentasi yang menarik di slideshare.net yang menjelaskan HTML5…

Menarik nih…

Siapa Yang Bertanggung Jawab?

Saya tergelitik melihat komentar dari sebuah artikel di Kompas. Sebenarnya mau komentar di sana. Entah kenapa, saya memakai peramban Rekonq, gambar angka untuk kode keamanan  captcha tidak terbentuk, sehingga saya tidak tahu mau tulis apa buat dan gagal untuk lanjut. [1]

Jadi, sekarang orang tua menyerahkan tanggung jawab pengasuhan anaknya kepada penjaga warnet? Jadi, sekarang tidak lagi perlu yang namanya pendampingan orang tua? Kalau anak rusak, cukup salahkan orang lain dan lepas tanggung jawab?

[1] http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/02/01/10453310/Anak.Generasi.Internet..Hiburannya.Warnet

03 Feb 2010

knp pula ini?

apa aio di nginx dev version 0.8.33 + nfs bikin masalah kaya gini?

$ uptime
 21:46:23 up  8:00,  2 users,  load average: 1691.35, 1606.10, 1407.59

trus ini vsftpd instances nya banyak benerrr...

$ ps ax|grep vsftpd|wc
   1792    8961   78843

coba restart ah.. mudah2an gak nyangkut pas lg nyala xD

sudah lama gak login ke dashboard wordpr…


sudah lama gak login ke dashboard wordpress. pas cek themes ternyata ada yang baru yaitu P2 theme dari Automatic. setelah dicoba-coba ternyata menarik juga, tampilan blog jadi mirip timeline twitter.

Filed under: status Tagged: desktop wordpress

Seluler Operator dan PIN Blackberry

semestinya tidak perlu kaget, hampir semua sisi layanan publik di Indonesia senantiasa penuh "kekacauan". Berhadapan dengan layanan call center harus menyiapkan banyak stok kesabaran dan jiwa penerimaan mendalam. Kecuali anda siap naik pitam dan menghadapi kemungkinan terkena stroke. Sekitar oktober 2009, pertama kali ikut-ikutan memanfaatkan Blackberry, dengan kartu xPlor aktivasi sangat lama, akhirnya memutuskan mencoba layanan instan indosat blackberry. Kurang dari 30 menit sudah aktif dan dapat digunakan. Disaster mulai muncul ketika mengganti sambungan dari Indosat (Mentari) ke xPlor. Customer Care Indosat terdengar tidak ada niat untuk membantu merilis PIN karena diberitahu akan ganti sambungan dengan xPlor (produk Excelkomindo), wajar ... hanya sedikit perusahaan/orang yang bersedia kehilangan pelanggan dengan nyaman :=)). Mengganti kartu sambungan dengan kartu beda operator pastilah tidak direlakan operator sebelumnya.

Pengalaman kedua adalah milik istri, setelah memutuskan memilih Simpati Telkomsel dan membeli kartu Pra-Bayar, setting sedikit, Blackberry bisa digunakan. Mungkin karena lupa, atau ignoran, kartu Simpati habis masa berlaku dan terlalu rumit untuk memperpanjang, diputuskan membeli kartu baru :=)) aktivasi BIS sangat mudah dan berjalan lancar, namun saat setting email mendapatkan POP-UP, email account suspended. Setelah mencoba mengirim email ke blackberry@telkomsel.co.id dan senantiasa dikembalikan, boleh jadi akun email ini memang tidak pernah ada, memutuskan menelpon 116, melalui ritual pencet sana pencet sini, tersambung ke Operator Online Customer Care Telkomsel. Suara perempuan, empuk dan sangat pandai menghafal berbagai jawaban menyatakan akan dibantu dalam 1x24 Jam kerja, 1x24 jam kerja ini ditekankan berkali-kali. Yang aneh customer care ini tidak menanyakan nomor Pin Blackberry, ketika ditawarkan dijawab tidak perlu. Bener setelah lewat 2x24 jam kerja, email akun tetap dalam kondisi suspend. Menelpon lagi ke customer care, jawaban berupa hafalan terdengar lagi dengan modus yang sama, kali ini meminta nomor PIN, akun email, nomor Simpati sebelumnya dan Nomor simpati yang digunakan saat ini, semua diberikan dan kembali tekanan dalam 1x24 jam kerja akan dibereskan diperdengarkan, setelah lewat 1x24 jam status akun email tetap suspend :=)) . Pada sesi ketiga ritualnya sama persis, dan hasilnya juga sama, akun email SUSPENDED.

Boleh disimpulkan bahwa tidak ada operator seluler yang bersedia sungguh-sungguh merilis PIN yang sudah di binding ke sebuah Nomor Panggil (ID), meskipun menggunakan produk yang sama. Barangkali itu memang policy mereka dan konsumen harus menerimanya, tanpa mampu berbuat apapun. Customer Service online yang memperdengarkan suara hampir tanpa ekspresi dan sangat jelas menghafal, karena urutan katanya sama persis. Rupanya operator seluler sudah berhasil membentuk manusia menyerupai mesin penjawab, entah berapa banyak operator customer online macam ini dan semua dibentuk untuk menghafal kata yang sama. Hasil yang buruk dan jauh dari melegakan.
02 Feb 2010

Konsep Tablet pada Chrome OS

chrome-os-tablet

Pihak Google memang belum memberikan konfirmasi resmi mengenai dukungan multitouch pada sistem operasi buatannya, yaitu Chrome OS. Tetapi tim pengembang Chromium OS (versi open source dari Chrome OS) sudah memaparkan konsep tablet pada sistem operasi ini di situs resmi mereka.

Beberapa konsep tablet yang mereka tunjukkan antara lain:

  • Keyboard virtual dalam berbagai jenis
  • Sistem tab di samping jendela aplikasi
  • Memperbesar dan memperkecil tampilan (zoom in dan zoom out)
  • Menampilkan menu kontekstual (seperti klik kanan) dengan menyentuh dan berhenti sejenak pada layar

Bila anda ingin tahu lebih lanjut, silakan langsung klik di sini. Oh ya, di bagian bawah halaman situs tersebut juga tersedia tautan unduh video konsep tablet pada Chromium OS ini. ^^

Related Posts:


01 Feb 2010

Laporan Pandangan Mata Blog Staff UI

Jujur, ketika membuka peramban, ada 4 situs yang saya wajib kunjungi:

  • Planet Debian (http://planet.debian.net/)
  • Planet Ubuntu (http://planet.ubuntu.com/)
  • Planet KDE (http://planetkde.org)
  • Blog Staff UI (http://staff.blog.ui.ac.id/admin/)

Ada juga 2 situs yang saya sering kunjungi:

  • Planet CSUI02 (http://planet.csui02.net/)
  • Planet Ubuntu ID (http://planet.ubuntu-id.org/)

Saya suka sekali dengan Blog Staff UI. Mereka memang benar-benar staf UI! Isinya beragam dan kaya, berbeda dengan Blog Mahasiswa yang masih….  Yah, namanya mahasiswa. Tapi, ada juga, sih, satu atau dua blog mahasiswa yang bagus. Memang, secara keseluruhan konten-konten Blog Staff UI jauh lebih unggul dari mahasiswa kita. Ayo, mahasiswa, jangan mau kalah!   :smile:

Blog-blog yang saya sukai:

  1. RANI-GRACIAS (Gerakan Cinta Almamater Semesta). Isinya sangat menantang, sayang tidak bisa dikomentari. Tapi, saya sangat menantikan tulisan-tulisan Beliau. Tulisan Beliau yang menarik adalah tentang perjuangan mahasiswa UI di masa lalu yang terus terang saya juga baru tahu dari tulisan Beliau. Beberapa artikel seperti Malari dan sejarah alternatif tentang komunisme juga membuka pikiran saya. Salut buat Beliau!
  2. The Microbiology Teacher (All about Microbiology teaching at the Department of Biology FMIPA UI). Ibu kita ini suka menyertakan video-video YouTube tentang Microbiologi. Saya yang bukan orang MIPA pun senang melihatnya. Coba waktu saya masih SMU dulu juga diajar seperti demikian, mungkin jalan saya beda. Tapi, semua ada takdirnya, hahaha….
  3. ParkirKata. Informasi mengenai SIMAK UI sangat membantu. Saya baru tahu kalau mendaftar di penerimaan UI (SIMAK) sudah dapat mengunduh berkas-berkas soal tahun lalu. Kebetulan adik saya ada yang sudah kelas 3. Saya suruh daftar saja.
  4. Dan lain-lain.  :grin:

Nah, segitu dulu saja. Silahkan eksplorasi lebih lanjut. Oh, iya, sedikit catatan, mungkin Anda menemui Recent Post jauh lebih banyak dibandingkan tulisan yang ada. Hal ini karena kami menerapkan kebijakan privasi untuk publikasi blog di Blog Staff UI. Untuk setiap staf UI yang hendak memunculkan tulisan blog-nya harus melakukan berikut ini:

  1. Klik Options, maka akan muncul submenu di bawahnya.
  2. Pilih submenu Privacy.
  3. Lalu nanti akan ada dua pilihan:
    • I would like my blog to be visible to anyone who visits, including search engines, archivers and in public listings around this site.
    • I would like to block search engines, but allow normal visitors
  4. Secara default yang terpilih adalah pilihan yang kedua. Nah, agar terlihat di halaman depan, pilihlah pilihan yang pertama.

Tidak secara otomatis ditaruh di halaman depan adalah sebuah pilihan demi penghargaan terhadap privasi. Tapi, apakah itu perlu, tergantung permintaan. Kami, sih, menghargai sekali privasi.

31 Jan 2010

facebook yang aneh

Barusan saya nyoba download atom feed yang disediakan oleh facebook dengan wget. Kok saya dialihkan ke we-are-not-cool-enough page?

$ wget "http://www.facebook.com/feeds/page.php?format=atom10&id=327778460225"
--2010-01-31 19:31:57--  http://www.facebook.com/feeds/page.php?format=atom10&id=327778460225
Resolving www.facebook.com... 69.63.181.15
Connecting to www.facebook.com|69.63.181.15|:80... connected.
HTTP request sent, awaiting response... 302 Found
Location: http://www.facebook.com/common/browser.php [following]
--2010-01-31 19:32:01--  http://www.facebook.com/common/browser.php
Reusing existing connection to www.facebook.com:80.
HTTP request sent, awaiting response... 200 OK
Length: 11186 (11K) [text/html]
Saving to: `browser.php'

Kalau saya set user agent menjadi mozilla baru deh si facebook ngasih atom feed tanpa banyak omong.

$ wget -U mozilla "http://www.facebook.com/feeds/page.php?format=atom10&id=327778460225"
--2010-01-31 19:50:38--  http://www.facebook.com/feeds/page.php?format=atom10&id=327778460225
Resolving www.facebook.com... 69.63.181.15
Connecting to www.facebook.com|69.63.181.15|:80... connected.
HTTP request sent, awaiting response... 200 OK
Length: 13944 (14K) [application/atom+xml]
Saving to: `page.php?format=atom10&id=327778460225'

Bukannya atom feed itu tidak ditujukan untuk dirender oleh web browser? isinya juga bukan dokumen html, jadi buat apa pake acara ngecek browser segala?

Udah saya tanyain juga di sono. Mudah2an aja dapet jawaban yg memuaskan. Tanya di reddit jg sekalian kali ya?

eh ternyata bukan saya aja yg terbingung-bingung. coba cek satu, dua, dan tiga.

Kerusakan pada Cash Deposit Machine

Artikel ini saya tuliskan berdasarkan kejadian nyata yang saya lihat sendiri. Sementara ini banyak kejadian pencurian dana nasabah oleh penjahat yang memanfaatkan teknologi pengintipan data pada kartu ATM.

HANG

Saksi Kunci

Nah pada kali ini yang terjadi adalah mesin DEPOSIT mengalami kerusakan sehingga HANG, pada saat proses sedang berlangsung. Untuk lokasi dan Bank pemilik Mesin DEPOSIT ini sengaja tidak saya sebutkan, dimana anda bisa mengira-ngira sendiri. Jadi berhati-hati jika akan menggunakan mesin ini.

–Sent using a Sony Ericsson G502 mobile phone–

©2010 Layar Kosong™. Bebas untuk di Sebar-Luaskan.

.

Ember Ubuntu

Memang dalam kondisi darurat, semua hal harus dimanfaatkan… Wink Daripada harus berbungkuk yang jelas melanggar aturan dari Teori Ergonomi, tak terkecuali ember yang terpaksa menjadi meja untuk meletakkan laptop.
Yang terpenting, kegiatan selingkuh bersama Ubuntu tetap terjalin, dan kondisi pinggang serta punggung tetap terjaga. Wink

Ember Ubuntu

–Sent using a Sony Ericsson G502 mobile phone–

©2010 Layar Kosong™. Bebas untuk di Sebar-Luaskan.

.

trs: jwb: bls: Mengganggu atau Membantu?

MUA apa saja yang default settingnya memakai trs: sebagai pengganti fwd: dan jwb: atau bls: sebagai pengganti re:? Lalu apakah masing-masing MUA tersebut bisa diubah tatanannya agar 'kembali ke normal'?Saya duga, akar masalah ini adalah terlalu bersemangatnya para penerjemah dalam melakukan tugasnya, tanpa mempertimbangkan dampak negatifnya.Komentar?

FullCircleMagazine Issue 33

Nggak terasa dah lama gak ngeblog. Dan nggak terasa pula FullCircleMagazine nomer 33 juga dah terbit. Dah ketinggalan 3 nomer nie, terakhir download baru nomer 30. Berarti bulan ini downloadnya dirapel, 3 nomer sekaligus. Bagi yang pengen mendownload FullCircleMagazine, bisa langsung menuju ke http://fullcirclemagazine.org/. Dari nomer 1 sampai 33 semua ada disana. Selamat membaca. (scenic)

Courtesy: http://fullcirclemagazine.org/.
Gambar: http://fullcirclemagazine.org/.

30 Jan 2010

Instalasi Mozilla Firefox 3.6 di Ubuntu

firefox36-logo

Sebelum Apple merilis iPad, hampir semua media teknologi membicarakan perilisan Mozilla Firefox 3.6. Ya, Firefox 3.6 telah dirlis sekitar 2 minggu lalu dan membawa sejumlah fitur baru dan peningkatan dalam berbagai sisi. Nah, bagi pengguna Windows, proses update/upgrade dari Firefox 3.5 ke Firefox 3.6 dapat dilakukan dengan mudah: Unduh dan jalankan berkas instalasi Firefox 3.6. Namun bagaimana dengan proses upgrade Firefox ke versi 3.6 dalam Ubuntu?

Sebelumnya, para pengguna Ubuntu menggunakan Ubuntuzilla untuk meng-upgrade versi Firefox mereka. Sebenarnya cara ini cukup mudah untuk dilakukan pengguna tingkat lanjut, namun tidak untuk pengguna awam. Untungnya saat ini tersedia cara lain yang lebih mudah untuk meng-upgrade Firefox, yaitu menggunakan PPA. Ya, Tim Mozilla menyediakan sebuah repositori PPA untuk melakukan instalasi maupun upgrade Firefox pada Ubuntu dan tersedia untuk Ubuntu 8.04 (Hardy Heron), 8.10 (Intrepid Ibex), 9.04 (Jaunty Jackalope) dan 9.10 (Karmic Koala).

Bila anda menggunakan Ubuntu 9.10 Karmic Koala, buka terminal dan masukkan perintah berikut untuk menambahkan repositori PPA ini:

sudo add-apt-repository ppa:mozillateam/firefox-stable

Untuk sistem sebelum Karmic, silakan cek posting saya sebelumnya untuk menambahkan repositori PPA ini. Selanjutnya, masukkan perintah berikut untuk melakukan upgrade ke Firefox 3.6:

sudo apt-get update
sudo apt-get dist-upgrade

Konfirmasikan semua pertanyaan yang muncul, dan tunggu hingga proses update/upgrade selesai. Nah setelah itu, ada kemungkinan ikon Firefox pada menubar anda “rusak”. Untuk memperbaikinya, klik kanan pada ikon Firefox di menubar dan pilih Properties, lalu pilih ikon Firefox pada pilihan ikon yang muncul.

firefox36-icon

Selesai! Kini anda bisa menikmati Firefox 3.6 pada Ubuntu anda, dan apabila nanti ada versi baru Firefox yang dirilis, anda bisa langsung meng-upgrade tanpa perlu menunggu update dari repositori resmi Ubuntu. ^^;

Related Posts: